Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Lembaga yang berfokus pada pertukaran informasi dan pengetahuan, Yayasan BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia) mengangkat inovasi Sentuh Pustaka atau akronim Semua Membantu Menghidupkan Perpustakaan milik Dinas Perpustakaan Makassar sebagai diskusi inspirasi BaKTI, Kamis (20/2) di Kantor BaKTI, Jl A Mappanyukki Makassar.

Diskusi yang dipandu oleh fasilitator Luna Vidya menghadirkan dua narasumber dari Dinas Perpustakaan kota Makassar yakni Tulus Wulan Juni selaku pustakawan yang juga inovator dan Thato Amran Kudus selaku Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca.

Turut hadir dalam diskusi ini Direktur eksekutif Yayasan BaKTI, M Yusran Laitupa, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Maros, Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi, Balitbangda Makassar, Balitbangda Kabupaten Sinjai, Penerbit, beberapa kepala sekolah dan kepala Perpustakaan, pegiat literasi, Pokja Pustakawan dan beberapa komunitas.

Diskusi diawali paparan capaian kinerja Dinas Perpustakaan oleh Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca kemudian dilanjutkan dengan penjelasan program inovasi Sentuh Pustaka yang disampaikan oleh inovator.

Baca Juga :   Layanan Perpustakaan Tutup, Posko Layanan Administrasi Tetap Buka

Peserta sangat antusias memberikan apresiasi atas program inovasi Sentuh Pustaka, dua sesi pertanyaan pun dibuka oleh moderator dan diskusi berlangsung hingga pukul 17.30 Wita.

Kepala SD Negeri Percontohan PAM Makassar, Burhanuddin Talib selaku peserta dan penerima manfaat program Sentuh Pustaka sangat berterima kasih kepada Dinas Perpustakaan kota Makassar.

“Pola pembinaan perpustakaan yang dulunya hanya pemberian Bimtek belum bisa dirasakan karena yang saya tugaskan mengikuti Bimtek, pulang dari Bimtek bingung lagi mereka. Berbeda dengan adanya Sentuh Pustaka, Tim Sentuh Pustaka terjun langsung, semua dibongkar kemudian dibenahi termasuk sarana IT dan akhirnya kita bisa melihat Perpustakaan yang sebenarnya dan sesuai standar,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, Dinas Perpustakaan kota Makassar tahun ini telah menerima puluhan surat permintaan Sentuh Pustaka dari sekolah SD dan SMP di kota Makassar.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Amran Kudus, menyampaikan bahwa untuk menerima program pendampingan Sentuh Pustaka diharapkan pihak sekolah melakukan persuratan kemudian tahap awal tim Sentuh Pustaka akan memantau layak atau tidak untuk disentuh dan semuanya dibutuhkan komitmen kepala sekolah, jika kondisinya belum memungkinkan maka akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu dan setiap tahun Dinas Perpustakaan kota Makassar hanya bisa melakukan Sentuh Pustaka di 10 titik sekolah. (FP)

Baca Juga :   Dinas Perpusatakaan Makassar Terima Dua Tamu Sekaligus