Kemenristekdikti Umumkan 16 Tim Unim Bone Lolos Pendanaan PKM

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kemenristekdikti, 6 Mei 2021 mengumumkan 16 tim dari STKIP Muhammadiyah Bone yang kini menjadi Universitas Muhammadiyah Bone (Unim Bone) lolos pendanaan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), salah satunya adalah tim PKM-PM yang diketuai oleh Melda.

Tim ini berhasil meloloskan proposal dengan judul “Pasta Elektrolit dari Limbah Kulit Pisang sebagai Baterai Alternatif (Bio-Baterai) melalui Diseminasi Olah Praktis Ibu PKK Dusun Kallimpo” yang beranggotakan 3 orang, yaitu Melda (Pendidikan Biologi) sebagai ketua, A. Nurannisa (Pendidikan Matematika) sebagai anggota 1 dan Sartika Sari Dewi (Teknologi Pendidikan) sebagai anggota 2.

Usai pengumuman kelolosan kemarin, tim ini segera berkordinasi dan memberitahukan kabar gembira ini kepada mitra Ibu PKK Dusun Kallimpo dengan terjun langsung ke lokasi sesuai protokol Covid-19. “Alhamdulillah, Ibu Muliati selaku Ibu PKK Dusun Kallimpo menerima kedatangan kami dengan terbuka dan sangat bersyukur atas kelolosan tim kami. Beliau senang karena masalah yang selama ini meresahkan masyarakat Dusun Kallimpo yang kami angkat dalam proposal berhasil didanai dan akan segera dilaksanakan” tutur Melda.

- Iklan -
Baca Juga:  Pembukaan Pekan Ilmiah dan Olarahraga HMJ-EI gelar Seminar Nasional dengan Tema "Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: Generasi Muda Harus Apa?"

Dosen pembimbing A. M. Irfan Taufan Asfar, M.T., M.M.Pd menambahkan, “Masalah yang tim ini angkat menurut saya sangat luar biasa sesuai dengan kebutuhan saat ini. Dimana limbah kulit pisang memang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat selama ini, sedangkan kebutuhan baterai semakin meningkat.

Baca Juga:  HMJ-EI UIN Alauddin Makassar Bersemangat Tutup Pekan Ilmiah dan Olahraga

Setelah mengkaji literatur, A. Nurannisa selaku anggota 1 mengatakan bahwa ternyata limbah kulit pisang ini dapat dijadikan sebagai pasta elektrolit yang dibutuhkan dalam baterai. Meskipun telah dilakukan beberapa penelitian terkait hal ini, namun tetap saja menjadi hal baru bagi masyarakat Dusun Kallimpo yang menjadi sentra budidaya tanaman pisang yang sering kali meninggalkan limbah kulit pisang”.

“Saya berharap tim ini bisa berjuang hingga PIMNAS dan memberikan kontribusi besar tidak hanya bagi Ibu PKK Dusun Kallimpo tetapi juga masyarakat lainnya yang berada di Dusun Kallimpo, Desa Palakka,”pungkasnya.

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU