Selasa, Mei 11, 2021

Kibarkan Merah Putih dan FAJAR PENDIDIKAN di Puncak Bawakaraeng

3.Perjalanan tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN dimulai dari kaki gunung yang memiliki ketinggian 2830 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini, tepatnya di desa Lembanna.(Foto: Fajar Pendidikan)
Perjalanan tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN dimulai dari kaki gunung yang memiliki ketinggian 2830 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini, tepatnya di desa Lembanna.(Foto: Fajar Pendidikan)

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Gunung Bawakaraeng tidak seasing dulu lagi. Sebuah anugerah Tuhan yang indah ini, hampir tak pernah sepi oleh kunjungan para pendaki maupun para pecinta alam. Gunung Bawakaraeng memiliki ketinggian 2830 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan salah satu puncak tertinggi yang berada di Sulawesi Selatan, tepatnya di kabupaten Gowa. Nama gunung Bawakaraeng berasal dari bahasa Bugis-Makassar. Bawa yang berarti mulut dan Karaeng berarti raja atau Tuhan. Sehingga secara keseluruhan berarti mulut Tuhan.

Pada Sabtu, 21 Juni 2014, tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN menjalankan misi mengibarkan bendera merah putih dan FAJAR PENDIDIKAN di puncak Bawakaraeng. Tim beranggotakan 7 orang.

Pesona alam gunung Bawakaraeng memancarkan keelokan hutan tropis yang sangat menakjubkan. Gunung ini diselimuti pepohonan hijau dengan tebaran bunga gunung beraroma khas. Terdapat 10 pos untuk mendaki gunung Bawakaraeng sampai ke puncak.

Perjalanan tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN dimulai dari kaki gunung, tepatnya di desa Lembanna. Medan yang dilewati berupa perkebunan warga, selanjutnya mulai masuk hutan pinus dan untuk mencapai pos 1 dibutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 40 menit.

Perjalanan dilanjutkan ke pos 2. Jalur ini tidak terlalu terjal dan dapat ditempuh kurang lebih 1 jam. Di pos 2 ini berupa daratan yang dikelilingi oleh semak-semak dan batu-batu sedang. Menuju pos 3, perjalanan cukup rumit karena terdapat banyak semak-semak yang merambat masuk ke dalam jalur.

Selanjutnya tim berjalan menuju pos 4 dan 5. Jalur ini ditumbuhi pohon-pohon besar beragam jenis dan beberapa batang pohon rebah dan menutupi jalur. Tiba di pos 5 yang terdapat dataran luas yang ditumbuhi rumput ilalang, para pendaki dapat beristirahat di pos ini karena terdapat pula sumber mata air.

Selanjutnya dari pos 5 menuju pos 6, mulai mendaki sepanjang perjalanan. Banyak pohon yang tumbang akibat kebakaran dan badai. Batu-batu berukuran besar juga berserakan di sepanjang jalur naik menuju pos 6.

Suasana sangat berbeda kami temukan ketika melalui jalur menuju pos 7. Jika di pos 6 tadi gersang dan banyak pohon tumbang, jalur ini justru sangat subur. Jalan menuju pos 7 ini sangat terjal dan cukup melelahkan. Namun segala kelelahan terbayarkan ketika para pendaki mencapai pos 7 dengan melihat pemandangan yang sangat indah.

Batu besar merupakan penanda di pos 7 ini. Pendaki dapat duduk beristirahat sekaligus menikmati keindahan alam. Lanjut perjalanan, kali ini kami melalui jalur penurunan menuju pos 8.

Jalur menuju ke pos 8 adalah jalur terberat menuju puncak. Beberapa kali kaki saya tergelincir masuk ke jurang sebelah kiri akibat penerangan (senter) yang tidak berfungsi dengan baik. Kami melintas di pos 8 saat hari sudah gelap, sekitar pukul 19.00 – 21.00 Wita.

Rencana awal yang kami sepakati akan mendirikan tenda di pos 10, terpaksa kami ubah. Jalur menuju ke pos 8 yang medannya sangat berat, membuat seluruh anggota tim kelelahan dan tidak bisa lagi melanjutkan pendakian. Kami pun memutuskan untuk mendirikan tenda di pos 8, lalu beristirahat dan melanjutkan pendakian esok hari.

Minggu pagi, 22 Juni 2014, tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN melanjutkan pendakian dari pos 8 ke pos 9 yang mulai menanjak melewati hutan basah dan lebat. Hanya 5 anggota tim yang memutuskan melanjutkan pendakian menuju puncak. Dua anggota masih kelelahan dan memilih untuk beristirahat mengumpulkan tenaga untuk perjalanan pulang.

Dan akhirnya, Minggu, 22 Juni 2014, pukul 09:24 Wita, tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN berhasil mengibarkan bendera merah putih dan FAJAR PENDIDIKAN, setelah melalui pos 9 dan pos 10 yang sekaligus puncak triangulasi Gunung Bawakaraeng.

4.Jalan menuju puncak sangat terjal dan berbatu. Namun, semua terbayarkan ketika tim tiba di puncak dan melihat pemandangan indah di sekitar kami.(Foto: Fajar Pendidikan)
Jalan menuju puncak sangat terjal dan berbatu. Namun, semua terbayarkan ketika tim tiba di puncak dan melihat pemandangan indah di sekitar kami.(Foto: Fajar Pendidikan)

Jalan menuju puncak ini sangat terjal dan berbatu sehingga kami harus barhati-hati. Namun, semua terbayarkan ketika tim tiba di puncak dan melihat pemandangan indah di sekitar kami. Satu yang pasti, alam adalah tempat di mana kita lebih dekat dengan sang pencipta.

Haji Bawakaraeng

Pernah mendengar cerita haji Bawakaraeng? Salah satu hal menarik dari Gunung Bawakaraeng adalah adanya kelompok tertentu yang melaksanakan ibada haji di puncak gunung ini. Mereka melakukan ritual ini bersamaan dengan waktu pelaksanaan ibadah haji di Mekah.

Mereka memercayai bahwa berhaji di Gunung Bawakaraeng bernilai sama dengan berhaji di Mekah. Mereka pun melaksanakan ritual pada sebuah tempat di puncak Gunung Bawakaraeng.

Kelompok tersebut tidak hanya berasal dari daerah sekitar, bahkan dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Hebatnya lagi, mereka melakukan pendakian dengan minim peralatan menaklukkan tebing terjal untuk mencapai puncak.

 

Oleh: Sriyanto/Tim Jelajah Nusantara FAJAR PENDIDIKAN

 

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

Begini Cara Polres Bone Edukasi Masyarakat Agar Tak Mudik

Sosialisasi larangan mudik lebaran Idul Fitri di tahun ini tidak melulu dilakukan di jalanan. Polres Bone memiliki cara tersendiri untuk mengedukasi masyarakat...

Begini Kolaborasi BPJS, KPPN dan Pemda BOSOWASI Tingkatkan Validitas Data

“Validitas data merupakan hal utama dalam menciptakan laporan yang akuntabel dan dapat di andalkan” demikian sebait kalimat yang diucapkan oleh Kepala BPJS...

Bupati Wajo Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Tahun 2021 di Mapolres Wajo

Bupati Wajo H. Amran Mahmud, S.Sos. M.Si memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2021 yang di ikuti oleh Para Forkopimda...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Babak Baru Nasib Stadion Andi Mattalatta-Mattoangin Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Diskusi terbuka tentang Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar bersama Forum Pimpinan Redaksi Sulawesi Selatan (LFPR Sulsel) yang dipimpin ketuanya,...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI