KPPN Watampone Dorong Penggunaan Kartu Tani, Ini Manfaat dan Potensi Bisnisnya

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman mendorong penggunaan “Kartu Tani” sebagai alat untuk penyaluran bantuan subsidi pupuk bagi para petani yang berhak mendapatkan bantuan langsung pupuk.

Kartu Tani berfungsi sama seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Bedanya, Kartu Tani hanya dapat dimiliki oleh petani yang secara aturan dan ketentuan yang berlaku berhak atas bantuan langsung pupuk.

“Sama seperti kartu ATM, untuk dapat digunakan perlu diisi terlebih dahulu dengan cara menabung atau top up. Pemilik Kartu Tani akan mengetahui jumlah kuota pupuk dan sisa kuota setelah dilakukan transaksi pembelian pupuk,”ungkapnya, Rabu (13/10/2021).

Sementara itu, lanjutnya, bagi distributor pupuk yang ditunjuk oleh Pemerintah harus dilengkapi dengan mesin Electronic Data Capture (EDC) dari bank penerbit Kartu Tani. Dengan adanya EDC ini, selain untuk penyaluran subsidi langsung pupuk juga bisa difungsikan sebagai alat pembayaran langganan listrik, air, telepon, transfer uang, dan lainnya.

“Artinya, dapat membuka layanan baru berupa jasa bagi pengecer pupuk itu sendiri, selain berjualan pupuk. Atau tidak menutup kemungkinan juga, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa melihat ini sebagai peluang usaha baru di desanya,”jelasnya

Lebih lanjut ia menekankan, pentingnya sosialisasi kepada para petani. Sebagai hal baru bagi petani, sosialisasi prosedur penerbitan dan pemanfaatan penggunaan Kartu Tani menjadi penting. Mengingat belum semua petani terbiasa menggunakan kartu ketika bertransaksi keuangan.

“Bahwa Kartu Tani selain untuk keperluan pembelian pupuk, juga bisa dimanfaatkan untuk transaksi perbankan. Termasuk apabila akan memanfaatkan fasilitas kredit dari pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usahanya atau mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah lainnya,”paparnya

Diharapkan, melalui penggunaan Kartu Tani tersebut subsidi pupuk yang diprogramkan oleh Pemerintah dapat lebih transparan dan tepat sasaran. Di sisi lain akses masyarakat kepada keuangan inklusif melalui Kartu Tani juga dapat meningkat seiring perkembangan jaman di era disruption saat ini.

Informasi dihimpun FAJAR PENDIDIKAN ratusan petani di desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone mendapat kabar bakal menerima kartu tani di kantor desa setempat. Informasi tersebut tersebar di media sosial dan di kalangan warga desa.

Sejumlah petani mengaku belum mengerti terkait penggunaan dan manfaat dari kartu tani tersebut. Sementara sebagian lainnya masih was was lantaran belum mendapat kabar akan mendapat kartu tani dalam waktu dekat ini. Mereka khawatir akan menjadi sulit saat akan membeli pupuk subsidi tanpa kartu.

“Katanya ada (kartu tani) mau bagikan pada hari Jumat ini. Saya belum ada nama ku tuk dapat kartu. Semoga cepat juga ada kartu, dan tak jadi sulit jika mau ambil pupuk kalau belum ada kartu,”ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Reporter: Abustan

- Advertisement -

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- Advertisment -

TERKINI