Kukuhkan 1.975 Wisudawan, Ini Pesan Rektor UIN Alauddin

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis mengukuhkan 1.975 Wisudawan Wisudawati Angkatan 90 Periode September melalui Via Zoom Meeting dan offline Hotel Sultan Alauddin, Jalan Sultan Alauddin, Rabu (29/09/2021).

Pada kesempatan itu, Mantan Wakil Rektor Bidang Kerja sama dan Pengembangan Lembaga ini berpesan agar menjadikan alumni positif dan jangan pernah menjadi alumni negatif.

Alumni positif kata dia adalah alumni yang mampu mentrasfer energi positif kepada sesama alumni sehingga dapat memperkuat dan memperkokoh rumah besar alumni UIN Alauddin Makassar.

“Jadilah alumni positif yang mampu menebar energi positif sehingga terbangun relasi saling menopang, men-support, serta selalu membangun harmoni antar sesama alumni, mampu mengharumkan dan membangun citra positif di luar sana,” katanya.

Selain itu, Ia menuturkan alumni harus mengayomi juniornya dengan cara-cara yang positif, sehingga junior-juniornya dapat melewati fase kehidupan akademiknya di kampus peradaban.

Lebih lanjut, Guru Besar Sosiologi Pendidikan itu mengungkapkan alumni positif adalah yang selalu dibutuhkan di tengah masyarakat.

“Alumni yang ketika dia tidak ada, dia akan dicari, diharapkan kehadirannya untuk memberi solusi,” ujarnya.

“Alumni positif adalah alumni yang berpikir futuristik, selalu menatap masa depan dengan pandangan positif, masa lalu dijadikan sebagai pelajaran kehidupan, sementara masa depan adalah optimisme.

Optimisme yang membangkitkan kreativitas dan inovasi untuk merancang masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara alumni negatif, kata Prof Hamdan Juhannis adalah alumni yang tidak diharapkan eksistensinya di kehidupan luar sana, dianggap sebagai benalu kehidupan.

“Alumni yang ketika dia tidak ada, tidak akan ditanyakan, bahkan menjadi kegembiraan dan kebahagiaan masyarakat jika dia tidak ada,” ucapnya.

Menurutnya, alumni negatif adalah alumni yang tidak mampu berkontribusi kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas keilmuannya.

“Alumni negatif adalah alumni yang tidak mampu memaksimalkan talenta yang dimilikinya, tidak percaya diri, hanya berlindung dibalik ketidak mampuannya menggerakkan segala peran dan potensinya,” paparnya.

Oleh karena itu, Pria Kelahiran Kabupaten Bone itu berpesan agar alumni UIN Alauddin jangan pernah diam akan tetapi harus berkreasi dan berinovasi di masyarakat.

“Anak anakku wisudawan/wisudawati, jangan pernah menjadi alumni negatif, berpikir negatif, Tuhan saja melarang kita untuk berpikir negatif kepada sesama apalagi kepada diriNya. Satu-satunya alumni negatif yang dicari adalah alumni negatif corona,” pungkasnya.(*)

- Advertisement -

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- Advertisment -

TERKINI