Wednesday, August 5, 2020

Kuliah Umum Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Thailand di UIN Alauddin

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Prof Dr Mustari Mustafa, M Pd., (Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Thailand), membawakan narasi ilmiah dihadapan sekitar 150 dosen dan mahasiswa dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM),  Selasa 8 Oktober 2019.

Prof Mustari adalah guru besar dalam bidang ilmu filsafat yang juga merupakan Dosen dan Alumni FDK UINAM, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam tahun 1995.

Bertempat di Ruang Lecture Theatre, FDK UINAM, dalam kuliah umumnya yang berlangsung selama kurang lebih 40 menit, Prof Mustari menyebut Thailand sebagai destinasi yang potensial untuk tujuan kolaboratif, dalam berbagai isu, utamanya pendidikan dan pariwisata.

Prof Mustari juga membahas mengenai era 5.0 atau era digitalization dan tech oriented, dimana konsep pembangunan harus senantiasa menjaga sustainability principle atau keseimbangan dengan alam agar aspek kemanusiaan tidak terancam.

Sekitar 150 dosen dan mahasiswa dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Selasa 8 Oktober 2019.

Acara dibuka oleh Dekan FDK UINAM, Dr Firdaus Muhammad, M Ag.

Dalam sambutannya, Dekan mengungkapkan harapannya, agar kelak dosen FDK UINAM dapat melakukan penelitian kolaboratif dengan dosen dari Thailand.

“Penilitian dapat mengangkat isu-isu antar negara, terutama dalam ruang lingkup ASEAN,” kata Firdaus.

Acara dilanjutkan dengan diskusi. Bertindak sebagai moderator, sekretaris jurusan Ilmu Komunikasi, Mudzirah Nur Amrullah, S Sos., M Si.

Diskusi membahas seputar kebudayaan dan pariwisata thailand, serta peluang dan tantangan untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di negeri singa putih tersebut.

Turut hadir dalam kuliah umum tersebut, Guru Besar Prof Dr H M Sattu Alang, M.A dan Prof Hj Aisyah Kara, P hd., Wakil Dekan 1, 2 dan 3, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, serta segenap Ketua dan Sekretaris Jurusan lainnya, Kabag Tata Usaha, Kasubag, dosen dan staf FDK UINAM.

Citizen Reporter: Sadhriany PS dan Haeruddin

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Anggota Komisi E DPRD Sulsel Lakukan Kunjungan Kerja ke Perpustakaan Nasional RI

FAJARPENDIDIKAN.co.id - 17 orang Anggota Komisi E Bidang Kesra DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dipimpin Ketuanya Ir. H. Rusdin Tabi, M. BA melakukan...

Dorong Mahasiswa Lakukan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Minta Dukungan Rektor IAIN Bone

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone Hj Jumriah lakukan audiensi rencana Workshop terkait sosialisasi pengawasan Pemilu dengan Rektor IAIN...

Persiapan Panen Raya dan Vicon Dengan Kasal, Wadan Lantamal VI Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Karuwisi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Makassar, Wakil Komandan (Wadan) Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H, M.M melaksanakan kunjungan ke lahan ketahanan pangan Karuwisi Lantamal...

Wisuda Purna Tugas Wujud Penghormatan Lanal Kendari Terhadap Jasa-Jasa Perwiranya Selama Berdinas Di TNI AL

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kendari, Selasa, (04/08/2020) Lanal Kendari mengadakan Upacara Wisuda Purna Tugas dan Acara Tradisi Pelepasan yang dikemas secara menarik dan mengharukan...

Irjen Pol Merdisyam Ditunjuk Jadi Kapolda Sulsel

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Republik IndonesiaJenderal Idham Azis mutasi Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe, digantikan Irjen Pol Merdisyam.Kapolri, Jenderal Idham Azis...

REKOMENDASI