Saturday, September 26, 2020

Lantamal VI Makassar Gelar Latkamla dan Penyumpahan Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut TA. 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI ) Makassar menggelar Latihan Keamanan Laut (Latkamla) dan Penyumpahan Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu di laut di jajaran Lantamal VI TA. 2020 . dengan tetap menerapkan secara ketat protokol kesehatan Covid-19.

Latkamla ini merupakan suatu hal yang sangat penting didalam usaha untuk meningkatkan kemampuan personel Lantamal VI dibidang operasi dan penegakan hukum di laut secara konsisten dan berkesinambungan, demikian dikatakan Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Makassar Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP, saat membuka pelatihan bertempat di Gedung Sultan Hasanuddin Mako Lantamal VI , Selasa (15/09/2020)

Lebih lanjut dikatakan, negara Indonesia terdiri dari ribuan pulau -pulau dengan 2/3 wilayahnya adalah lautan, oleh karena itu dengan Latkamla ini diharapkan adanya peningkatan kemampuan personel TNI AL dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Berbagai macam tindak pidana tertentu di laut antara lain pelanggaran wilayah, pelayaran, imigrasi, perikanan, penelitian laut, pencemaran laut serta pembajakan, untuk itu memerlukan personel yang handal dan berkualitas agar dapat berjalan dengan baik dan benar.

Setelah pemberian teori dan praktek dalam latihan ini, peserta sebagai perwira TNI AL yang berkualifikasi penyidik juga disumpah sebagai pejabat penyidik tindak pidana tertentu di laut yang merupakan syarat untuk langkah awal sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam melaksanakan tugas sebagai penyidik, ujar Danlantamal VI.

Pelatihan yang berlangsung di Lantamal VI Makassar tersebut diikuti 27 prajurit perwira Mako Lantamal VI dan utusan dari Lanal – Lanal Jajaran Lantamal VI Makassar .

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Para Asisten Danlantamal VI , Dansatrol Lantamal VI dan Kadiskum Lantamal VI.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Kampanye Germas di Era Pandemi Covid-19

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto dan Mahasiwa Magang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat, melakukan kegiatan...

Terbaik di Indonesia Timur, Komitmen Pemda Barru dalam Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - 'Paritrana' adalah bahasa sansekerta yang bermakna perlindungan, Tidak banyak daerah yang memiliki progresivitas dalam memberikan perlindungan kepada Tenaga Kerja...

Bupati Suardi Sebut Keistimewaan Profesi Bidan di Muscab IBI Cabang Barru

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Musyawarah cabang ketujuh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Barru, digelar di Gedung Tower Kantor Bupati Barru dan dibuka oleh Bupati...

Kemenag Luncurkan Garda Kagum; Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kemenag Luncurkan Garda Kagum; Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru MadrasahPeluncuran Garda Kagum KemenagKab. Barru - Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan...

DPK Sulsel Gelar Bimtek Perpustakaan untuk Peningkatan Performance Pengelola Perpustakaan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh Hasan Sijaya, S.H., M.H membuka acara Bimbingan Teknis Perpustakaan Angkatan...

REKOMENDASI