Mahasiswa Magang Unhas Ikuti Kegiatan Monev Mengenai Kematian Ibu dan Stunting

FAJAR Pendidikan

Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Majene khususnya bidang Kesehatan Masyarakat bersama dengan mahasiswa magang Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas), melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi mengenai angka kematian ibu, dan stunting dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pada Rabu (21/9).

Tujuan diadakannya monitoring dan evaluasi adalah mencari solusi permasalahan dan menjadi bahan evaluasi program yang akan dilaksanakan kedepannya.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula Puskesmas Pamboang, dimana pada wilayah kerja institusi tersebut memiliki jumlah angka kematian ibu dan jumlah balita stunting tertinggi se-Kabupaten Majene.

BACA JUGA :   FKM Unhas Lakukan Benchmarking di Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB

Peserta yang hadir termasuk dari bidan desa, tenaga kesehatan bagian gizi, dan promosi kesehatan.

Pembukaan dari kegiatan monev tersebut dilakukan oleh Kepala Puskesmas Pamboang, Muhammad Taslim M, S Kep Ns, dan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Majene, Sidri, S Sos MAP.

Mahasiswa magang dari Universitas Hasanuddin yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah Nailah Hafizhah dan Tahnia Wafiq Anugrah Yusuf.

Kegiatan monitoring dan evaluasi selain dapat menambahkan wawasan mahasiswa mengenai isu strategis di Kabupaten Majene, diharapkan juga dapat menambah relasi.

BACA JUGA :   Tim FKM Unhas Studi Banding ke IPB

Kegiatan ditutup dengan laporan dari bagian promosi kesehatan oleh Nur Aliah K, S Kep, Ns mengenai langkah-langkah strategis dan terbaru yang bisa menjadi solusi dalam permasalahan angka kematian ibu dan stunting dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“Untuk mewujudkan masyarakat sehat, maka terlebih dahulu dimulai dari petugas kesehatan itu sendiri,” ungkap Nur Aliah K, S Kep, Ns selaku petugas kesehatan dari bidang promosi kesehatan.

Bagikan:

Pilihan