Maksimalkan Peran Kampung KB Atasi Stunting

FAJAR Pendidikan

PANGKEP. Kampung Keluarga Berkualitas(KB), saat melaksanakan prgram dapur sehat atasi stunting (Dahsyat) yang telah dicanangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pangkep, dr Nurlia Sanusi menerangkan, melalui Dahsyat dilakukan pemberian makanan kepada orang-orang yang beresiko stunting. Ibu hamil, ibu pasca melahirkan, calon pengantin dan ibu yang memiliki bayi usia dibawah dua tahun.

BACA JUGA :   Tutup Perkemahan Jambore PKS, Ini Harapan Kanit Kamsel Polres Bone

“Jadi, Dahsyat ini pemberian makanan berbahan lokal. Berdasarkan bahan makanan yang ada di wilayah setempat. Itu yang dikembangkan, akan dimasak untuk orang yang beresiko stunting terkhusu kepada orang yang kurang mampu,”ucapnya.

Selain itu lanjutnya, keberadaan Kampung KB sangat bermanfaat sebagai miniatur pembangunan. Dimana, kegiatan terpadu mendekatkan pelayanan Bangga Kencana.

Di Kampung KB pula, BKKBN melakukan kegiatan pembinaan. Bina balita, bina remaja, bina lansia dengan upaya peningkatan pendapatan keluarga.

BACA JUGA :   Bupati MYL Melepas 138 CJH Pangkep

“Di dalam kampung KB ini, memang keterlibatan lintas sektor sangat diharapkan. Begitupun keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga Kampung KB ini tidak kumuh, namun menjadi sehat,”tambahnya.

Saat ini di Pangkep terdapat 51 kampung KB. Diharapkan, kampung KB dapat terbentuk di semua desa/kelurahan yang jumlahnya 103.

Olehnya itu, digelar Sosialisasi Kampung KB dan Dahsyat di ruang rapat wakil bupati Pangkep, Selasa(25/4/22).

Reporter : Ismail

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI