Senin, Mei 10, 2021

Mukhlis Latasi Banggakan Indonesia Usai Menangkan Kompetisi Internasional Puji Rasul

FAJARPENDIDIKAN.co,id- Muhkhlis Latasi banggakan Indonesia usai memenangkan kompetisi Internasional Puji Rasul yang berasal dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,yang diselenggarakan saluran TV Iqro di Giza, Kairo, Mesir. Mukhlis mengaku tidak menduga akan mendapatkan hidayah dan karunia besar ini.

“Tidak menyangka apalagi kompetisi ini diikuti negara timur tengah yang sehari-hari menggunakan bahasa arab, kata Mukhlis, Rabu (14/04/2021). Menurut Mukhlis, lomba madah rosul tidak menggunakan musik. “Penilaian dewan juri lebih pada kekuatan vokal, pengusaan lagu, dan kefasihan dalam penyebutan huruf,” ujarnya.

Mukhlis Latasi adalah mahasiswa S2 Fakultas Hadist Universitas Al Azhar Kairo. Sebelumnya, putra asli dari Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur itu telah menyelesaikan program studi sarjana S1 di universitas yang sama tahun 2014.

Berlaga di ajang internasional, Mukhlis mengaku sengaja menampakkan identitas sebagai orang Indonesia, memakai baju batik dan peci. “Tampilan khas Indonesia saya perlihatkan sejak semi final hingga grand final yang membawa saya menang,” kata Mukhlis.

Kemenangan Mukhlis tidak terlepas dari support teman-temannya di Universitas Al Azhar Krairo, dan dukungan seorang guru yang selama ini mengajarkan vokal syair-syair bahasa arab.
“Teman-teman minta saya ikut lomba, kebetulan guru yang mengajarkan saya vokal juga mendukung,” sebutnya.

Mukhlis menyebutkan, madah rosul adakah lantunan salawat untuk memanjatkan doa dan memuji Nabi Muhammad SAW. Syair-syair dibawakan tanpa diiringi musik, karena lomba menitik beratkan pada kekuatan vokal.

Kompetisi yang di mulai Februari hingga 11 April 2021 menyisakan 6 kontestan masuk grand final yaitu, Muhammad Akmal Haroun dan Ahmed Youssef Khader dari Mesir, Abdul Aziz Hussein dari Arab Saudi, Bashir al-Madani dari Syria, Omar Abdulnasser Kabbara dari Lebanon dan Mukhlis Latasi dari Indonesia.

“Tidak mudah bersaing dengan peserta dari Mesir, Arab Saudi, Lebanon, ataupun Syiria yang notabene bahasa arab adalah bahasa ibu mereka,” bebernya.

Mukhlis sempat kehilangan nafas beberapa detik saat presenter TV Iqra mengumumkan namanya sebagai pemenang lomba. Warga Indonesia ini juga berhak atas hadiah uang tunai sebesar 50.000 Riyal Saudi atau setara Rp194.973.730,50.

Mengikuti dan menang diajang lomba keagamaan bukanlah hal baru bagi Mukhlis. Anak pasangan Suniman Lasari dan Nurdian Karompot pernah mewakili Sebatik dan kabupaten Nunukan, dilomba MTQ tingkat kabupaten dan provinsi.

“Saya lahir di perbatasan Indonesia pulau Sebatik, orang tua saya masih ada di Sebatik memimpin pondok pesantren Mutiara Bangsa,” tutupnya.(ZUL)

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Mau Tahu Realisasi Dana Desa di BOSOWA, Cek di Inovasi Ini!

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sobat Desa di Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) tentu ingin tahu penyaluran Dana Desa oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)...

Program Pangkep Hebat, Bidang Kesehatan Resmi Beroperasi

Pangkep,FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaunching program unggulan bidang kesehatan, siap jemput, antar, jaga dan peduli (Sijagai), di Lapangan Citra Mas...

Terungkap,Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong diamankan Polsek Pitumpanua

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kapolsek Pitumpanua Kompol Jasman bersama Anggota berhasil mengungkap spesialis pencurian rumah kosong diwilayah Kecematan Pitumpanua yang menggegerkan warga,Sabtu(08/05/2021).

Bupati Wajo Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Tahun 2021 di Mapolres Wajo

Bupati Wajo H. Amran Mahmud, S.Sos. M.Si memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2021 yang di ikuti oleh Para Forkopimda...

Begini Kolaborasi BPJS, KPPN dan Pemda BOSOWASI Tingkatkan Validitas Data

“Validitas data merupakan hal utama dalam menciptakan laporan yang akuntabel dan dapat di andalkan” demikian sebait kalimat yang diucapkan oleh Kepala BPJS...

Anda Bendahara? Yuk Ikuti Sharing Session Bendahara Mahir Pajak

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone kembali bersinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone menggelar kegiatan “Sharing Session Bendahara...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI