Friday, August 14, 2020

Ngobrol Santai tentang Komik dan Kartun Makassar bersama MICE CARTOON

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kegiatan Ngobrol santai ini dilaksanakan pada hari pada Minggu 8 September 2019 di ruang workshop Lt. 2 Kedai Kopi Apls Ratulangi Makassar.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Kartunis Kota Daeng atau disingkat KARAENG di tahun ini, yang telah dilaksanakan sebelumnya dalam bentuk workshop “Menggambar dan Mewarnai Karakter Kartun” dengan pemateri Faisal UA, salah satu Kartunis Kota Daeng (KARAENG) di Benteng fort Rotterdam Makassar. 13 Maret 2019.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pendampingan menggambar komik dan kartun selama seminggu (6-10 Mei 2019) dan hasilnya karya Komik dan Kartun dipamerkan pada event Orientation Art dan Launching Ruang Kreatif Bersama HMDKV Faklutas Seni dan Desain UNM di Rumata Art Space. 1-3 September 2019.

Ngobrol santai mengenai Komik dan Kartun Makassar yang digelar hari itu oleh Kartunis Kota Daeng (KARAENG) menghadirkan salah satu tokoh kartunis Indonesia terkemuka yakni Muhammad Misrad, adalah kartunis yang lebih dikenal dengan sebutan Mice.

Sosoknya tak bisa dilepaskan dengan perkembangan Komik dan Kartun Indonesia.

Mice merupakan lulusan Seni Rupa IKJ telah membuat strip komik berisi kritik-kritik sosial sejak 2003 silam.

Seri komiknya sampai saat ini masih terbit di salah satu Koran Nasional dengan judul Mice Cartoon.

Mice banyak menggambar kartun bertema sosial berupa keluhan terhadap Jakarta.

Pada acara Ngobrol Santai dengan peserta yang hadir dari beberapa kalangan penggiat kartun dan komik Makassar, Mice mengajak peserta untuk menghidupkan kartun dan komik lokal Makassar dengan mengangkat tema sederhana dari isu-isu sosial keseharian.

Bahkan di akhir acara, Mice menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dengan Kartunis Kota Daeng (KARAENG) untuk membuat project komik mengenai Kota Makassar.

Sementara itu, Irfan Arifin selaku dosen bidang seni rupa dan desain UNM dan yang mendampingi pengembangan kegiatan Kartunis Kota Daeng (KARAENG) menuturkan harapannya kartunis Makassar bisa berkancah dalam dunia kartun nasional.

“Komunitas Kartunis Kota Daeng (KARAENG) bukan hanya tempat menyalurkan hobby dan Kegiatan yang ada bukan hanya sekedar jadi tempat silaturrahmi bagi sesama kartunis dalam berkarya tapi lebih jauh bisa membangun bisnis industri yang kreatif dalam bidang seni terutama komik dan Kartun,” harap Irfan.

Olehnya itu, kata Irfan, perlu ruang untuk mengekspresikan karya dalam bentuk konten portal online yang dapat diterbitkan secara periodik. (FP/Rls)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Wadan Lantamal VI Bersama Forkopimda Sulsel Ikuti Rakorsus Tingkat Menteri Melalui Vidcon

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, S.H., M.M., bersama Forkopimda Sulsel mengikuti Rapat Koordinasi...

Jalin Silaturahmi, STIE Nobel Indonesia Jajaki Potensi Kerjasama dengan HIPMI Sulsel

FAJARPENDIDIKAN.co.id - STIE Nobel Indonesia melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus DPD HIPMI Sulsel yang dihadiri langsung oleh ketua dua lembaga tersebut, Dr...

Rasa dan Wanginya Beda-beda, Ini nih Jenis Beras Putih Lokal Favorit Orang Indonesia

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Nasi adalah makanan pokoknya orang Indonesia. Nggak heran kalau ada ungkapan, ‘Belum makan namanya kalau belum makan nasi’. Saking vital...

150 Wartawan Dites Swab-PCR di Gedung Dewan Pers

Jakarta, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pelaksanaan tes Swab-PCR (Polymerase Chain Reaction)yang diselenggarakan Dewan Pers bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu, 12 Agustus...

Belanja Puas, Ini Tips Atur Keuanganmu

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Belanja saat pandemik begini memang bisa bikin penat dan stres hilang. Apalagi buat kamu si shopaholic, rasanya rutinitas belanja jadi kewajiban...

REKOMENDASI