- Advertisement -

Opini: Guru adalah Panggilan Jiwa untuk Mengabdi

Penulis: Prof Dr H Andi Sukri Syamsuri, AMd, SPd, MHum (Wakil Rektor II Unismuh Makassar)

Guru adalah panggilan jiwa untuk mengabdi ini adalah untaian kalimat yang tidak sekedar sebagai susunan kata yang membentuk kalimat, namun sebuah deretan dalam struktur bahasa yang memiliki filosofi makna yang mendalam.

Filosofi semantik yang dimaksudkan sebagai sebuah profesi yang tulus ikhlas untuk turut serta mencerdaskan anak bangsa dengan penuh kesadaran dan tindakan sebagai panggilan nurani yang mendalam tanpa paksaan melakukan aktivitas mengajar dan mendidik serta melatih.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guru dalam mengajar sejatinya sebagai bentuk aktivitas atau tindakan untuk membantu anak didik dalam mengubah dan mengoptimal potensi pengetahuan sehingga terwujud tercapainya tujuan yang diharapkan.

BACA JUGA:  Reklamasi CPI, Demi Kepentingan Siapa?
Prof Dr H Andi Sukri Syamsuri, AMd, SPd, MHum (Wakil Rektor II Unismuh Makassar)
Prof Dr H Andi Sukri Syamsuri, AMd, SPd, MHum (Wakil Rektor II Unismuh Makassar)

Guru dalam mendidik sebagai sebuah pengembangan karakter, sikap, dan perilaku yang menuju kedewasaan anak, sedangkan guru dalam melatih tentu ending yang diharapkan melakukan aktivitas menuju terwujudnya skills anak dengan penuh keteladanan dari Guru.

Dengan demikian, Guru melakukan kegiatan membantu mengarahkan pembersihan hati dan mengisi hati itu dengan hal bersih menuju terwujudnya kedewasaan anak.

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guru sekalipun hanya sebagai salah satu sub sistem dalam pendidikan, namun saya secara pribadi, masih sangat menyakini bahwa guru sebagai subsistem tetap menjadi pilar utama dalam atmosfir dan sistem pendidikan mewujudkan kedewasaan.

BACA JUGA:  Menanti Regulasi Kontra LGBT

Oleh karena itu, akronim guru dari gugu dan ditiru adalah sebuah predikat yang tidak semua orang bisa dilekati atas profesi ” guru” karena profesi adalah terkait keteladanan, integritas, karakter, nurani, ketulusan, kompetensi, performansi, ketulusikhlasan, dan pengabdian.

Profesi ini merupakan panggilan jiwa untuk mengabdi. Selamat hari Guru 25 November 2022 ” Bangkit untuk memulihkan pendidikan dengan berinovasi mendidik generasi agar Indonesia tetap kuat dan Maju “

Bagikan

BACA JUGA:

OPINI : Kasus Covid Meningkat, Akibat Pelonggaran Kebijakan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pemerintah mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang sebesar Rp 87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus positif Covid-19...

OPINI: Fenomena Jilboobs Kalangan Generasi Z

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Mungkin istilah Jilboobs masih asing di telinga kita, pada hal istilah ini sudah ada sejak Tahun 2014 lalu. Jadi, Jilboobs adalah jilbab yang digunakan...

OPINI : Pandemi Dan Krsisi Hak Asasi Manusia

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Saat ini dunia sedang dihadapkan pada situasi yang pelik, kita semua berada dalam masa-masa krisis akibat pandemic Covid19. Kini setiap Negara, organisasi,...

OPINI : Kemerdekaan Harga Mati, Penjajahan Berkedok Investasi Mencekik

Usia bumi semakin tua dan sumber daya alam semakin berkurang, apa yang akan terjadi dengan negeri ini? Katanya Indonesia adalah negara kaya dengan sumber...

Ibu Rumah Tangga Menjadi Pelayan Rakyat

“Menjadi manusia paling indah diciptakan Allah SWT, Perempuan merupakan makhluk istimewah. Untuk melengkapi keindahannya perempuan dilengkapi dengan perasaan yang kuat.” Kelahiran para pemimpin hebat merupakan...

POPULER