Barru — Arus balik Lebaran 2026 di Stasiun Kereta Api Barru mulai membludak, Rabu (25/3/2026).
Penumpang tujuan Makassar mendominasi lonjakan sejak pagi hari. Kondisi ini membuat aktivitas di stasiun terlihat padat.
Lonjakan tersebut berdampak langsung pada ketersediaan tiket. Sejumlah jadwal keberangkatan dilaporkan habis terjual.
Petugas customer service Stasiun Kereta Api Barru, Rahmat, membenarkan hal tersebut.
Ia menyebutkan tiket untuk hari Rabu sudah tidak tersedia. “Untuk hari ini, Rabu, sudah penuh,” ujarnya kepada wartawan.
Tidak hanya itu, tiket untuk keberangkatan Kamis juga ludes.
Baik jadwal pagi maupun sore telah terisi penuh. Bahkan, tiket untuk Jumat pagi ikut habis diburu penumpang. “Untuk hari Kamis juga sudah penuh, bahkan untuk Jumat pagi sudah penuh juga,” jelasnya.
Meski demikian, peluang mendapatkan tiket masih ada. Terutama untuk jadwal sore di beberapa hari tertentu. Namun, jumlahnya terbatas dan berpotensi cepat habis. “Untuk sore hari masih ada, namun belum bisa dipastikan, bisa saja akan penuh juga,” tambah Rahmat.
Sementara itu, lonjakan penumpang juga mulai terasa untuk Sabtu. Tiket keberangkatan pagi hampir seluruhnya terjual. Hanya jadwal sore yang masih tersedia untuk sementara.
“Untuk hari Sabtu juga sudah penuh, hanya saja untuk sore hari masih tersedia,” ungkapnya.
Rahmat menilai tingginya minat masyarakat menjadi penyebab utama tiket cepat habis.
Kereta api dinilai lebih nyaman dan aman bagi penumpang. Selain itu, moda ini dikenal tepat waktu. Harga tiket yang relatif terjangkau juga menjadi alasan utama. Pihak stasiun pun mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal.
Calon penumpang diminta tidak menunda pembelian tiket. “Kami imbau masyarakat untuk memesan tiket minimal tujuh hari sebelum keberangkatan,” tutupnya.
Puncak arus balik diperkirakan masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau lebih cermat mengatur jadwal perjalanan agar tidak kehabisan tiket.
(Hengki)

