Beranda blog Halaman 30

20 Contoh Soal PAS–SAS Sejarah Kelas 10 Semester 1 Lengkap dengan Jawaban

0

Kumpulan contoh soal PAS–SAS Sejarah kelas 10 semester 1 Kurikulum Merdeka beserta kunci jawaban. Menjelang berakhirnya semester ganjil, sekolah akan melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) atau yang dalam Kurikulum Merdeka dikenal sebagai Sumatif Akhir Semester (SAS). Penilaian ini menjadi salah satu tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama satu semester.

Untuk mata pelajaran Sejarah kelas 10, materi yang diujikan mencakup konsep dasar ilmu sejarah, metode penelitian sejarah, sumber dan bentuk historiografi, hingga nilai-nilai yang dapat dipetik dari peristiwa masa lalu.

Oleh karena itu, siswa sangat disarankan untuk mengulas kembali materi pelajaran dan memperkuat pemahaman dengan mengerjakan contoh-contoh soal latihan. Latihan soal tidak hanya membantu mengingat materi, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis sesuai dengan tujuan pembelajaran sejarah.

Mengacu pada buku Sejarah untuk SMK Kelas X karya Sari Oktafiana (2021), berikut ini disajikan 20 contoh soal PAS–SAS Sejarah kelas 10 semester 1 yang dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri.

Contoh Soal PAS–SAS Sejarah Kelas 10 Semester 1

1.

Tokoh yang dikenal sebagai pelopor penulisan sejarah secara sistematis dan ilmiah sehingga dijuluki Bapak Sejarah adalah …
A. Herodotus
B. Thucydides
C. Tullus Hostilius
D. Romulus

Jawaban: A

2.

Berikut ini merupakan alasan penting mempelajari sejarah, kecuali
A. Menjelaskan kehidupan manusia dan tindakan-tindakannya di masa lalu
B. Memberi pemahaman bahwa nilai hidup manusia masa lalu berbeda dengan masa kini
C. Menjadikan sejarah sebagai satu-satunya pedoman hidup di masa sekarang
D. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, imajinatif, dan reflektif

Jawaban: C

3.

Peran Ki Hajar Dewantara dalam menggerakkan sejarah Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, diwujudkan melalui …
A. Pendirian lembaga pendidikan untuk mencerdaskan bangsa
B. Perlawanan fisik terhadap kolonialisme
C. Penulisan pamflet dan selebaran politik
D. Pembentukan organisasi kepemudaan

Jawaban: A

4.

Kesadaran nasionalisme di Indonesia pada masa 1908–1945 tumbuh karena pengaruh perjuangan melawan kolonialisme di berbagai wilayah dunia. Pernyataan tersebut menunjukkan dimensi sejarah berupa …
A. Ruang dan waktu
B. Manusia dan waktu
C. Manusia dan ruang
D. Waktu dan kronologi

Jawaban: A

5.

Penerapan Politik Etis oleh pemerintah kolonial Belanda membuka akses pendidikan bagi masyarakat bumiputra. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa sejarah memiliki makna dalam bidang …
A. Ekonomi
B. Sosial
C. Kesehatan
D. Pemerintahan

Jawaban: B

6.

Pengelompokan peristiwa sejarah berdasarkan kesamaan zaman atau periode tertentu disebut …
A. Kronologi
B. Fase
C. Alur waktu
D. Periodesasi

Jawaban: D

7.

Berpikir diakronis dalam mempelajari sejarah berarti …
A. Memahami ruang dan kondisi terjadinya peristiwa
B. Menyusun peristiwa berdasarkan urutan waktu
C. Mengambil nilai dari setiap peristiwa
D. Menarik kesimpulan dari bacaan sejarah

Jawaban: B

8.

Tahap penelitian sejarah yang berfokus pada pengumpulan sumber-sumber sejarah disebut …
A. Verifikasi
B. Heuristik
C. Interpretasi
D. Kritik

Jawaban: B

9.

Historiografi dalam kajian sejarah adalah …
A. Peta konsep peristiwa sejarah
B. Catatan pelaku sejarah
C. Penulisan hasil penelitian sejarah
D. Kumpulan metode penelitian sejarah

Jawaban: C

10.

Fosil, artefak, dan hasil wawancara langsung dengan pelaku sejarah termasuk dalam jenis sumber sejarah …
A. Primer
B. Sekunder
C. Tambahan
D. Pelengkap

Jawaban: A

11.

Arsip sebagai sumber sejarah umumnya berupa …
A. Foto, video, dan dokumen resmi
B. Fosil dan artefak
C. Cerita lisan
D. Prasasti

Jawaban: A

12.

Berikut ini yang bukan termasuk sumber sejarah sekunder adalah …
A. Hasil penelitian sejarawan
B. Laporan penelitian
C. Biografi tokoh
D. Wawancara langsung dengan pelaku sejarah

Jawaban: D

13.

Petuah dan cerita rakyat termasuk sumber sejarah dalam bentuk …
A. Tulisan
B. Benda
C. Lisan
D. Gambar

Jawaban: C

14.

Prasasti dalam kajian sejarah digolongkan sebagai …
A. Sumber primer
B. Sumber sekunder
C. Sumber tersier
D. Sumber pelengkap

Jawaban: A

15.

Penulisan sejarah yang berkembang pada masa kerajaan Hindu-Buddha dan Islam disebut …
A. Historiografi tradisional
B. Historiografi kolonial
C. Historiografi modern
D. Historiografi nasional

Jawaban: A

16.

Buku The History of Java karya Thomas Stamford Raffles merupakan contoh …
A. Historiografi tradisional
B. Historiografi kolonial
C. Historiografi modern
D. Historiografi nasional

Jawaban: B

17.

Karya Pemberontakan Petani Banten 1888 karya Sartono Kartodirdjo termasuk dalam …
A. Historiografi tradisional
B. Historiografi kolonial
C. Historiografi modern
D. Historiografi agama

Jawaban: C

18.

Ciri utama historiografi modern adalah …
A. Menggunakan pendekatan kritis dan teori ilmu sosial
B. Berorientasi pada kepentingan kolonial
C. Berpusat pada raja dan bangsawan
D. Mengulang pendapat sejarawan terdahulu

Jawaban: A

19.

Penelitian Max Weber tentang etika Protestan dan semangat kapitalisme memadukan sejarah dengan ilmu …
A. Sosiologi
B. Ekologi
C. Geografi
D. Biologi

Jawaban: A

20. 

Nilai utama yang dapat dipelajari dari cerita Panji sebagai sumber sejarah adalah …
A. Pemahaman nilai-nilai kehidupan masyarakat masa lalu
B. Konsep berpikir kronologis
C. Sejarah kolonialisme
D. Daftar peninggalan Majapahit

Jawaban: A

Latihan Soal Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap dengan Kunci Jawaban

0

Latihan Soal Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka: Menjelang berakhirnya semester, sekolah-sekolah di Indonesia secara rutin melaksanakan evaluasi pembelajaran untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik. Evaluasi ini dikenal dengan istilah Ujian Akhir Semester (UAS) atau dalam Kurikulum Merdeka disebut Sumatif Akhir Semester (SAS).

SAS umumnya diselenggarakan pada awal hingga pertengahan bulan Desember dan mencakup seluruh mata pelajaran yang telah dipelajari selama satu semester, termasuk Bahasa Inggris. Mata pelajaran ini menjadi penting karena berperan besar dalam membentuk kemampuan komunikasi siswa, baik secara lisan maupun tulisan, serta memperluas wawasan lintas budaya.

Mengacu pada buku Kurikulum Merdeka dan Pengajaran Bahasa Inggris di Era Digital karya Ella Masita dkk., pembelajaran Bahasa Inggris dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan berbahasa yang kontekstual, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, ujian Bahasa Inggris tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman makna, penggunaan kosakata, serta kemampuan membaca dan menafsirkan teks sederhana.

Agar lebih siap menghadapi SAS, siswa disarankan untuk berlatih mengerjakan soal-soal latihan. Latihan soal membantu siswa mengenali pola pertanyaan, meningkatkan ketelitian, serta membangun rasa percaya diri saat ujian berlangsung.

Berikut ini disajikan kumpulan latihan soal Bahasa Inggris kelas 7 semester 2 Kurikulum Merdeka lengkap dengan kunci jawaban, yang dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri maupun pendamping belajar bersama orang tua dan guru.

Latihan Soal Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Text for Questions Number 1–2

Hello, my name is Doni. I was born twelve years ago in Bandung. I live at Jalan Ahmad Yani number 49, Magelang. Every afternoon, I take an English course. My favourite song is She Will Be Loved. My father is a teacher at SMP Negeri 1 Seputih Agung.

1. What is Doni’s hobby?
a. Dancing
b. Listening to music
c. Swimming
d. Painting

Answer: B

2. Where does Doni come from?
a. Bandung
b. Magelang
c. SMP 5 Bandung
d. Jalan Ahmad Yani No. 49

Answer: A

Dialog for Questions Number 3–4

Mr. Joko Susilo, a biology teacher, is going to the laboratory. He meets Yudho during break time.

Yudho: Good morning, Sir.
Mr. Joko: Good morning, Yudho. Why are you in a hurry?
Yudho: I am going to the library, Sir. I want to borrow some books to read.
Mr. Joko: Great. How diligent you are!
Yudho: Thank you, Sir. Sorry, I must go now. See you.
Mr. Joko: See you.

3. When does the dialog happen?
a. In the afternoon
b. In the evening
c. In the morning
d. At night

Answer: C

4. Where does the dialog take place?
a. In the library
b. In the laboratory
c. In the canteen
d. At school

Answer: D

Questions 5–15

5. Lia: Morning, Dad.
Mr. Fadli: Morning, dear. Your right eye is red. Are you all right?
Lia: I have … Dad.
Mr. Fadli: Don’t rub it. Let me put eye drops in your eyes.

a. Sore throat
b. Sore eye
c. Backache
d. Headache

Answer: B

6. Mr. Yono: What is your name?
Hendi: My name is Hendi.
Mr. Yono: How do you … it?
Hendi: H-E-N-D-I.

a. Speak
b. Spell
c. Tell
d. Read

Answer: B

7. This month is May. Next month is … and last month was …
a. June, April
b. July, April
c. June, July
d. June, August

Answer: A

8. Ani: What time do you have lunch?
Tommy: At …

a. 6 a.m.
b. 1 p.m.
c. 8 p.m.
d. 10 a.m.

Answer: B

9. When is National Education Day celebrated in Indonesia?
a. December 22
b. June 1
c. October 5
d. May 2

Answer: D

10. Now, your father is going to … He wants to save his money.
a. Hospital
b. Post office
c. Bank
d. Market

Answer: C

11. Today is Friday. I will go to Jakarta tomorrow. What day is tomorrow?
a. Sunday
b. Thursday
c. Saturday
d. Wednesday

Answer: C

12. Dodi’s mother: Nice to meet you, Rio.
Rio: …

a. I am fine
b. Thank you
c. Goodbye
d. Nice to meet you, too

Answer: D

13. Rini: What do you usually do after arriving from school?
Alvin: I usually …

a. Have dinner
b. Have breakfast
c. Take a nap
d. Take a break

Answer: C

14. Which expression is a greeting?
a. Thank you
b. I’m fine, thanks
c. Good morning
d. Goodbye

Answer: C

15. Lidia: I have a … I ate too many chilies.
a. Toothache
b. Headache
c. Backache
d. Stomachache

Answer: D

Manfaat Tanaman Laba-laba untuk Kesehatan dan Kenyamanan Rumah, Jenis dan Tips Perawatannya

0

Tanaman laba-laba atau spider plant merupakan salah satu tanaman hias populer yang memiliki daun panjang, ramping, dan melengkung menyerupai kaki laba-laba. Bentuknya yang unik membuat tanaman ini sering dijadikan hiasan ruangan, baik di pot gantung maupun diletakkan di atas meja.

Selain tampil menarik, tanaman laba-laba juga dikenal sebagai tanaman yang mudah dirawat dan tahan banting. Tanaman ini mampu bertahan hidup meski tidak disiram setiap hari, sehingga cocok bagi pemilik rumah dengan aktivitas padat atau pemula dalam dunia tanaman hias.

Tak hanya berfungsi sebagai elemen dekorasi, tanaman laba-laba menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan dan kualitas lingkungan rumah. Berikut penjelasan lengkapnya.

Memurnikan Udara Secara Alami

Salah satu manfaat utama tanaman laba-laba adalah kemampuannya membantu menyaring udara di dalam ruangan. Beberapa penelitian menunjukkan tanaman ini dapat menyerap senyawa berbahaya seperti benzena dan formaldehida, yang umum ditemukan pada asap rokok, cat dinding, bahan pembersih, hingga perabot rumah tangga.

Paparan formaldehida dan benzena dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta berisiko memicu gangguan kesehatan yang lebih serius.

Penelitian NASA pada tahun 1989 mengungkap bahwa tanaman laba-laba termasuk tanaman yang efektif menyerap zat beracun di ruang tertutup. Temuan ini kemudian diperkuat oleh penelitian Jian Li (2021) yang menyatakan bahwa tanaman laba-laba memiliki kemampuan cukup tinggi dalam mengurangi kadar formaldehida di dalam ruangan.

Namun, efektivitasnya tetap dipengaruhi oleh faktor lain, seperti intensitas cahaya, sirkulasi udara, dan tingkat polusi di ruangan tersebut.

Membantu Menjaga Kelembapan Udara

Tanaman laba-laba juga berperan dalam membantu menyeimbangkan kelembapan udara di dalam rumah. Melalui proses transpirasi, tanaman ini melepaskan uap air ke udara, sehingga membantu mengurangi udara yang terlalu kering.

Menempatkan tanaman laba-laba di ruangan seperti kamar mandi, dapur, atau ruang keluarga dapat membantu menciptakan kondisi udara yang lebih nyaman. Bahkan, tanaman ini kerap dianggap sebagai alternatif alami humidifier, tanpa memerlukan listrik maupun perawatan rumit.

Kelembapan udara yang seimbang dapat membantu mengurangi iritasi saluran pernapasan, kulit kering, serta mencegah pertumbuhan jamur berlebih di dalam rumah.

Memberikan Dampak Positif bagi Kesehatan Mental

Keberadaan tanaman hias di dalam rumah, termasuk tanaman laba-laba, terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kesehatan mental. Warna hijau pada daun mampu memberikan efek menenangkan dan menyegarkan mata.

Meletakkan tanaman laba-laba di area yang sering digunakan untuk beraktivitas dapat membantu:

  • Mengurangi stres dan kelelahan mental
  • Meningkatkan suasana hati
  • Membantu kualitas tidur menjadi lebih baik
  • Memberikan rasa nyaman dan rileks di dalam rumah

Selain itu, aktivitas merawat tanaman, meski sederhana, dapat menjadi sarana relaksasi dan membantu mengurangi rasa kesepian.

Aman untuk Hewan Peliharaan

Keunggulan lain dari tanaman laba-laba adalah aman bagi hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing. Tanaman ini tidak mengandung racun yang berbahaya jika tidak sengaja tergigit atau tertelan oleh hewan.

Menurut ASPCA (American Society for the Prevention of Cruelty to Animals), tanaman laba-laba tergolong non-toxic bagi hewan peliharaan. Meski demikian, konsumsi berlebihan tetap dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan, sehingga sebaiknya tanaman tetap ditempatkan dengan bijak.

Jenis-jenis Tanaman Laba-laba yang Populer

Tanaman laba-laba memiliki beberapa varietas yang umum dibudidayakan, di antaranya:

1. Varietas Bonnie

Memiliki daun hijau melengkung dengan garis putih di tengah. Varietas ini juga menghasilkan bunga kecil berwarna putih yang menambah daya tarik visual.

2. Varietas Variegatum

Ciri khasnya adalah daun berwarna putih atau krem dengan garis hijau. Batangnya panjang, sehingga sangat cocok untuk pot gantung dan dekorasi sudut ruangan.

3. Varietas Vittatum

Merupakan jenis paling populer. Daunnya hijau dengan garis putih di tengah dan batang putih panjang. Varietas ini terkenal mudah dirawat dan cepat berkembang.

4. Varietas Solid Green

Memiliki daun hijau polos tanpa corak. Meski tampil sederhana, varietas ini tergolong lebih jarang ditemukan dibandingkan jenis bercorak.

Nilai Lebih: Tips Singkat Merawat Tanaman Laba-laba

Agar tanaman laba-laba tumbuh optimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Letakkan di tempat terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung
  • Siram 2–3 kali seminggu atau saat media tanam mulai kering
  • Gunakan pot dengan drainase baik
  • Pangkas daun kering agar pertumbuhan tetap sehat

Dengan perawatan yang mudah serta manfaat yang beragam, tanaman laba-laba menjadi pilihan ideal untuk mempercantik rumah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah bagi seluruh anggota keluarga.

Contoh Soal PAS–SAS IPS Kelas 8 Semester 1 Lengkap dengan Kunci Jawaban

0

Siswa kelas 8 SMP akan menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS) atau Sumatif Akhir Semester (SAS) semester 1 pada Desember tahun ajaran 2024/2025. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang agar siswa dapat memperoleh hasil belajar yang optimal.

Salah satu bentuk persiapan yang dapat dilakukan adalah dengan mempelajari kembali materi IPS yang telah diajarkan selama semester 1 serta mengerjakan contoh-contoh soal. Melalui latihan soal, siswa dapat memahami pola pertanyaan sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis.

Materi IPS kelas 8 semester 1 meliputi pembahasan mengenai kondisi geografis Indonesia, pelestarian sumber daya alam, serta kemajemukan masyarakat Indonesia. Materi ini mengacu pada buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Supardi dkk. (2021).

Berikut ini disajikan contoh soal PAS–SAS IPS kelas 8 semester 1 yang telah dilengkapi dengan kunci jawaban sebagai bahan latihan belajar.

Contoh Soal PAS–SAS IPS Kelas 8 Semester 1

1.

Secara geografis, wilayah Indonesia terletak di antara koordinat….

A. 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 144° BT
B. 16° LU – 15° LS dan 95° BT – 144° BT
C. 6° LU – 11° LS dan 110° BT – 144° BT
D. 6° LU – 15° LS dan 95° BT – 110° BT

Jawaban: A


2.

Wilayah berikut ini termasuk ke dalam zona waktu Indonesia Barat (WIB), kecuali….

A. Bali
B. Jakarta
C. Aceh
D. Banten

Jawaban: A


3.

Secara geologis, Indonesia dilalui oleh jalur pegunungan dunia, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia….

A. Memiliki banyak pulau
B. Kaya akan sumber daya alam
C. Mempunyai banyak gunung api aktif
D. Dikelilingi oleh banyak laut

Jawaban: C


4.

Musim kemarau di Indonesia umumnya berlangsung pada periode….

A. Oktober–November
B. Desember–Februari
C. Oktober–Maret
D. April–September

Jawaban: D


5.

Berikut ini merupakan pengaruh unsur iklim terhadap kehidupan tanaman, kecuali….

A. Memengaruhi proses fotosintesis
B. Menentukan jenis buah yang dihasilkan
C. Mengurangi kadar air sehingga tanaman menjadi kering
D. Membatasi penguapan air

Jawaban: B


6.

Faktor perubahan iklim yang bersifat tidak langsung adalah….

A. Kerusakan lapisan ozon
B. Penggunaan chlorofluorocarbon (CFC)
C. Kebijakan pengendalian CFC yang belum optimal
D. Gas buang dari aktivitas industri

Jawaban: C


7.

Sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai utara Pulau Jawa bermata pencaharian sebagai….

A. Penyedia jasa penginapan
B. Petani
C. Nelayan
D. Pengrajin

Jawaban: C


8.

Pertambangan Freeport di Indonesia menghasilkan berbagai jenis mineral. Berikut ini yang bukan termasuk hasil tambang tersebut adalah….

A. Emas
B. Zamrud
C. Tembaga
D. Perak

Jawaban: B


9.

Upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dilakukan dengan menetapkan kawasan….

A. Hutan lindung
B. Suaka alam
C. Hutan konservasi
D. Hutan produksi

Jawaban: C


10.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967, bahan tambang yang termasuk golongan A adalah….

A. Emas
B. Tembaga
C. Pasir
D. Gas bumi

Jawaban: D


11.

Dalam kegiatan pertambangan, prospeksi memiliki pengertian….

A. Kegiatan penyelidikan dan pencarian bahan galian
B. Menentukan jumlah cadangan bahan tambang
C. Proses pengambilan dan pengangkutan bahan galian
D. Proses pemurnian bahan tambang

Jawaban: A


12.

Jenis sumber daya laut yang jumlahnya paling melimpah di perairan Indonesia adalah….

A. Terumbu karang
B. Rumput laut
C. Ikan
D. Plankton

Jawaban: C


13.

Salah satu program prioritas yang harus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia adalah….

A. Penguatan pendidikan dan nilai keagamaan
B. Penambahan bantuan sosial
C. Pemerataan upah pekerja
D. Kemudahan perizinan usaha

Jawaban: A


14.

Sikap menghormati orang yang lebih tua termasuk ke dalam norma….

A. Cara
B. Kebiasaan
C. Tata kelakuan
D. Adat istiadat

Jawaban: B


15.

Lembaga sosial yang berperan utama dalam menciptakan ketertiban sosial di masyarakat adalah lembaga….

A. Ekonomi
B. Keluarga
C. Politik
D. Pendidikan

Jawaban: C


16.

Sejak awal Masehi, jalur perdagangan darat dialihkan ke jalur laut karena kondisi Asia Tengah yang tidak aman. Jalur laut terpenting dari India ke China melewati….

A. Samudra Pasifik
B. Selat Malaka
C. Jalur Sutra
D. Samudra Hindia

Jawaban: B


17.

Salah satu hasil kebudayaan di Indonesia yang mendapat pengaruh Hindu-Buddha adalah….

A. Kaligrafi
B. Candi
C. Wayang
D. Kitab suci

Jawaban: B


18.

Kisah peperangan antara Pandawa dan Kurawa dalam perebutan tahta Hastinapura tertuang dalam kitab….

A. Hariwangsa
B. Mahabharata
C. Gatotkacasraya
D. Sutasoma

Jawaban: B


19.

Berikut ini yang bukan termasuk tenaga endogen adalah….

A. Vulkanisme
B. Tektonisme
C. Angin
D. Seisme

Jawaban: C


20.

Bentang alam yang memiliki ketinggian kurang dari 600 meter di atas permukaan laut dan lebih tinggi dari wilayah sekitarnya disebut….

A. Gunung
B. Bukit
C. Pegunungan
D. Gunung api

Jawaban: B

Demikian contoh soal PAS–SAS IPS kelas 8 semester 1 lengkap dengan kunci jawaban yang dapat digunakan sebagai bahan latihan belajar. Dengan rajin berlatih dan memahami konsep dasar materi, siswa diharapkan mampu menghadapi ujian dengan lebih percaya diri dan memperoleh hasil yang maksimal.

Selamat belajar dan semoga sukses!

Kisi-Kisi TKA Fisika SMA 2025: Materi Ujian, Jenis Soal, dan Cara Akses Simulasi

0

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi telah menetapkan jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) SMA melalui Surat Nomor 3866/H.H4/SK.01.01/2025. Mengacu pada surat tersebut, TKA SMA akan dilaksanakan pada 3–6 November 2025.

Menjelang ujian, peserta didik mulai mempersiapkan diri dengan mempelajari kisi-kisi setiap mata pelajaran, baik mapel wajib maupun mapel pilihan. Salah satu mata pelajaran pilihan yang diujikan dalam TKA SMA adalah Fisika.

Berdasarkan keterangan dari Pusat Asesmen Pendidikan, TKA Fisika dirancang untuk menilai penguasaan konsep dasar, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menerapkan prinsip-prinsip fisika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.

Kisi-Kisi Materi TKA Fisika SMA 2025

Materi TKA Fisika mencakup sejumlah topik utama yang dipelajari selama jenjang SMA. Berikut gambaran umum cakupan materi yang akan diujikan:

1. Kinematika

  • Pengukuran
  • Gerak lurus
  • Gerak lengkung

2. Dinamika

  • Hubungan antara gaya dan gerak
  • Momentum dan impuls
  • Dinamika rotasi

3. Fluida

  • Fluida statis
  • Fluida dinamis

4. Gelombang

  • Bunyi
  • Cahaya

5. Kalor dan Termodinamika

  • Kalor dan perpindahannya
  • Pemanasan global
  • Gas ideal
  • Hukum-hukum termodinamika

6. Kelistrikan

  • Listrik statis
  • Rangkaian arus searah

Materi-materi tersebut menuntut siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami konsep serta mampu menganalisis permasalahan fisika secara logis.

Contoh Soal TKA Fisika SMA 2025

Untuk menghadapi TKA Fisika SMA 2025, siswa disarankan rutin berlatih mengerjakan soal. Latihan soal membantu memperkuat pemahaman konsep sekaligus membiasakan diri dengan pola dan tingkat kesulitan soal ujian.

Sebagai referensi, contoh soal TKA Fisika SMA 2025 dapat diakses langsung melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) yang menyediakan simulasi dan latihan soal sesuai standar ujian.

Jenis Soal dalam TKA SMA 2025

Pemahaman mengenai bentuk dan jenis soal menjadi bagian penting dalam strategi persiapan ujian. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 9 Tahun 2025, soal TKA SMA terbagi menjadi dua kategori utama:

  1. Soal Tunggal
    Soal yang berdiri sendiri dan tidak terhubung dengan soal lain.
  2. Soal Grup
    Kumpulan soal yang disusun berdasarkan satu stimulus atau konteks yang sama.

Kedua jenis soal tersebut disajikan dalam tiga bentuk, yaitu:

  • Pilihan ganda sederhana, dengan satu jawaban benar.
  • Pilihan ganda kompleks (MCMA), yang memungkinkan lebih dari satu jawaban benar.
  • Pilihan ganda kompleks kategori, berupa pernyataan yang harus dinilai dengan respons seperti “benar–salah” atau “sesuai–tidak sesuai”.

Lama Rusak, Kini Mulus: Warga Passedde Barru Gelar Syukuran

0

Barru – Penantian panjang warga Dusun Passedde, Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, akhirnya terbayar. Jalan desa yang selama 18 tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki, kini mulus kembali. Sebagai ungkapan rasa syukur, warga pun menggelar syukuran sederhana langsung di badan jalan.

Dalam video yang beredar, tampak warga dari berbagai kalangan duduk bersama menikmati hidangan seadanya. Suasana kebersamaan dan gotong royong terasa kental dalam kegiatan tersebut. Jalan yang telah diperbaiki ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta memperlancar mobilitas warga sehari-hari.

Salah seorang warga, Mursalim, mengatakan syukuran digelar sebagai bentuk terima kasih kepada Pemerintah Daerah Barru, khususnya Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami syukuran untuk berterima kasih kepada pemerintah daerah, terutama Ibu Bupati dan Wakil Bupati. Jalan ini sudah lama sekali kami tunggu,” kata Mursalim kepada Fajar Pendidikan.co.id, Minggu (18/1/2026).

Ia mengungkapkan, selama hampir dua dekade jalan di Dusun Passedde tak pernah tersentuh perbaikan. Padahal, pengukuran kerap dilakukan hampir setiap tahun.

“Jalan ini sudah 18 tahun tidak pernah dikerjakan. Dulu kondisinya parah, baru sekarang benar-benar diperbaiki,” ujarnya.

Bahkan, Mursalim mengaku kerap menyampaikan keluhan kepada petugas pengukur jalan.

“Saya pernah bilang, sampai putus itu tali pengukur, jalan ini belum juga dikerjakan,” tuturnya.

Akhirnya jadi! Setelah puluhan tahun, jalan di Dusun Passedde mulus dan warga rayakan dengan syukuran.
Akhirnya jadi! Setelah puluhan tahun, jalan di Dusun Passedde mulus dan warga rayakan dengan syukuran.

Menurutnya, perhatian nyata baru dirasakan pada masa kepemimpinan bupati saat ini. Ia juga mengapresiasi kualitas pengerjaan jalan yang dinilai memuaskan.

“Usulannya memang dari kepala desa dan sempat dijanjikan, tapi baru kali ini langsung dikerjakan. Hasilnya sangat memuaskan, makanya kami bikin syukuran,” katanya.

Hal senada disampaikan Syamsumarlin, Ketua RT 2 Dusun Passedde. Ia membenarkan bahwa jalan tersebut sudah hampir dua dekade tak tersentuh pembangunan.

“Betul, sudah 18 tahun jalan ini tidak pernah dikerjakan. Baru kali ini, jadi warga sangat senang,” ujarnya.

Syamsumarlin menyebut syukuran yang digelar pada tanggal 5 lalu menjadi momen kebahagiaan warga.

“Kami sangat bahagia karena setelah 18 tahun, jalan ini akhirnya diperbaiki,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Barru, pihak pelaksana, kontraktor, serta Dinas PUPR Kabupaten Barru.

“Jalannya bagus dan memuaskan, itu sebabnya kami menggelar syukuran,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lipukasi, Awaluddin, SE., MM, membenarkan bahwa jalan tersebut memang lama terbengkalai dan baru tahun ini direalisasikan.

“Memang benar, jalan itu sudah lama tidak pernah dikerjakan. Saya juga hadir saat warga menggelar syukuran,” kata Awaluddin.

Ia berharap jalan yang telah diperbaiki dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik demi kelancaran aktivitas masyarakat.

 

Hengki

 

Kisah Hewan di Kapal Nabi Nuh AS: Cara Bertahan, Jenis Makhluk, dan Susunan Bahtera

0

Kisah Nabi Nuh AS selalu identik dengan bahtera raksasa yang menjadi sarana keselamatan makhluk hidup dari banjir besar. Kapal tersebut bukan sekadar alat transportasi, melainkan mukjizat Allah SWT yang menyelamatkan kehidupan di bumi dari kehancuran total.

Pertanyaan yang kerap muncul adalah bagaimana berbagai jenis makhluk hidup dapat bertahan hidup di dalam kapal selama banjir berlangsung, serta jenis apa saja yang diangkut dalam bahtera tersebut.

Mukjizat Bahtera Nabi Nuh AS

Sebelum peristiwa banjir besar terjadi, Allah SWT telah membekali Nabi Nuh AS dengan mukjizat berupa kemampuan membangun kapal berukuran sangat besar. Hal ini dijelaskan dalam buku Kisah dan Mukjizat 25 Nabi dan Rasul karya Aifa Syah.

Kapal tersebut dibangun atas perintah langsung dari Allah SWT sebagai persiapan menghadapi azab berupa banjir yang akan menenggelamkan seluruh bumi. Meski kaumnya menertawakan dan menganggapnya sebagai sihir, Nabi Nuh AS tetap teguh melaksanakan perintah tersebut.

Ketika banjir benar-benar datang, bahtera Nabi Nuh AS mampu bertahan mengarungi air bah dalam waktu yang lama hingga akhirnya bumi kembali mengering.

Hewan-Hewan yang Masuk ke Kapal Nabi Nuh AS

Dikisahkan dalam kitab An-Nawadir karya Syekh Syihabuddin al-Qalyubi, setelah bahtera selesai dibangun, Allah SWT membuat kapal tersebut berbicara dengan bahasa yang dapat dipahami manusia. Bahtera itu menyatakan dirinya sebagai perahu keselamatan bagi siapa saja yang beriman dan menaikinya.

Atas perintah Allah SWT, Nabi Nuh AS kemudian memanggil seluruh jenis makhluk hidup—mulai dari hewan buas, burung, hingga hewan melata—untuk masuk ke dalam kapal sebelum azab diturunkan. Nabi Nuh AS juga menyiapkan kandang-kandang khusus agar setiap hewan dapat hidup dengan tertib.

Malaikat Jibril AS diturunkan untuk mengawasi dan menjaga ketertiban di dalam kapal, sehingga kelangsungan hidup makhluk-makhluk tersebut tetap terjaga.

Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh AS untuk membawa sepasang dari setiap jenis hewan, sebagaimana tertuang dalam Surah Hud ayat 40. Perintah ini menjadi dasar keberlangsungan spesies makhluk hidup di bumi hingga hari ini.

Riwayat Menarik Tentang Hewan Pertama dan Terakhir

Dalam penjelasan Ibnu Katsir yang bersumber dari riwayat Ibnu Abbas RA, disebutkan bahwa:

  • Hewan pertama yang masuk ke kapal Nabi Nuh AS adalah burung kakatua.
  • Hewan terakhir yang menaiki kapal adalah keledai.
  • Iblis dikisahkan ikut masuk ke dalam kapal dengan bergelantung pada ekor keledai.

Riwayat lain menyebutkan bahwa para pengikut Nabi Nuh AS sempat khawatir hidup berdampingan dengan hewan buas seperti singa. Namun, atas izin Allah SWT, singa diturunkan penyakit demam sehingga menjadi jinak. Riwayat ini juga menyebutkan bahwa demam adalah penyakit pertama yang diturunkan ke bumi.

Selain itu, ketika para pengikut mengeluhkan tikus yang merusak persediaan, Allah SWT mengilhamkan singa untuk bersin, lalu keluarlah kucing darinya. Kehadiran kucing membuat tikus-tikus bersembunyi. Meski demikian, sebagian ulama menilai riwayat ini berstatus mursal.

Manusia dan Hewan sebagai Cikal Bakal Kehidupan

Dalam Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, dijelaskan bahwa orang-orang yang berada di dalam bahtera Nabi Nuh AS merupakan nenek moyang manusia saat ini. Hal yang sama juga berlaku bagi hewan-hewan yang diselamatkan.

Makhluk hidup yang tidak masuk ke dalam bahtera musnah oleh banjir, sedangkan yang diselamatkan berkembang dan melanjutkan kehidupan di bumi.

Susunan Isi Kapal Nabi Nuh AS

Riwayat menyebutkan bahwa bahtera Nabi Nuh AS disusun secara bertingkat dengan pembagian sebagai berikut:

  1. Tingkat pertama: Dihuni sekitar 80 laki-laki dan perempuan, serta Tabut yang berisi peninggalan suci seperti Adam dan Hawa, Hajar Aswad, Maqam Ibrahim, serta tongkat para nabi.
  2. Tingkat kedua: Ditempati hewan buas, hewan melata, dan hewan sembelihan.
  3. Tingkat ketiga: Diisi oleh berbagai jenis burung.
  4. Tingkat keempat: Berisi berbagai jenis pohon.
  5. Tingkat kelima: Ditempati hewan bercakar seperti harimau dan singa.
  6. Tingkat keenam: Diisi oleh ular dan kalajengking.
  7. Tingkat ketujuh: Diperuntukkan bagi gajah.

Kisah bahtera Nabi Nuh AS bukan hanya menggambarkan kedahsyatan azab Allah SWT, tetapi juga menunjukkan kasih sayang-Nya dalam menjaga keberlangsungan kehidupan di bumi melalui iman, ketaatan, dan mukjizat.

Wallâhu a‘lam.

Doa Saat Menyentuh Hajar Aswad: Makna, Keutamaan, dan Fakta Istimewanya

0

Ibadah haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat kemampuan. Salah satu rangkaian utama dalam pelaksanaannya adalah tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Dalam prosesi ini, jemaah akan melewati sebuah batu mulia bernama Hajar Aswad, yang berada di salah satu sudut Ka’bah.

Keistimewaan Hajar Aswad membuat banyak jemaah memiliki kerinduan untuk dapat menyentuh atau menciumnya. Dalam Islam, terdapat bacaan doa yang dianjurkan ketika melihat, menyentuh, atau mencium Hajar Aswad sebagai bentuk penghambaan dan pengagungan kepada Allah SWT.

Apa Itu Hajar Aswad?

Mengutip keterangan dari NU Online, Hajar Aswad diyakini sebagai batu yang berasal dari surga. Pada mulanya, batu ini berwarna putih bersih seperti salju, namun berubah menjadi hitam akibat dosa-dosa manusia.

Hal tersebut dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas:

“Hajar Aswad turun dari surga dalam keadaan lebih putih daripada susu, lalu menjadi hitam karena dosa-dosa anak cucu Adam.”
(HR. At-Tirmidzi)

Hajar Aswad terletak di sudut timur Ka’bah dan menjadi penanda dimulainya tawaf. Rasulullah SAW diriwayatkan selalu mencium Hajar Aswad ketika memasuki Masjidil Haram. Amalan ini kemudian diikuti para sahabat, meskipun hukumnya sunah, bukan kewajiban.

Bacaan Doa Saat Menyentuh atau Mencium Hajar Aswad

Bagi jemaah yang memiliki kesempatan menyentuh atau mencium Hajar Aswad, Rasulullah SAW menganjurkan untuk membaca doa berikut:

Arab:

بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ إِيمَانًا بِكَ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ، وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Latin:
Bismillâhi wa-Llâhu akbar. Allâhumma îmânan bika, wa tashdîqan bikitâbika, wa wafâ’an bi ‘ahdika, wat-tibâ’an li sunnati nabiyyika Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, aku melakukan ini sebagai wujud iman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, menepati janji-Mu, dan mengikuti sunah Nabi-Mu Muhammad SAW.”

7 Keutamaan dan Fakta Istimewa Hajar Aswad

Berdasarkan berbagai riwayat, Hajar Aswad memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya:

  1. Islam menganjurkan jemaah yang mampu untuk mencium atau menyentuh Hajar Aswad.
  2. Letaknya berada di tempat paling mulia di muka bumi, yakni di sudut Ka’bah.
  3. Menjadi titik awal pelaksanaan tawaf.
  4. Disebut sebagai “tangan Allah di bumi”, sehingga menyentuhnya diibaratkan bersalaman dengan Allah SWT, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Ibnu Majah.
  5. Hajar Aswad memiliki cahaya yang besar dan istimewa.
  6. Pada hari kiamat, Hajar Aswad akan menjadi saksi bagi orang-orang yang pernah menyentuhnya dengan penuh keimanan.
  7. Hajar Aswad akan memberikan syafaat bagi kaum muslim, dan syafaat tersebut diterima oleh Allah SWT.

Hajar Aswad bukan sekadar batu, melainkan simbol ketaatan, iman, dan pengingat hubungan spiritual antara hamba dan Sang Pencipta. Oleh karena itu, kesempatan berada di dekatnya hendaknya dimaknai dengan penuh ketundukan dan keikhlasan.

Wallâhu a‘lam.

Asal Usul Hajar Aswad: Jejak Sejarah Islam dan Telaah Ilmiah dari Luar Angkasa

0

Hajar Aswad selalu menjadi pusat perhatian jutaan umat Islam yang menunaikan ibadah haji dan umrah. Batu hitam yang terletak di sudut tenggara Ka’bah ini bukan sekadar penanda ritual thawaf, melainkan simbol spiritual yang sarat dengan nilai sejarah dan keimanan. Keberadaannya telah dikaji tidak hanya melalui riwayat keagamaan, tetapi juga melalui pendekatan ilmiah modern yang mengaitkannya dengan fenomena kosmik.

Artikel ini mengulas asal usul Hajar Aswad dari dua sudut pandang: tradisi Islam dan analisis sains, untuk memberikan gambaran yang utuh dan berimbang.

Asal Usul Hajar Aswad dalam Perspektif Sejarah Islam

Dalam keyakinan umat Islam, Hajar Aswad bukanlah batu biasa yang berasal dari bumi. Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa batu ini memiliki asal-usul ilahiah. Dalam buku Tapak Sejarah Seputar Makkah–Madinah karya Muslim H. Nasution, dikutip sabda Rasulullah SAW:

“Hajar Aswad adalah salah satu batu dari batu-batuan surga.”
(HR At-Tirmidzi)

Riwayat lain menyebutkan bahwa Malaikat Jibril membawa Hajar Aswad kepada Nabi Ibrahim AS saat proses pembangunan Ka’bah. Batu tersebut ditempatkan sebagai bagian dari penyempurna bangunan suci umat Islam.

Dalam Sejarah Ka’bah karya Prof. Dr. Ali Husni Al-Kharbuthli, dijelaskan bahwa ketika Nabi Ismail AS menanyakan asal-usul batu tersebut, Nabi Ibrahim AS menjawab bahwa Hajar Aswad dibawa langsung oleh Malaikat Jibril dari langit.

Menariknya, beberapa hadits juga menjelaskan bahwa Hajar Aswad pada awalnya berwarna putih bersih. Dalam sebuah riwayat disebutkan:

“Hajar Aswad diturunkan dari surga dalam keadaan lebih putih dari susu, lalu menjadi hitam karena dosa-dosa anak cucu Adam.”
(HR At-Tirmidzi)

Riwayat ini menegaskan bahwa perubahan warna Hajar Aswad memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan kondisi spiritual manusia.

Asal-Usul Hajar Aswad Menurut Kajian Ilmiah

Selain penjelasan religius, Hajar Aswad juga menarik perhatian para ilmuwan. Sejumlah peneliti menduga bahwa batu tersebut kemungkinan berasal dari luar angkasa, sehingga memicu kajian ilmiah lebih lanjut terhadap sifat fisiknya.

Salah satu penelitian paling dikenal dilakukan oleh Elsebeth Thomsen dari University of Copenhagen dalam studinya berjudul New Light on the Origin of the Holy Black Stone of the Ka’ba. Penelitian ini mengungkap beberapa temuan penting.

1. Kemiripan dengan Kaca Impaksi

Thomsen menyimpulkan bahwa struktur Hajar Aswad memiliki karakteristik yang mirip dengan kaca impaksi, yaitu material yang terbentuk akibat tumbukan meteorit besar dengan permukaan bumi. Tumbukan ini menghasilkan panas ekstrem yang melelehkan pasir silika dan membentuk kaca alami.

2. Kaitan dengan Kawah Wabar

Penelitian tersebut mengaitkan Hajar Aswad dengan Kawah Wabar di Gurun Rub’ al Khali, Arab Saudi. Kawah ini pertama kali ditemukan oleh penjelajah Inggris, Harry St. John Philby, pada tahun 1932.

Penelitian El Goresy dan tim (1968) menunjukkan bahwa material di Kawah Wabar berupa kaca hasil lelehan pasir silika, dengan ciri permukaan hitam mengilap dan bagian dalam berwarna putih serta berpori.

3. Sifat Fisik yang Tidak Lazim

Menurut kajian Dietz dan McHone (1974), Hajar Aswad saat ini terdiri dari delapan pecahan kecil yang disatukan oleh bingkai perak. Beberapa ciri fisik yang menonjol antara lain:

  • Permukaan luar berwarna hitam mengkilap
  • Bagian dalam berwarna putih menyerupai susu
  • Mampu mengapung di air, sebuah sifat langka bagi batuan bumi, namun umum ditemukan pada kaca impaksi yang mengandung rongga udara

Pertemuan Antara Iman dan Sains

Elsebeth Thomsen memperkirakan usia material di Kawah Wabar mencapai sekitar 6.400 tahun. Ia mengajukan hipotesis bahwa batu tersebut kemungkinan dibawa ke Makkah oleh kafilah dagang kuno yang melintasi jalur perdagangan dari wilayah Oman dan sekitarnya.

Menariknya, temuan ilmiah ini justru selaras dengan narasi keagamaan. Jika sains menyebut Hajar Aswad berasal dari material meteorit, maka secara literal ia memang “turun dari langit”. Sementara itu, deskripsi ilmiah tentang bagian dalam batu yang berwarna putih juga sejalan dengan hadits Nabi mengenai warna asli Hajar Aswad sebelum menghitam.

Dengan demikian, kajian ilmiah tidak menafikan nilai spiritual Hajar Aswad, melainkan memperkaya pemahaman manusia terhadap kebesaran ciptaan Allah SWT.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Empati Polisi di Pujananting Barru, Hadir di Tengah Duka Warga

0

Barru – Kapolsek Pujananting Iptu Sahabuddin, S.Sos., menyambangi rumah duka warga di Lingkungan Pange’, Kelurahan Mattappawalie, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sabtu (17/1/2026) malam.

Kunjungan dilakukan bersama perwakilan pemerintah kecamatan dan kelurahan ke rumah almarhumah Ahmadiah (70), warga setempat yang meninggal dunia. Turut hadir Jumardin yang mewakili Camat Pujananting serta Lurah Mattappawalie.

Selain menyampaikan belasungkawa, rombongan menyerahkan bantuan berupa air mineral kepada keluarga almarhumah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril.

Iptu Sahabuddin mengatakan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang berduka merupakan wujud empati sekaligus komitmen untuk selalu hadir bagi warga.

“Kami datang untuk menyampaikan duka cita sekaligus menunjukkan kepedulian. Ini juga bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat pemerintah dan masyarakat,” ujar Iptu Sahabuddin.

Ia berharap keluarga almarhumah diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan serta mendapat sambutan positif dari pihak keluarga dan warga sekitar.