Pemerintah Kabupaten Barru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari APBN 2025. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari kepada 13 kelompok tani di Baruga Singkeru Adae, Rabu (4/3/2026).
Sebanyak 25 unit alsintan disalurkan, terdiri dari 10 unit traktor roda dua, 8 unit traktor roda empat, dan 7 unit traktor crawler. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, memperpendek masa tanam, serta meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Barru.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah pusat ini merupakan hasil dari capaian kinerja sektor pertanian Barru yang terus menunjukkan tren positif. Dengan luas lahan sekitar 15 ribu hektare serta peningkatan produksi gabah kering giling yang signifikan, Barru dinilai layak mendapatkan alokasi anggaran lebih besar.
Pemkab Barru juga terus mendorong peningkatan luas tanam melalui optimalisasi indeks pertanaman. Lahan yang sebelumnya hanya ditanami sekali dalam setahun kini ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali tanam. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan produksi secara signifikan tanpa harus membuka lahan baru.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, produksi gabah kering giling di Barru mengalami peningkatan sekitar 21 persen. Hal ini turut berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh bantuan alsintan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya. Pengawasan juga diperketat dengan melibatkan aparat penegak hukum guna memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukan dan tidak disalahgunakan.
Selain itu, kelompok tani penerima diwajibkan menandatangani komitmen penggunaan alsintan serta mengikuti pelatihan operator agar pemanfaatannya lebih optimal dan berkelanjutan.
Ke depan, Pemkab Barru juga berencana mengembangkan kawasan pertanian terintegrasi berbasis Eco Edu Wisata yang menggabungkan sektor pertanian dan peternakan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, serta berbagai pemangku kepentingan, Kabupaten Barru optimistis mampu terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
