Rabu, Januari 20, 2021

Peran Gizi Maternal terhadap Stunting, Kematian Ibu, dan Kematian Neonatal

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar Webinar Internasional Seri 3 yang merupakan rangkaian Dies Natalis ke-38 FKM Unhas.

Webinar yang digelar pada Sabtu, 21 November 2020 itu terbagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, menghadirkan beberapa pemateri, salah satu diantaranya yaitu, Prof dr Endang L Achadi, MPH, Dr PH dari FKM Universitas Indonesia.

Prof Endang membawakan materi dengan tema, “Peran Gizi Ibu terhadap Stunting, Kematian Ibu, dan Kematian Neonatal”.

“Status gizi pra-hamil (catin, rematri, WUS) dapat berpengaruh nantinya pada status gizi ibu hamil (TB, IMT, Anemia, dll) dapat menjadi risiko komplikasi kebidanan yaitu risiko kematian ibu dan kematian neonatal,” jelas Prof Endang.

Menurutnya, status gizi ibu hamil juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin yang mengakibatkan BBLR, prematur, dan PBLR.

Hal itu, katanya, dapat meningkatkan risiko kematian neonatal dan juga dapat mengakibatkan stunting pada bayi di usia 0-23 bulan.

“Faktor penyebab sepertiga IUGR (Intrauterine growth restriction) di negara maju disebabkan karena merokok,” bebernya.

Di negara berkembang, lanjutnya, hampir setengah IUGR diakibatkan oleh tiga faktor status bumil: pendek, IMT pra hamil rendah, dan pertambahan berat badan selama hamil (PBBH) rendah.

“Dampak status gizi ibu seperti ibu pendek dapat mengakibatkan tumbuh kembang janin terhambat, ibu pra-hamil kurus dapat mengakibatkan persediaan zat gizi terutama energi ibu kurang, dan PBBH tidak sekuat mengakibatkan asupan terhadap janin kurang.”

“Bila periode 1000 HPK tidak dilalui dengan baik, maka akibatnya terhadap kecerdasan dan kesehatan bersifat permanen, sulit untuk diperbaiki. Terjadi dampak jangka panjang terhadap gangguan kognitif, meningkatnya risiko penderita PTM dan berpengaruh terhadap dua generasi berikutnya, serta stunting pada usia dewasa,” jelasnya.

Dampak ibu hamil dengan anemia terhadap bayi yaitu risiko BBLR, PBLR dan risiko prematur yang dapat meningkatkan risiko bayi sakit yang mengakibatkan bayi stunting yang implikasi jangka panjang/pendek dan risiko bayi meninggal.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dua penyebab utama kematian ibu di Indonesia terkait gizi yaitu perdarahan dan pre-eklampsia/eklampsia. Kematian ibu yang cacat karena komplikasi tetapi tidak meninggal jauh lebih banyak dan biasanya tidak terdeteksi tercatat.

“Seharusnya sebagian besar komplikasi bisa dicegah dan ditangani. Remaja putri merupakan calon ibu, risiko anemia tinggi, prevalensi remaja pendek tinggi, risiko KEK tinggi, dan masih bisa bertumbuh.”

Ibu hamil pada usia remaja yang sedang tumbuh dapat mengakibatkan peningkatan risiko melahirkan bayi dengan berat badan di bawah 2.5 kg (BBLR), panjang badan lahir rendah (PBLR) dan prematur.

“Status kesehatan dan gizi ibu hamil sangat penting yang dimulai sejak sebelum kehamilan. Perbaikan status kesehatan dan gizi ibu hamil dan pra-hamil merupakan program strategis dalam meningkatkan kualitas SDM bangsa tiga generasi ke depan, menurunkan kematian ibu dan neonatal,” tutupnya.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Istri Bupati Barru Hasnah Syam Berikan Bantuan Para Korban Gempa Sulbar yang Mengunsi di Barru

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Memegang amanah sebagai "Istri Kepala Daerah" sekaligus "Tokoh Nasional" merupakan dua anugerah yang dapat memberi manfaat besar bagi sebanyak...

Sah! STIE Nobel Jalin Kerja Sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda)

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar sepakat melaksanakan kerja sama dengan PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), senin 18...

Jasa Raharja Peduli Sasar Masyarakat Terdampak Covid-19 di Empat Lokasi Ini

FAJARPENDIDIKAN.co.id- PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan mengadakan giat pembagian sembako dengan mengusung tema “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi Bantuan Donasi...

Peduli Gempa Sulbar, Sekolah Islam Athirah Galang Donasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah melalui Tim Athirah Peduli melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat,...

PBB Terbitkan Laporan Demografi; Populasi Laki-Laki Jauh Lebih Sedikit

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Baru-baru ini PBB menerbitkan laporang Demografi suku pertama 2019 yaitu manusia berjumlah 7.7 Milyar orang di planet bumi ini.

REKOMENDASI