Puasa Arafah dan Keutamaannya

Ada dua hari puasa yang disunnahkan pada hari Arafah (di hari sebelum dan pas jamaah calon Haji wukuf di Arafah). Abu Qatadah Al-Anshari RA meriwayatkan : "Rasulullah bersabda, puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu, dan setahun yang akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu". (HR. Muslim No. 1162)

FAJAR Pendidikan

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pelajaran yang terdapat pada hadist di atas. Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah, adalah puasa pada tanggal 9 dzulhijjah. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim. Puasa ini, dilaksanakan seorang muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Dalam hadist yang mulia tersebut, terdapat dalil dan hujjah yang sangat kuat tentang waktu puasa Arafah. Yaitu pada hari Arafah, ketika manusia wukuf di Arafah. Karena puasa Arafah ini terkait dengan waktu dan tempat. Bukan dengan waktu saja seperti umumnya puasa-puasa yang lain.

Karena puasa Arafah, terkait dengan tempat, sedangkan Arafah hanya ada disatu tempat, yaitu di Saudi Arabia, didekat kota Mekah, bukan di Indonesia, atau di negeri-negeri lainnya. Maka waktu puasa Arafah, ketika kaum muslimin wukuf di Arafah.

Puasa Arafah memiliki keutamaan, dapat menghapus dosa dua tahun. Satu tahun yang lalu, dan satu tahun yang akan datang. Di sisi lain, tidak hanya menghapuskan dosa tahun lalu, dan sesudahnya. Menjalankan ibadah puasa, memberikan banyak bagi kesehatan tubuh.

BACA JUGA :   3 Sebab Penghalang Hidayah, Wajib di Ketahui

Dokter asal Amerika, Jose Axe, menemukan, ada tujuh manfaat berpuasa. Puasa sangat baik untuk menurunkan berat badan dan kadar insulin. “Tiga persen lemak tubuh juga hilang, seiring dengan penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat,” ucap Axe, di laman pribadinya drave.com. Puasa mempromosikan sekresi hormon pertumbuhan manusia yang penting untuk membakar lemak.

Puasa, ucap Axe, bisa mengubah tubuh manusia, menjadi mesin pembakaran lemak yang efektif. Puasa, telah terbukti, memiliki efek bagus pada tubuh serta penanda kesehatan lainnya, pada atlet professional. Hal ini dikarenakan, puasa dapat secara efektif menumpahkan kelebihan lemak, sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan otot.

Puasa, menurut Axe, sangat bagus untuk menormalisasi sensitivitas insulin. Puasa, dapat menormalkan kadar ghrelin yang dikenal sebagai hormone kelaparan. Karena bertanggung jawab untuk memberitahu tubuh, bahwa itu adalah lapar. “Saat Anda berpuasa, kadar ghrelin ditubuh Anda menormalkan,” katanya.

BACA JUGA :   Tausiyah Jumat Berhijrah Sepanjang Waktu oleh Drs. KH. Syarifuddin Mahfudz. MSi

Selanjutnya, puasa, dapat menurunkan kadar trigeliserida. “Puasa telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, yang berarti juga menurunkan peembentukan trigeiserida,” ucap Axe.

Puasa, katanya, dapat memperlambat proses penuaan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, puasa dapat menyebabkan tumbuh menghasilkan lebih banyak hormon pertumbuhan manusia. Hormon tersebut, berhubungan erat dengan proses penuaan.
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Qur’an. Hikmah dan Fadhillah (keutamaan) Ash-Shaum, merupakan salah satu ibadah dalam Islam yang memiliki keutamaan yang sangat tinggi, serta memiliki berbagai faedah dan hikmah.

“Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kalian ash – shaum sebagaimana diwajibkannya atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertaqwa,” (QS. Al-Baqarah : 183). (P/ANA).

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI