Puasa Ramadan Harus Disertai Niat

Dalam kitab kita Syafi’i disebutkan bahwa menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafifah, niat puasa Ramadan wajib dilakukan setiap malam selama bulan puasa.

Hal itu karena setiap satu hari di bulan Ramadan merupakan ibadah muataqillah (independen). Tidak dapat dikaitkan dengan hari sebelumnya atau setelahnya.

Mereka berpendapat bahwa niat puasa Ramadan wajib dilakukan setiap malam dan diwaktu malam, dimulai sejak magrib tiba, hingga waktu subuh.

- Iklan -

Menggabungkan niat hanya di awal malam hari pertama bulan Ramadan. Untuk seluruh puasa selama satu bulan dinilai tidak cukup. Begitu juga melakukan niat puasa di waktu siang setelah waktu subuh, maka niatnya tidak sah.

Baca Juga:  Adab Memasuki Masjid

Itu sebagaimana disebutkan dalam kitab Kasifatus Saja, berikut :

“Jika seseorang berniat pada malam pertama bulan Ramadan, maka hal itu tidak cukup, kecuali untuk malam pertama saja.”

- Iklan -

Dalam kitab Hasyiatal Qalyubi wa Umairah, juga disebutkan sebagai berikut :

“Melakukan niat setiap malam menurut kami (ulama Syafiyah) seperti juga ulama Hanabilah dan Hanafiyah membolehkan niat di waktu siang. Hal ini karena setiap satu hari merupakan ibadah tersendiri.

Seperti Hanya Satu Hari

- Iklan -

Sementara menurut Imam Malik dan ulama Malikiyah, niat puasa Ramadan, tidak wajib dilakukan setiap malam selama.bulan Ramadan melainkan cukup dilakukan hanya di malam pertama saja untuk puasa selama.satu bulan penuh.

Baca Juga:  Keutamaan Berpuasa di Bulan Ramadan

Tidak perlu memperbaharui niat setiap malam, karena semua hari di bulan Ramadan seperti halnya satu hari, sebagaimana tidak perlu juga memperbaharui niat dalam setiap rakaat salat.

Itu, sebagaimana disebutkan dalam kitab Al Muqaddimat Al Mumhidat berikut:

“Sebulan penuh Ramadan, seperti hanya satu hari. Karena tidak diselingi waktu lain yang sah berpuasa selain waktu Ramadan. Karena itu, cukup berniat di malam pertama saja. Dan hukum niat tersebut tetap berlaku untuk malam-malam berikutnya. Sehngga tidak butuh memperbaharui niat setiap hari. Sebagaimana salat yang wajib berniat di awal salat saja. Dan tidak wajib memperbaharuinya di setiap rukun-rukun salat”. (http ://www.instagram.com/com/ana)

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU