Puluhan Sekolah di Ulaweng Dijabat Plt/Plh Kepsek, Bertahun-tahun

Puluhan sekolah di Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) atau pelaksana harian (Plh) Kepala UPT/Kepala Sekolah. Kepemimpinan Plt/Plh di sekolah ini sudah ada berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya kepastian definitif.

Hal tersebut diharap segera menjadi perhatian serius Pemerintah, karena keberadaan Kepala Sekolah definitif yang kompeten sangat krusial dalam menentukan arah pendidikan di setiap satuan pendidikan.

“Kita harap segera mendapat perhatian (Plt/Plh Kepsek), karena sangat menentukan arah atau kualitas pendidikan di sekolah, ” ungkap salah satu warga saat mengetahui informasi puluhan sekolah di Ulaweng masih dijabat Plt/Plh

ADVERTISEMENT

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Ulaweng, Zainal Abidin menyebutkan, hingga saat ini kurang lebih sepuluh sekolah di Ulaweng masih dijabat plt/plh. Jumlah ini memungkinkan bertambah mengingat terdapat Kepsek yang akan pensiun.

Baca Juga:  Bupati Barru Kunjungi Pollux HQ, Bahas Pengembangan Sektor Hospitality dan Pariwisata

Keberadaan plt/plh Kepsek lanjutnya, sejatinya mengemban beban yang berat. Sebab kata dia, disamping berkewajiban sebagai guru, juga harus memegang tanggung jawab sebagai Plt/Plh Kepala UPT/Kepsek.

“Berat memang, karena harus mengembangkan dua tugas sekaligus, sebagai guru dan sebagai kepsek, “ungkap Ketua K3S Kecamatan Ulaweng, Zainal Abidin saat ditemui FAJAR PENDIDIKAN di sekolahnya, Selasa (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut Zainal mengatakan, beban ganda seorang Plt/Plh Kepala UPT berpotensi berdampak kurang maksimal pada kepemimpinan menejerial hingga proses belajar mengajar di sekolah. Terlebih saat Plt/Plh mendapat undangan kegiatan di luar sekolah.

Baca Juga:  Khidmat dan Penuh Semangat, SD Komp Galangan Kapal Peringati Hardiknas 2026 di Karebosi dan Lingkungan Sekolah

“Plt/Plh Kepsek itu kan seorang guru, punya tanggungjawab mengajar, jadi kalau ada kegiatan di luar, maka tanggungjawab mengajar ditinggal atau paling guru lain yang jalani, “ungkapnya

” Beda ketika definitif, memang fokus sebagai Kepsek, menejerial. Bahkan saat ada guru yang ada kegiatan luar, bisa membantu mengisi kekosongan sementara itu, “lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Rustang yang dikonfirmasi via WhatsApp belum memberikan tanggapan. Pesan terlihat masih centang dua warna abu-abu.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU