ADV A1
ADV B1

Ini 5 Tips Memilih Raket Badminton

FAJAR Pendidikan

-ADV C1 -

Raket merupakan alat yang paling di butuhkan selain kok alias Shuttlecock dalam permainan bulu tangkis. Akan tetapi, sebaiknya anda tidak boleh sembarang memakai raket agar sukses jadi pemain profesional.

Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan saat anda mebeli raket. yang perlu di perhatikan yang pertama head atau kepala raket merupakan bagian yang berbentuk oval yang di tengahnya berisi jalinan senar untuk menahan dan memantulkan kok.

-ADV C2 -

Selanjutnya, ada bagian shaft atau batang raket yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antara kepala raket dengan bagian genggamannya. Lalu tepat di bawah shaft ada handle grip yang dialasi bantalan karet atau kain, sebagai tempat jemari Anda menggenggam raket.

Yang harus diperhatikan saat membeli raket badminton

1. Cek berat raket Anda

-ADV C3 -

Berat raket ditandai dengan logo “U” yang bisa Anda lihat di bagian bawah handle raket.

  • U : 95-99 gr
  • 2U: 90-94 gr
  • 3U: 85-89 gr
  • 4U: 80-84 gr
  • 5U: 75-79 gr
  • 6U: 70-74 gr
Baca Juga :   5 Atlet Perempuan Indonesia yang Berparas Cantik, Ada Pemain Sepakbola Juga Lho!

Ukuran berat raket biasanya ditulis bersama ukuran lingkar pegangan raket. Contohnya ditulis seperti ini: 3UG5.

-ADV C4 -

Idealnya, raket badminton yang bagus adalah yang ringan. Yang paling banyak ditemukan adalah 3U, 4U, 5U, dan 6U. Raket yang terasa berat saat digenggam atau digerakkan justru akan membatasi rentang gerak lengan Anda, dan bisa menyebabkan cidera di lengan atau bahu jika Anda tidak terbiasa.

Itu sebabnya raket jenis U dan 2U lebih jarang ditemukan, dan biasanya hanya digunakan sebagai raket untuk melatih kekuatan pergelangan tangan dan otot lengan bawah.

Cek juga keseimbangan raket Anda. Raket badminton memiliki 3 tipe keseimbangan. Keterangan mengenai jenis keseimbangan tiap jenis raket dapat Anda temukan di bagian batang.

2. Cek jenis kepala raket

Raket bulu tangkis ada tiga jenis: ringan, berat, dan yang seimbang. Masing-masing jenis kepala raket ini memiliki fungsi yang berbeda.

Baca Juga :   5 Atlet Perempuan Indonesia yang Berparas Cantik, Ada Pemain Sepakbola Juga Lho!

Kepala raket yang berat bisa membantu Anda menembak smash ke arah lawan dengan lebih kuat dan akurat. Namun kelemahannya ada pada beratnya. Ini membuat ayunan Anda jadi lebih lambat saat raket digerakkan ketika Anda butuh melakukan respon tangkisan yang lincah dan cepat. Tambahan berat pada kepala raket ini juga bisa menambah beban pergelangan tangan ketika melakukan gerakan yang cepat.

Kalau Anda butuh melakukan pukulan yang cepat, pilihlah raket yang kepalanya ringan. Kepala raket yang lebih ringan juga memberikan Anda kendali yang lebih luwes untuk mengatur kekuatan dan gerak lengan saat memukul kok. Namun karena ringan, raket ini tidak banyak memberi dorongan tambahan ketika melakukan smash.

-ADV C5 -
ADV B2
ADV E1

BERITA DAERAH

BACA JUGA

ADV E2
- ADV D1 -
Sponsor
- ADV D2 -

TERKINI