Rektor UNM Dilantik Sebagai Ketua PW ISNU Sulsel

Adv
Rektor UNM, Prof Husain Syam dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Sulsel. Pelantikan ini digelar di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM Makassar, Rabu kemarin (25/7/2018). Ali Masykur Musa yang merupakan Ketua Umum dari PW ISNU

 

 

Makassar, FAJAR PENDIDIKAN.co.id – Prof Husain Syam Rektor dari Universitas Negeri Makassar (UNM) dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Sulsel.

Pelantikan ini digelar di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM Makassar, Rabu kemarin (25/7/2018).

Prof Husain Syam dilantik langsung oleh Ali Masykur Musa yang merupakan Ketua Umum dari PW ISNU sendiri. Ali Masykur atau biasa disapa Cak Ali, kini tercatat sebagai Komisaris Utama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero).

Selain itu ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua BPK RI, dan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Cak Ali juga pernah menjabat sebagai bakal calon Presiden RI Konvensi Partai Demokrat ditahun 2014 lalu.

Prof Husain yang baru saja dilantik sebagai Ketua PW ISNU Sulsel meminta restu dari civitas akademika UNM dan kepada masyarakat umum.

“Sebagai Ketua PW ISNU Sulsel saya meminta restu dari warga Nahdlatul, masyarakat dan civitas akademika UNM dengan amanah baru yang diberikan. Sengaja juga saya undang para pejabat dilingkup UNM ini. Saya akan memisahkan kewajiban sebagai Rektor dan tugas sebagai ketua ISNU, sekaligus bisa memadukannya, demi profesionalitas dan kebaikan kita bersama,” jelas Husain Syam.

Baca Juga :   Tak Miliki Kantor Desa, Kades Datangi DPRD Wajo

Guru besar bidang teknologi pertanian itu, meminta masukan dari pengurus PP ISNU, NU Sulsel dan dari kalangan akademisi. Agar ISNU dapat memajukan organisasi tersebut di Sulawesi Selatan.

“Amanah ini luar biasa, semoga kita bisa bersama-sama memajukan oraganisasi ini,” jelas Prof Husain yang pernah menjadi alumni kader PMII, dimana ini juga merupakan organisasi mahasiswa yang berafiliasi dengan NU.

Ketua PP ISNU, Ali Masykur Musa menyampaikan agar pengurus ISNU yang baru dilantik ini lebih bersemangat, dalam menjalankan agenda organisasi, apalagi organisasi ini diisi sejumlah tokoh-tokoh penting di Sulsel. Ia menyampaikan ISNU mesti dikembangkan dalam porsi yang tepat.
“ISNU ini the new Taswirul Afkar, salah satu organisasi pra kelahiran NU dulu di tahun 1918 dan sebagai penopang kelahiran NU. Disamping itu juga sebagai organisasi Nahdatul wathon dan Nahdlatul Tujjar,” jelasnya.

Selain itu, dengan puluhan Rektor PTN yang menjadi pengurus ISNU dan 600 Guru besar di sejumlah wilayah, Cak Ali berharap agar intelektual NU yang tergabung dalam ISNU bisa semakin berkiprah untuk berkontribusi dan membangun bangsa, termasuk di ISNU Sulawesi Selatan itu sendiri.

Baca Juga :   TIK Gelar Sosialisasi P2KTD

“Faham NU harus kuat dan dominan juga di lingkungan kampus, terutama di kampus-kampus yang hari ini terpapar dengan radikalisme. Ini salah satu tugas kita bersama di ISNU, ” tutup Cak Ali.

Adapun beberapa pengurus ISNU Sulsel yang dilantik yang diisi dengan sejumlah Guru Besar dan akademisi di Makassar.

Nama-nama yang dilantik tersebut diantaranya Prof Hamsu Gani, Prof Hasnawi, Prof Gufran, Prof Jasruddin, Prof Yahya, Prof Syahrir, Prof Rifdan, Bahtiar Madatuang, Karta Jayadi, Prof Muh Jufri, dengan sekretaris PW ISNU Muh Rappe dan Bendahara HM Yasin, serta sejumlah nama lainnya. Sementara ditataran Dewan Ahli, terdiri dari Prof Wardihan Sinrang, Prof Masrurah, Dr Majdah, Dr Abd Kadir Ahmad dan nama lainnya.

Reporter: Nis