Selasa, Januari 19, 2021

Sambut Semester Genap, SD Islam Athirah 1 Makassar Gelar Webinar New Paradigm of Education

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Webinar guru bertema “New Paradigm of Education yang diadakan oleh SD Islam Athirah 1 Makassar suskes dilaksanakan, Selasa (5/1/2021).

Kegiatan positif ini dihadiri sebanyak 95 orang terdiri dari guru, karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar dan juga dari unit lain di Sekolah Islam Athirah.

Acara yang dimulai pukul 14.00 – 15.45 ini juga dihadiri oleh Direktur Sekolah Islam Athirah yang turut menyambut positif kegiatan ini.

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara nasional yang hebat. Pembicara pertama yaitu Angie Siti Anggari, S.Pd.,M.Sc, Direktur Sekolah Tara Salvia Jakarta dan Konsultan Pendidikan Sekolah.

Pembicara kedua yaitu Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, Wakil Rektor 1 Universitas Pertamina. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, Selasa – Rabu, 5 – 6 Januari 2021 secara virtual melalui zoom meeting.

Khasan, S.Pd. mengungkapkan kegiatan ini didakan sebagai bentuk pengembangan diri guru karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar.

“Mahatma Ghandi dalam quotesnya menyampaikan hiduplah seolah-olah Anda akan mati esok dan belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya,” tegas Kepala Sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar saat membuka acara.

Perbincangan inspiratif ini dipandu oleh moderator yang juga merupakan salah seorang guru di SD Islam Athirah 1 Makassar, Syahriyanti, S.Pd.,M.Pd. Sebelumnya juga ada opening dari MC, pembacaan ayat suci Al Quran dan saritilawah, dan juga pembacaan doa.

Kegiatan berlangsung dengan penjelasan dari narasumber pertama Angie mengenai pentingnya literasi dini pada anak.

New Paradigm of Education atau paradigm baru pendidikan lebih dikerucutkan kepada bagaimana meningkatkan kompetensi atau skill yang ada pada anak.

Penelitian membuktikan semakin dini kita berikan pembelajaran literasi semakin baik pencapaian akademik anak. Literasi mampu meningkatkan reasoning skill, communicating skill, critical thinking, creative thinking pada anak.

Tampak sepanjang acara berlangsung, para peserta begitu antusias bertanya dan menanggapi materi yang dsampaikan oleh pembicara. Acara ini berakhir pada pukul 15.45 dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Citizen Reporter: Syahriyanti

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Sah! STIE Nobel Jalin Kerja Sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda)

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar sepakat melaksanakan kerja sama dengan PT. Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), senin 18...

Jasa Raharja Peduli Sasar Masyarakat Terdampak Covid-19 di Empat Lokasi Ini

FAJARPENDIDIKAN.co.id- PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan mengadakan giat pembagian sembako dengan mengusung tema “Pegawai dan Manajemen Jasa Raharja Berbagi Bantuan Donasi...

Peduli Gempa Sulbar, Sekolah Islam Athirah Galang Donasi

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah melalui Tim Athirah Peduli melakukan penggalangan donasi untuk korban terdampak gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat,...

PBB Terbitkan Laporan Demografi; Populasi Laki-Laki Jauh Lebih Sedikit

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Baru-baru ini PBB menerbitkan laporang Demografi suku pertama 2019 yaitu manusia berjumlah 7.7 Milyar orang di planet bumi ini.

Opini : Potensi Unggul Generasi Terancam Demi Korporasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) bersama Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka menyelenggarakan program Bangun Kualitas...

REKOMENDASI