Sejarah Fisika

Kita sudah banyak mengetahui, apa dan bagaimana tentang ilmu Fisika. Bagaimana peranannya serta perbaikan-perbaikan sebuah benda yang rusak dengan menggunakan metodologi ilmu Fisika.

Namun kita belum mengenal bagaimana sejarahnya, sehingga muncul yang dikatakan Fisika. Dan selanjutnya menjadi ilmu pengetahuan. Dan telah berkembang dalam ruang lingkup yang sangat luas.

Konferensi Solvay

- Iklan -

Pada Konfrensi Solvay ke-5, yang digelar pada tahun 1927, menjadi titik penting dalam sejarah Fisika.

Konfrensi tersebut diadakan dengan didorong oleh kesuksesan awal teori kuantum, dalam menjelaskan fenomena fisika yang membingungkan.

Dihadiri Fisikawan Dunia

- Iklan -

Pada konferensi tersebut mempertemukan para fisikawan terkemuka dunia, untuk membahas, membandingkan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam teori kuantum.

Baca Juga:  Mengenal Asal Usul Suku Makassar

Munculnya teori-teori baru seperti gelombang Schrodinger, dan interpretasi statisrik Bohr, ketidaksepakatan dalam teori kuantum, serta keinginan kuat untuk mencapai kemajuan dalam bidang fisika. Mendorong para ilmuwan untuk berkolaborasi. Dan menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang teori kuantum.

Contoh pembahasan yang menonjol, adalah presentasi Wernsr Helsenberg. Werner menjelaskan tentang prinsip ketidakpastiannya, yang menentang pemahaman klasik tentang realitas. Serta interpretasi statistik Niels Bohr tentang mekanika kuantum, yang memperkenalkan probobilitas ke dalam dunia Fisika.

- Iklan -

Selain itu, Erwin Schrodinger memaparkan teori gelombangnya, yang memberikan kerangka kerja matematis, untuk memahami perilaku partikel kuantum.

Baca Juga:  Begini Trik Steve Rogers Jadi Kurus di Film Captain America

Diskusi dan debat yang terjadi di Konftensi Solvay ke-5, terbukti krusial dalam membentuk interprestasi mekanika kuantum, dan membuka jalan bagi kemajuan besar dalam Fisika selama abad ke-20.

Bahan Hal Ghaib

Para ilmuwan Fisika dunia yang hadir membahas hal “ghaib” pada Konfrensi Solvay ke 5 :

1.A.FICARD

2.E.ENRIOT

3.ED.HERSEN

4.TH de DONDER

5.E.SCHRODINGRR

6.E.VERCHAFFELT

7.W.PAULI

8.W.HEISENBERG

9.R.H.FOULER

10.N.BOHR

11.L.BRILLOUIN

12.N.BORN

13.L.de BROGILER

14.A.H.COMPTON

15.P.A.M DIRAC

16.H.A.CRAMERS

17.W.L.BRAGG

18.M.KNUDSEN

19.P.DEBYE

20.I.LANGMUIR

21.M.PLANCK

22.MME CURIE

23.H.A.LOTENTZ

24.A.EINSTEIN

25.P.LANGEVIN

26.C.H.GUYE

27. C.T..R. WILSON

28. O.W.RICHARDSON

29. P.EHRENSFEST

(Dari berbagai sumber/ana)

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU