Selasa, Maret 2, 2021

STIE Nobel Gelar Lokakarya Kurikukulum

Seluruh tenaga pengajar STIE Nobel mengikuti lokakarya yang berlangsung selama dua hari, 6-7 Agustus 2018 di hotel Aerotel Smile Makassar. (Foto: Ist.)
Seluruh tenaga pengajar STIE Nobel mengikuti lokakarya yang berlangsung selama dua hari, 6-7 Agustus 2018 di hotel Aerotel Smile Makassar. (Foto: Ist.)

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Tidak pernah sepi aktifitas, STIE Nobel terus mengisi waktu guna pengembangan kampus. Lepas final tes mahasiswa diliburkan untuk nantinya akan kembali berkuliah semester ganjil di tahun ajaran baru mendatang. Tidak adanya aktifitas perkuliahan, STIE Nobel mengisinya dengan menggelar Lokakarya Kurikulum Jurusan Manajemen dan Akuntansi.

Lokakarya tersebut dihelat di hotel Aerotel Smile Makassar, acara yang melibatkan segenap tenaga pengajar STIE Nobel ini dilaksanakan selama dua hari (6-7 Agustus 2018). Dimulai pada pukul 9 pagi dan berakhir esok pada pukul 10 pagi.

Dibuka oleh Pembina Yayasan Nobel Makassar Ir. H.Mubyl Handaling, puluhan dosen STIE Nobel dari dua jurusan tersebut hadir.

“Lokakarya ini penting, karena perlu kesamaan visi untuk mencetak sarjana unggul,” Ujar Mubyl

Lebih lanjut ketua STIE Nobel DR. Mashur Razak yang turut memberikan sambutan menguraikan sekilas beberapa praktik perkuliahan di STIE Nobel yang tidak hanya mengandalkan perkuliahan konvensional.

“Kita punya banyak program perkuliahan yang lain seperti kuliah praktisi, CEO Lecturer, Magang, direct selling dan masih banyak lagi,” paparnya.

Lokakarya kurikulum STIE Nobel ini dimulai dengan talkshow yang diisi dengan pembicara dari APINDO Muammar Muhayyang dan beberapa pengusaha sukses lainnya yang merupakan lulusan STIE Nobel.

Kegiatan ini nantinya akan menghasilkan ramuan kurikulum STIE Nobel guna menghasilkan entrepreneur handal sebagaimana visi mencetak pengusaha.(*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Bupati Bone Resmikan Jembatan Senilai Rp 2 Miliar

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi meresmikan Jembatan Pekkawae di Desa Mattoanging, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Selasa (2/3/2021).

BAN-PT Visitasi Prodi PPKn Unim Bone Secara Daring

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi secara daring terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganeraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah...

Komunitas Anak Pelangi Gelar Festival Hari Ibu

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Maman Abdurahman Rumadai yang akrab disapa Kak Maman bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota...

Sentuh Pustaka Poles Perpustakaan SMPN 24 Makassar Jadi Indah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Perpustakaan SMP Negeri 24 Makassar yang diberi nama Perpustakaan Carakdek atau istilah yang diambil dari bahasa daerah Makassar yang berarti...

Tim Unsulbar dan UIN Alauddin Kunjungi RS Terapung Korban Gempa Majene

FAJARPENDIDIKAN.co.id -  Sivitas akademik Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan kunjungan silaturahmi bersama tim dosen dari Universitas Islam Negeri Alauddin...

REKOMENDASI