Kamis, Juni 24, 2021

Suka Memecahkan Gelembung pada Bubble Wrap? Ternyata Berguna Untuk Meredakan Cemas dan Stres

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Beberapa barang yang dijual, seperti barang pecah belah, biasanya akan dibungkus menggunakan kemasan plastik yang disebut bubble wrap, sesuai namanya, di permukaannya terdapat bubble atau gelembung-gelembung.

Selain merupakan plastik pembungkus, bubble wrap ternyata banyak dimanfaatkan untuk dimainkan, lho. Biasanya banyak orang yang suka memainkan bubble wrap dengan menekan dan memecahkan gelembung yang ada di permukaan plastik ini.
Tahukah kamu? Ternyata ada penjelasan mengapa seseorang suka memecahkan gelembung-gelembung pada bubble wrap, lho! Biasanya, aktivitas ini dilakukan sembari melakukan aktivitas lain.

Meskipun memecahkan gelembung pada plastik pembungkus ini terlihat sebagai kegiatan yang sepele dan sederhana, ternyata hal ini berhubungan dengan psikologis dan evolusi manusia, nih. Bahkan beberapa penelitian mengatakan, memecahkan gelembung ini sama halnya seperti memainkan fidget spinner, atau menekan squishy.

Para peneliti menyebutkan, menekan dan memecahkan gelembung pada plastik bubble wrap mirip dengan kebutuhan untuk menenangkan diri yang gelisah dan erhubungan dengan Kondisi Stres.

Peneliti percaya, kegiatan memecahkan gelembung bubble wrap berhubungan dengan tindakan kegelisahan yang dialami oleh seseorang, bahkan dikaitkan dengan evolusi manusia. Hal ini berkaitan dengan respons manusiawi pada tingkat stres yang dialami dan menyebar ke seluruh tubuh.

Saat seseorang sedang gugup, secara tidak sadar dirinya akan melakukan hal lain yang bisa mengalihkan pikirannya dari hal yang membuatnya gugup. Apakah kamu pernah melihat seseorang mengetuk-ngetukkan jarinya ke meja, meremas tangan, atau menekan-nekan pena yang sedang dipegangnya?

Nah, hal-hal tadi sebenarnya bertujuan untuk mengalihkan rasa stres atau gugup yang sedang melanda dirinya. Selain itu, dengan memecahkan gelembung plastik bubble wrap juga berguna untuk memberikan waktu pada kita untuk berpikir dalam mengambil berbagai keputusan.

Menekan dan memecahkan gelembung bubble wrap berguna untuk mengurangi tingkat stres dan kegugupan kita karena aktivitas ini membatu untuk membuat otot yang tegang menjadi lebih rileks. Hasilnya, otot yang lebih rileks dapat mengurangi tingkat kecemasan dan stres.

Bahkan dari penelitian yang dilakukan, hormon dopamin dalam tubuh dilepaskan saat kita memecahkan gelembung pada plastik pembungkus ini. Inilah sebabnya, bagi banyak orang memecahkan gelembung bubble wrap terasa sangat menyenangkan. (*)

.

Polsek Tempe Bersama Disperindakop dan UMK Kab. Wajo Melakukan Pemantauan Di Pasar Mini Tokampu

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Polsek Tempe bersama Disperindakop dan UMK Kab.Wajo melakukan pemantauan dan Koordinasi di Pasar Mini tokampu, Kel. Siengkang Kec. Tempe Kab.Wajo,...

Polres Wajo Gelar Upacara PTDH, Dua Personilnya Resmi Diberhentikan

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Upacara Polres Wajo tetap menerapkan protokol kesehatan di Lapangan upacara Polres Wajo pada Jumat (18/6/2021). Polres Wajo Menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat...

UNM Kerja Sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Gelar PKM di Kabupaten Gowa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNM bekerja sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Kabupaten Gowa dibawah Kordinasi Dinas Pelindungan Perempuan...

Bupati Barru Serahkan Dua Ranperda ke DPRD

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bupati Barru Suardi Saleh menyerahkan dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD Barru dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD...

Kecelakaan Tunggal Mobil Menabrak Pohon, Korban Dilarikan di RS Terdekat

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kecelakaan tunggal mobill avanza warna hitam menabrak pohon hingga terjatuh ke sisi kanan jalan dan akibat kejadian itu membuat warga berkerumun, sementara...

Terungkap! Fakta Kasus Mayat Terbakar di Maros, Ternyata korban Pembunuhan dan Pelakunya 9 Orang

Maros, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Press Konference terkait pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar di Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo kec. Mallawa,...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.