Syarat Hewan Kurban: Ketentuan, Dalil, dan Waktu Penyembelihan

FAJAR Pendidilan

Hari Raya Idul Adha atau yang biasa dikenal sebagai hari raya kurban akan segera tiba. Berikut ini kami berikan informasi terkait syarat hewan kurban sesuai syariat Islam.

Momen kurban menjadi kesempatan emas bagi umat muslim untuk mendapat pahala dan saling berbagi. Karena dengan berkurban juga sebagai salah satu cara beribadah dan bentuk syukur atas rezeki yang didapat.

Dikutip dari Dompet Dhuafa, pengertian kurban berasal dari kata qariba yaqrobu qurbanan wa wirbanan yang artinya mendekat.

Pengertian kurban merupakan sebagai ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah, sebagaimana Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya untuk patuh pada perintah Allah. Lalu, kurban dilaksanakan pada hari raya Idul Adha berasal dari kata “udhiyyah” yang merupakan bentuk jamak dari “dhaniyyah” artinya waktu dhuha.

BACA JUGA :   Renungan Harian Katolik, Sabtu 1 Oktober 2022: Jika Kamu Tidak Bertobat dan Menjadi Seperti Anak Kecil ini, Kamu Tidak akan Masuk ke dalam Kerajaan Surga

Hal tersebut berkaitan dengan waktu penyembelihan hewan kurban yang dilakukan setelah salat Idul Adha. Penyembelihan hanya dilakukan pada tanggal tertentu, yaitu pada 10 Dzulhijjah dan tiga hari tasyrik 11,12,13 Dzulhijjah. Secara praktiknya, pengertian kurban artinya sembelihan. Kemudian, pengertian kurban merupakan syiar Islam yang Allah syariatkan dalam Al Quran.

Ketentuan Hewan Kurban

Dilansir dari sumber.belajar.kemdikbud.go.id jenis binatang yang diperbolehkan untuk dijadikan kurban adalah unta, sapi, kerbau, kambing, atau biri-biri. Adapun ketentuan hewan-hewan tersebut adalah:

  • unta yang sudah berumur 5 tahun,
  • sapi/kerbau yang sudah berumur 2 tahun,
  • kambing yang sudah berumur 2 tahun, dan
  • domba/biri-biri yang sudah berumur 1 tahun atau telah berganti gigi.

Selain itu, syarat utama hewan kurban tersebut adalah bintang yang bebas dari aib (cacat). Karena itu, tidak boleh berkurban dengan binatang yang aib seperti di bawah ini:

  • Yang penyakitnya terlihat dengan jelas
  • Yang buta dan jelas terlihat kebutaannya
  • Yang pincang sekali
  • Yang sumsum tulangnya tidak ada, karena kurus sekali
  • Yang cacat, yaitu yang telinga atau tanduknya sebagian besar hilang
BACA JUGA :   Surah Al Quraisy Ayat 1-4 Arab, Latin, dan Artinya

Ketentuan lain untuk jenis binatang unta, sapi, dan kerbau boleh digunakan untuk kurban sejumlah tujuh orang. Sedangkan untuk kambing dan domba hanya untuk kurbannya satu orang. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi SAW:

Artinya: “Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a. katanya: Kami pernah menyembelih binatang kurban bersama Rasulullah SAW pada tahun Hudaibiah dengan seekor unta kepada tujuh orang dan lembu juga kepada tujuh orang.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Profil dan Biodata Mamat Alkatiri, Komika yang Dilaporkan Brigitta Anggota DPR RI

Komika Mamat Alkatiri dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap anggota Komisi 1 DPR RI dan Fraksi Partai Nasdem, Hillari...

Siswa SMA Kelas XI Bosowa School Makassar Kunjungi UPT-PIBPS

Berikan experiental learning pada pelajaran biologi terkait teknologi inseminasi buatan, siswa SMA Kelas XI Bosowa School Makassar mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Inseminasi Buatan...

Sosialisasi dan Pendampingan Mahasiswa FKM Unhas Ikut Lomba Nasional dan Internasional

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melaksanakan sosialisasi dan pendampingan mahasiswa untuk mengikuti perlombaan di tingkat nasional dan juga internasional. Sosialisasi yang dilakukan pada...

Link Download Netflix MOD Apk v 8.30.3, Gratis 2022 dan Aman

Netflix MOD APK jadi salah satu platform terbaik untuk menonton film dan serial favoritmu! Apalagi, karya original mereka jumlahnya sangat banyak dan menarik ditonton. Jaka yakin,...