Sunday, September 20, 2020

Tak Miliki Kantor Desa, Kades Datangi DPRD Wajo

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, beraspirasi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Wajo.

Kedatangan para kepala desa yang didampingi Camat Pitumpanua, Andi Mamu ini, menuntut pengadaan lahan dan pembangunan kantor desa.

“Ada 13 desa dimekarkan di Pitumpanua 2015 lalu, dari 13 itu baru 3 desa sudah miliki kantor, sisanya 10 belum punya,” kata  Andi Mamu di depan Ketua DPRD Wajo.

Ke 10 desa tersebut yakni, Desa Padangloang, Desa Lacinde, Desa Kompong, Desa Buriko, Desa Bulusiwa, Desa Kaluku, Desa Maccolliloloe, Desa Jauhpandang, Desa Lompobulo, dan Desa Bau-bau.

Sehingga untuk urusan administrasi saat ini, lanjut Andi Mamu, sejumlah pemerintahan desa di Kecamatan Pitumpanua menyewa tempat. Bahkan, ada yang menyewa kolong rumah masyarakat setempat untuk dijadikan kantor.

“Kami berharap, DPRD Wajo untuk membantu penguatan pengadaan lahan dan pembangunan kantor desa yang belum ada,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Muhammad Yunus Panaungi menyampaikaan, pihaknya akan mengupayakan untuk membantu pihak pemerintah desa memiliki kantor.

“Kami akan mengusulkan pengadaan lahan dulu, Rp 100 juta tiap desa. Mudah-mudahan itu bisa diakomodir di APBD Perubahan nanti. Bukan saja pengadaan lahan tetapi juga nantinya akan mengusulkan untuk pembangunan kantor desa,” ujarnya.

Karena kata dia, pelayanan masyarakat tidak bisa berjalan maksimal jika tidak ada sarana dan prasarana, apalagi kalau kantor tidak ada.

“Pelayanan akan serampangan, kalau tidak ada kantor desa. Ketemu di mana, tanda tangan di mana. Kan repot warganya,” jelas Legislator Partai Golkar ini.

Selain 10 desa di Kecamatan Pitumpanua, 1 desa di Kecamatan Pammana yang mekar juga belum memiliki kantor desa, yakni Desa Tonrongtengnga.

Reporter: Lutfi Baso

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Awali Kepengurusan, LD Al-‘Aafiyah FKM Unhas Gelar Daurah Pengurus

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Lembaga Dakwah Al-'Aafiyah FKM Unhas melaksanakan daurah pengurus pada hari sabtu, 19 September 2020. Kegiatan ini dilaksanakan melalui  zoom cloud...

Kapolres Barru Serukan Pilkada Damai 2020, Di Takkalasi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Barru AKBP Welly Abdillah, menyerukan Pemilukada Damai, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pilkada Damai 2020 dan...

Danyonmarhanlan VI Hadiri Rakor Pemilu dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Pemkot Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Danyonmarhanlan VI) Letnan Kolonel Marinir Gigih Catur Pramono, S.H, M.T.r. Opsla menghadiri Rapat...

Sekolah Islam Athirah Berikan Penghargaan Guru dan Karyawan Berprestasi

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah kembali memberikan apresiasi kepada guru dan karyawan berprestasi. Pengumuman apresiasi bertajuk Human Capital Award 2020 itu dilaksanakan...

Luar Biasa, Guru TK Islam Athirah 2 ini Raih Penghargaan The Best Teacher

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sekolah Islam Athirah (SIA) menggelar kegiatan forum jumat pada hari Jumat, 18 September 2020. Kegiatan forum jumat kali ini berbeda...

REKOMENDASI