Kamis, Agustus 5, 2021

Terungkap! Fakta Kasus Mayat Terbakar di Maros, Ternyata korban Pembunuhan dan Pelakunya 9 Orang

Maros, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Press Konference terkait pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar di Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo kec. Mallawa, Kab, Maros, Sulsel yang terjadi pada hari Jumat (11/6) lalu.

Kegiatan Press Conference ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam bersama Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan dan Direskrum Polda Sulsel, Kabid Dokkes dan Ka labfor Polda Sulsel dengan menghadirkan Pelaku dan Barang Bukti yang digunakan menghabisi korbannya.

Dihadapan para media, Kapolda Sulsel menjelaskan identitas korban yakni seorang lelaki R (20) beralamat di Tamalate No. 3 Kel.Kalegowa Somba Opu Gowa. Kapolda Sulsel juga mengungkap para pelaku berumlah 9 orang yaitu MA(19), DAS(19), FS(16), seorang wanita H (23), AP(19), TH(22), AI(17), MAN (16), dan Dion masih DPO.

Adapun Motifnya kata Kapolda Sulsel, karena salah satu Pelaku, MA cemburu dan sakit hati karena korban mempunyai hubungan sesama jenis dengan Lelaki lain.

“Para pelaku ada 9 orang dan berhasil ditangkap 8 orang sementara 1 orang masih DPO,” ujar Merdisyam, Kamis (17/07/2021).

Merdisyam menuturkan kronologi terungkapnya kasus ini yaitu pada TKP penjemputan, Senin (7/07) pukul 09.00 Wita, Pelaku MA dan Korban Rian berkomunikasi melalui FB, pelaku mengajak Korban bertemu di hotel Wisata Jl Bau Makassar, korban setuju dengan syarat, Pelaku ijin ke kakak korban dengan alasan hendak ke Malino.

Kemudian saksi AI menjemput Pelaku, selanjutnya dengan motor menuju rumah korban di Jl Pallantikang Gowa, mereka meminta izin ke Reza, kakak korban untuk dibawa ke Malino.

Baca Juga :   Tim Tracer Puskesmas Pammana Bergerak Rumah Warga Didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Dari rumah korban mereka menuju ke hotel Wisata II dengan motor, dimana korban di posisi paling belakang, dalam perjalanan pelaku mengmabil Hp Korban dan melihat isi percakapan korban di WA dab FB dan berakibat pelaku MA cemburu

Lalu, Pelaku, saksi dan korban Tiba Di TKP hotel Wisata Jl H. Bau Makassar,pukul 21.00 Wita, namun Saksi AI kembali ke tempat kerjanya, pelaku MA, DAS dan korban masuk ke hotel, dan menuju kamar 405, dan disana sudah ada Dion dan 2 orang laki laki,

Esoknya Selasa,(8/07) pukul 02.00 Wita saat pelaku Dion, bersama 2 orang lelaki temannnya tertidur, korban dan MA melakukan hubungan seksual sesama jenis, kemudian Pukul 05.00 Wita, terjadi pengeroyokan terhadap korban oleh pelaku MA dan rekan- rekannya

Sekitar pukul 09.00 Wita, korban dibawa pelaku MA, Dion, DAS, ke rumah pelaku H di Jl. Sungai Limboto Makassar dengan taxi online, disana, korban mencoba melarikan diri, dan membuat pelaku MA marah dan menganiaya korban dengan tangan kosong dan ikat pinggang.

Pada hari Kamis 10 Juni 2021, 06 00 Wita , korban meninggal Dunia, mengetahui hal tersebut para pelaku berencana membawa jasad korban ke Sulteng, karena masalah biaya dan jauhnya lokasi, para pelaku memutuskan membuang jasad korban di Camba Maros.

Baca Juga :   Tertangkap! Ini Dia Penipu Berkedok Sebagai Anggota Polisi Diamankan di Polres Wajo

Pada Jumat tanggal 11 Juni 2021 Pukul 04.00 Wita , dengan menggunaan mobil rental merk Mobilio Para pelaku membawa jasad korban ke Camba, sebelumnya, mereka singgah di Alfamidi, membeli 2 botol Air 1.500 Ml., dan botolnya diisi 2 bensin yang dibeli di Moncong Loe.

Baca Juga :   Pemkot Makassar Gelar Simulasi Akhir Isolasi Apung di KM Umsini

Setiba di Kampung Tompo Ladang Mallawa Maros, para pelaku menurunkan Jasad korban di pinggir jalan dan membakarnya, para pelaku kemudian kembali ke rumah H. Pada pukul 11.30 Wita pelaku DAS sempat mengecek kembali ke lokasi mayat.

Saat ditemui, Kabid Humas Poda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan juga menerangkan Modus operandinya pelaku, yaitu menemi kornban di rumahnya di Gowa lalu dibawa dihotel wisata Makassar , dimana pelaku lainnya, DAS, AP TH, AI, dan MAN sudah berada di salah satu kamar di hotel tersebut.

Kemudian MA berhubungan seksual sesama jenis dengan korban, kemudian pelaku lainnya DAS, AP TH, AI, dan MAN beralibi korban adalah pelaku pencurian Hp di Hotel Wisata, lalu mereka melakukan kekerasan terhadap korban, hingga korban pendarahan di kepala, wahjah dan badan, setelah itu korban dibawa ke rumah H, di Jl Sungai Limboto, lalu disekap, dan pelaku MA kembali memukul korban dengan tangan kosong dan ikat pinggang hingga meninggal dunia.

“Setelah korban meninggak dunia pelaku MA DAS, H, FS sepakat menghilangkan jejak korban di daerah Camba Maros dan membakar jasda korban,”ungkap Kabid Humas

Reporter : Hengky

.

Wujud Kepedulian dan Pelayanan, DPP PIKI Gelar Bakti Sosial

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) melalui Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakat melakukan bakti sosial, dalam bentuk memberikan paket sembako...

Akhirnya DPRD Kota Makassar Sahkan Perubahan Status PD Pasar Menjadi Perumda Pasar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, dan sekaligus mengesahkan Rancangan Peraturan...

Walikota Makassar Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Walikota Makassar Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto bersama Wakilnya Hj. Fatmawati Rusdi mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan 76 tahun Indonesia merdeka secara virtual...

Prof Husain Letakkan Batu Pertama Hari Ini, Kampus UNM Parepare Bakal Jadi Ikon Baru di Parepare

Parepare, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Rektor UNM, Prof Dr Ir Husain Syam, MTP, IPU, ASEAN, Eng dijadwalkan akan meletakkan batu pertama pembangunan kampus baru UNM Parepare, Sabtu...

Sri Rahayu Asal Majene Tujuh Hari Hilang di Makassar, Begini Kronologisnya!

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Hasania bersama Sri Rahayu putrinya tiba dari Majene untuk menghadiri pernikahan keluarga di Makassar pada Jumat (23/7). Mereka pun menginap d rumah...

Wujudkan Makassar Kota Santri, Danny Pomanto Harap Penguatan Pendidikan Al Qur’an

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto berharap Kota Makassar dapat menjadi Kota santri dimana penduduknya memiliki kemampuan dan kemahiran dalam membaca...

.

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Wali Kota Makassar Ingatkan Pentingnya Berbagi Informasi Kesehatan dan Waspada Penyebaran Covid 19

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kondisi dewasa ini yang masih bergelut dengan penyebaran virus covid-19 menjadi ketakutan semua pihak. Olehnya itu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto...

UIM Gelar Teknik Expo 2021, Wali Kota Makassar Turut Hadir dan Harapkan Tetap Lestarikan Budaya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyempatkan hadir dalam kegiatan teknik expo 2021 yang di adakan oleh Fakultas Teknik Universitas Islam...

UNM Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL Bagi Masyarakat Putus Kuliah

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka penerimaan mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digagas Kemendikbud Ristek...

Kampus Berkelas Dunia, ITB Resmi Luncurkan Program International Virtual Course (IVC)

Bandung, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Institut Teknologi Bandung(ITB) resmi meluncurkan program International Virtual Course (IVC) tahun 2021. Program ini merupakan implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Program...

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bansos Harus Meningkat

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Anggota Komisi X DPR Netty Prasetiyani memahami perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 adalah pilihan sulit yang harus diambil pemerintah. Dari aspek...

.