Thursday, July 9, 2020

Tips Cerdas Agar Lolos SNMPTN 2020

Lolos SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dapat menjadi kebanggaan bagi setiap siswa yang memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri. 

SNMPTN menjadi dambaan setiap siswa karena siswa bisa lolos ke perguruan tinggi negeri tanpa harus bersaing mengikuti tes UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) bersama banyak siswa lainnya. 

Namun, meski kamu lolos tanpa tes untuk bisa lolos SNMPTN bukan perkara mudah. Kamu juga harus melalui tahap seleksi ketat.  

Apalagi, saat ini pendaftaran SNMPTN 2020 sudah dibuka. Merangkum dari berbagai sumber, beberapa hal penting ini bisa membantumu lolos SNMPTN: 

Cari informasi sebanyak-banyaknya 
Bagaimana kamu mau mengatur strategi dan berkompetensi di SNMPTN, kalau kamu masih setengah-setengah mencari informasi SNMPTN. Ada standar aturan yang bisa jadi acuan kamu dalam membuat strategimu nanti. 

Beberapa informasi yang perlu kamu ketahui: 

  • Tidak semua siswa bisa jadi peserta SNMPTN, oleh karena itu kamu akan diseleksi dari sekolah berdasarkan beberapa kriteria, yaitu: SMA akreditasi A kuota 40 persen siswa terbaik, akreditasi B kuota 25 persen siswa terbaik dan akreditasi C 5 persen siswa terbaik. 
  • Kriteria siswa nilai terbaik berdasarkan nilai rapor semester 1 – 5 untuk 6 mata pelajaran, yaitu : 
    – Jurusan IPA = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan Biologi. 
    – Jurusan IPS = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi. 
    – Jurusan Bahasa = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, bahasa asing lainnya. 
    – SMK = Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta mata pelajaran teori dan praktik pada kejuruan masing-masing. 
  • Kuota calon lulusan untuk SNMPTN yang diberikan disetiap kampus minimial 20 persen. 

Salah satu tahapan yang perlu dilakukan saat pendaftaran SNMPTN 2020 ialah menentukan pilihan PTN dan pilihan program studi.

Ini menjadi tahap yang sangat penting karena akan menentukan apakah kamu akan diterima di kampus pilihan atau tidak. Karena itulah, pertimbangan matang perlu dilakukan sebelum memilih PTN dan program studi saat mendaftar SNMPTN 2020.

Kenali aturan pemilihan PTN dan program studi 
Sebelum memilih PTN dan program studi, berikut sejumlah aturan yang ditetapkan dalam SNMPTN 2020 terkait pilihan PTN dan program studi yang perlu kamu ketahui:

  • Siswa pendaftar SNMPTN 2020 dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. 
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan siswa. Siswa pendaftar akan diseleksi terlebih dahulu di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi. 
  • Siswa pendaftar yang memilih program studi di dua PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, maka akan diikutkan seleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan ketersediaan daya tampung. 
  • Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN. 
  • Siswa pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh kepala sekolah. 
  • Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN pilihan tentang ketentuan terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN tersebut.

Menakar daya tampung
Mengetahui daya tampung setiap program studi dapat menjadi langkah awal yang bisa dilakukan agar kamu mengetahui jurusan mana saja yang paling sulit ditembus hingga jurusan dengan persaingan yang tak terlalu ketat. 

Kamu bisa mengontak sejumlah PTN incaran untuk mendapatkan data yang akurat, mulai dari jumlah pendaftar dan jumlah mahasiswa yang diterima pada SNMPTN pada tahun sebelumnya. Cari tahu juga berapa jumlah kursi yang dibuka.

Sesuai minat dan bakat 
Sebisa mungkin hindari memilih program studi yang sama dengan teman yang lain. Terlebih lagi, jika peringkat teman lebih baik dari kamu, karena artinya kamu sudah kalah bersaing dengan teman satu sekolah. 

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Suardi Saleh Sebut Pemkab Barru Siapkan Anggaran Pilkada 2020

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Bupati Barru Suardi Saleh menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru bersama jajaran penyelenggara pilkada, berkomitmen telah menyiapkan anggaran untuk mensukseskan...

Komandan Lantamal VI Pimpin Apel Khusus

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas memimipin apel khusus bertempat di...

Bahas Persiapan Pilkada Bersama Mendagri, Bupati Barru Komitmen Sukseskan Pilkada

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Barru bersama jajaran penyelenggara pilkada, berkomitmen untuk menyukseskan perhelatan politik lokal 9 Desember 2020 mendatang.

Pemkab Barru Tercepat Terapkan Elektronik Transaksi

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru selangkah lebih cepat lagi dalam hal digitalisasi pembayaran di masyarakat. Di bawah kepemimpinan Suardi Saleh-Nasruddin...

Dies Natalis Unhas ke-64, Departemen Ilmu Gizi FKM Unhas Gelar Workshop Penulisan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin memprakarsai terselenggaranya workshop yang bertajuk “Research Skills Upgrade: Penulisan Systematic Review...

REKOMENDASI