Saturday, August 15, 2020

Tradisi Lokal Makassar dalam Tulisan Diangkat ke Media Sosial

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini, masih banyak perpustakaan yang terbuka terbatas dan berusaha mengembangkan layanan online dengan berbagai program yang menarik untuk masyarakat di sekitarnya.

Apalagi jika programnya mengangkat kearifan lokal yang ada di dalam buku, seperti salah satu contohnya yang telah dilakukan oleh tenaga Perpustakaan Umum Kecamatan Panakkukang yang membuat program online dengan mengangkat nilai-nilai tradisi Makassar yang ada dalam buku ke audio visual kemudian disebarkan ke media sosial.

Dua orang tenaga perpustakaan, yakni Yahya Syamsuddin dan Rusmawati berbagi tugas untuk memberikan pelayanan kepada pemustakanya.

“Untuk program online, saya telah mengadakan kerja sama dengan salah satu pihak chanel TV, untuk melaksanakan kegiatan Kajian kitab Fiqh Qurban berbasis zoom/live streaming,” jelas Yahya.

Selain itu, sambungnya, untuk mengangkat nilai-nilai tradisi makassar yang ada di dalam rak-rak buku dalam bentuk tulisan menjadi audio visual, maka ia bersama  Rusmawati melakukan kerjasama dengan salah satu kreator untuk membuat chanel Youtube dengan nama Nasehat dan Pasang https://www.youtube.com/c/NasehatdanPasang.

“Sementara itu, rekan saya Rusmawati juga bekerjasama dengan kader-kader posyandu, melakukan layanan peminjaman buku dan sudut baca bagi ibu dan anak yang hadir dalam kegiatan rutin penimbangan dan pemeriksaan, dengan tetap memperhatikan jaga jarak (physical distancing) dan memakai masker,” terangnya.

Perpustakaan Umum Kecamatan Panakkukang berada di Baruga Paropo, Jl. Paropo II No. 38 Kelurahan Paropo Kecamatan Panakkukang.

Perpustakaan ini adalah salah satu perpustakaan binaan Dinas Perpustakaan Makassar di bawah tanggung jawab dan pengelolaan Pemerintah Kecamatan Panakkukang.

Di tengah pandemi ini, perpustakaannya tetap buka dengan jam buka terbatas dan mematuhi protokol kesehatan demi tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menghadirkan program online berkearifan lokal.(*/FP)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Semarakkan Hari Kemerdekaan, Lantamal VI Tayangkan Ucapan HUT Ke-75 RI Tahun 2020 Di TV Tron

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dalam rangka HUT Ke-75 kemerdekaan RI Tahun 2020 pada 17 Agustus 2020 nanti, Lantamal VI menyemarakkan Kegiatan Tahunan ini...

SMP Islam Athirah 1 Makassar Uji Kreativitas Peserta Didik Melalui Lomba

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kegiatan Muharram dan Semarak Kemerdekaan di SMP Islam Athirah 1 Makassar diadakan secara virtual. Dua kegiatan itu untuk pertama kalinya...

Memperingati Hari Pramuka, Murid SDN Borong Kerja Bakti di Rumah

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - "Perkenalkan, nama saya Nur Aliah Suci Ramadhani dari kelas 4B, SD Negeri Borong. Saya akan melakukan kegiatan menyapu, menyiram...

Sambut HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020, Lantamal VI Gelar Zikir Bersama

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Dalam rangka menyambut peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) menggelar acara...

OPINI : Sekolah Tatap Muka Antara Harapan dan Minimnya Persiapan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Pandemi Covid-19 saat ini masih belum usai, selama hampir 4 bulan lebih Indonesia Lockdown yang berarti segala aktivitas seperti sekolah,...

REKOMENDASI