Selasa, Maret 2, 2021

UPZ Baznas UIN Alauddin Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Gempa bumi dengan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Jumat (15/1) pukul 01.28 WITA. Berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 km timur laut Majene.

Gempa dirasakan hingga di Kabupaten Mamuju yang berjarak 34 km dari pusat gempa, sehingga mengakibatkan puluhan rumah roboh.

Bantuan dari berbagai daerah terus berdatangan hingga jelang minggu kedua pasca gempa.

Sebagai bentuk kepedulian, keluarga besar UIN Alauddin melalui Unit Pengelola Zakat (UPZ) Baznas UIN Alauddin Makassar menyalurkan bantuan untuk para korban, Selasa (19/01/2021).

Sekertaris UPZ UIN Alauddin Dr Asrul Muslim mengucapkan terima kasih atas dukungan semua civitas akademika UIN Alauddin, dan dukungan dari Rektor dan segenap pimpinan UIN Alauddin Makassar.

“Alhamdulillah sejak Jumat 15 Januari 2021 sampai Senin Pagi 18 Januari 2021, terkumpul dana sebesar 36.000.000 dan masih ada beberapa yang menyerahkan ke rekening UPZ UIN Alauddin Makassar sampai hari Selasa 19 Januari 2021,” katanya.

Dosen Sosiologi itu menambahkan, UPZ juga mendapatkan dari Dewan Mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) UIN Alauddin Makassarbantuan uang tunai sebesar lima juta rupiah.

“Adapun sumbangan dalam bentuk paket dan barang. Paket yang diserahkan sebanyak 100 paket yang berisi sembako, obat-obatan, dan peralatan mandi. Yang tidak dipaketkan berupa, beras, popok bayi, susu bayi, masker, air mineral, dan terpal jumbo,” ucapnya.

Terakhir, ia mengatakan UPZ UIN Alauddin Makassar sangat berterima kasih kepada Bapak Rektor beserta civitas akademika UIN Alauddin Makassar yang tidak dapat disebutkan satu persatu atas partisipasi nya dan suppornya sehingga terkumpul dana sedemikian besarnya dalam waktu yang relatif singkat.

“Besar harapan kami agar UPZ UIN Alauddin Makassar tetap dapat dipercaya sebagai unit pengumpul zakat, infaq dan shadaqah di waktu-waktu yang akan datang,” harapnya.

Untuk diketahui, selain bantuan dari UPZ Baznas UIN Alauddin. Rektor UIN Alauddin mengeluarkan kebijakan menggratiskan UKT Mahasiswa yang terdampak gempa bumi.(*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Pentingnya Mengetahui Bencana Ekologis dan Manajemen Resiko Bencana

Makassar, PENDIDIKANFAJAR.co.id- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar webinar virtual bertema, "Literasi Kebencanaan di Indonesia untuk Menangkal Mis-Disinformasi"  dengan menghadirkan,  Prof.Dr.Eng.Adi Maulana, ST.M.Phil....

Bupati Bone Resmikan Jembatan Senilai Rp 2 Miliar

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi meresmikan Jembatan Pekkawae di Desa Mattoanging, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Selasa (2/3/2021).

BAN-PT Visitasi Prodi PPKn Unim Bone Secara Daring

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi secara daring terhadap Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganeraan (PPKn) Universitas Muhammadiyah...

Komunitas Anak Pelangi Gelar Festival Hari Ibu

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Maman Abdurahman Rumadai yang akrab disapa Kak Maman bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota...

Sentuh Pustaka Poles Perpustakaan SMPN 24 Makassar Jadi Indah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Perpustakaan SMP Negeri 24 Makassar yang diberi nama Perpustakaan Carakdek atau istilah yang diambil dari bahasa daerah Makassar yang berarti...

REKOMENDASI