Sabtu, September 18, 2021

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi, Ahli Reserse Polri Yang Pulang Kampung

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kalau tidak ada aral melintang, minggu depan  jabatan Wakapolda Sulawesi Selatan  akan diserah terimakan dari Brigjen Pol Drs Halim Pagarra  kepada Brigjen Pol Drs Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi, dalam suatu upacara sederhana di Mapolda Sulsel. Dengan pelantikan ini berarti pucuk pimpinan Polda Sulsel, Kapolda dan Wakapolda adalah alummi Akademi Kepolisian angkatan 1991.

Oleh Upa Labuhari, SH

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdy Syam adalah perwira tinggi Polri yang sejak mudanya mempunyai keahlian dibidang Intelejen, sedangkan Wakapolda Sulsel  Brigjen Pol Drs Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar adalah perwira tingggi Polri yang punya kemampuan dengan  keahlian dalam bidang Reserse.

Ratusan kasus kasus menonjol yang pernah terjadi di Jakarta antara  tahun 1995 sampai 2000 dan khususnya  Jawa Barat juga terutama Bandung di awal tahun 2020 an  dapat diungkap pelakunya berkat ‘’tangan dingin’’ Andi Pattopoi ,yang orang tuanya berasal dari Bulukumba Sulsel.

Dengan demikian lengkaplah kepemimpinan Polda Sulsel untuk mengatasi masalah tindak kejahatan di daerah yang berpenduduk kurang lebih  9 juta orang. Kedepan terprediksi  wilayah Polda Sulsel yang dimulai dari Makassar sampai Palopo Utara dan dari Makassar sampai  Selayar akan aman dari ganguan  kejahatan berskala besar seperti, perampokan, teroris, dan narkoba. Kedua perwira tinggi ini akan menjadi jaminannya dan untuk itulah Kapolri yang juga adalah lulusan Akpol 91 menempatkan kedua rekannya itu dalam satu lingkup kerja yang sama .

Kapolri yang mengetahui  benar keberadaan kedua rekannya itu yang sama sama pernah bertugas di Polda Jabar, kemudian mempersatukan mereka di Polda Sulsel . Merdy Syam pernah menjabat  sebagai Direktur intelkam Polda Metro Jaya dan Polda Jabar. Sementara Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi pernah bertugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum  Polda Jabar dan Kapolres Bandara Soekarno Hatta. Jadi keduanya alummi Polda Metro Jaya dan Polda Jabar.

Bahkan keduanya pernah bertugas di Mabes Polri dengan bidang tugas masing masing. Irjen Pol Merdy Syam sebagai salah satu Direktur di Baintelkam dan Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi sebagai salah satu perwira menengah di Bareskrim Polri.

Penempatan kedua alummi Akpol 91 di Polda Sulsel bukan suatu kebetulan karena perkembangan di lingkup Polri yang begitu cepat untuk menempatkan perwiranya di bidangnya masing masing . Tapi ini semuanya karena kebijakan Kapolri untuk mengisi kekosongan di satuan kewilayahan di Indonesia agar Polri di masa datang dapat diisi oleh perwira yang berprestasi sehingga dapat mengatasi ancaman tindak kejahatan yang bakal terjadi di masa datang.

Untuk itulah banyak kalangan di lingkup Polri yang memprediksi dengan  menyebutkan, Brigjen Andi Pattoppoi di tempatkan di jajaran Polda Sulsel, selain pulang kampung bertugas, juga untuk batu lonjatan agar belajar mengetahui keberadaan wilayah Sulawesi Selatan  dengan baik walaupun ia adalah putera daerah asal Bulukkumba. Sehingga bila Irjen Pol Merdy Syam mendapat tugas baru  yang lebih tinggi di Mabes Polri sebagai calon Kepala Badan Intelejen Mabes Polri menggantikan  Komjen Pol Drs Paulus  Waterpauw yang akan menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua,  Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi  sudah bisa cepat melaksanakan tugasnya sebagai pengganti Kapolda Sulsel.

Jika prediksi ini menjadi kenyataan maka jenjang karier Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi akan sama dengan mantan Kapolri jenderal Dai Bahtiar. Ia tidak mengikuti jenjang kenaikan jabatan sebagaimana lasimnya dilingkup Polri. Dari Direktur Reserse Jawa Barat terus menjadi Wakapolda Sulsel  yang sebenarnya harus mengikuti dulu jenjang jabatan sebagai Irwasda Polda untuk mendapat  pangkat Kombes mantap.

Tapi kali ini Brigjen Andi Pattoppoi tidak ikut jenjang kenaikan jabatan dengan harus mampir dulu di Irwasda sebagai orang ketiga di lingkup Polda. Ia langsung diangkat menjadi orang kedua di Polda Sulsel  dengan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Brigjen dari Komisaris Besar Polisi.

Kalau bukan karena prestasi yang mengagumkan, maka sebenarnya Dirserse Umum Polda Sulsel sekarang  yang juga adalah almummi Akpol 91, se Angkatan Kapolri,  bisa saja diangkat langsung sebagai Wakapolda Sulsel. Tapi  Kapolri berkeinginan lain, bukan karena satu almamater Akpol 91 maka jabatan   Wakapolda Sulsel dipercayakan kepada Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi. Tapi ini semua  karena prestasinya yang amat membanggakan jajaran Polri .

Selamat datang ke kampung halaman sang jenderal. Berkarya yang lebih baiklah dikala bertugas di kampung halaman. Tempatkan dirimu sebagai abdi bangsa dengan mengerahkan tenaga dan pikiran melebihi ketika bertugas di tanah rantau . Selamat bertugas.

.

Sekda Kota Makassar : Realisasi APBD Kota Makassar capai 54 Persen

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh Ansar, ikuti rapat koordinasi percepatan realisasi pendapatan dan belanja daerah bersama Ditjen Bina Keuda Kemendagri RI, yang...

Temui Wali kota Danny, Bakamla RI Bahas Penempatan Kantor SPD di Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, pengawasan terhadap pulau pulau terluar Indonesia, khususnya untuk pengamanan dan keamanan laut sangatlah penting. Hal...

Reses Berbeda Legislator PKS Ibrahim Daru Sambangi Daerah Pelosok 

Sidrap, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Anggota DPRD Kabupaten Sidrap Fraksi PKS Ibrahim Daru lakukan Reses titik kedua pada masa persidangan III tahun 2021 di Dusun Banga-Banga Desa...

Tuding Perumda Pasar Lakukan Pungli, Tim Penertiban Perumda Pasar Sambangi Pedagang dan Akhirnya Mengakui Kekeliruannya

Makassar,  FAJARPENDIDIKAN.co.id- Menindak lanjuti pemberitaan terkait dugaan pungli di Pasar Panakkukang, Makassar, Jajaran Perumda Pasar Makassar menurunkan personilnya melakukan penindakan terhadap pedagang yang melanggar...

Kampanye Anti Gratifikasi, KPPN Ingatkan Pengelola Keuangan Soal Ini

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- KPPN Watampone senantiasa mengkampanyekan anti gratifikasi dalam setiap kesempatan bertemu dengan mitra kerja, baik secara tatap muka maupun melalui daring (online). Hal...

Stunting di Tea Musu Bone: Kader, Penganggaran hingga Mobil Layanan Disoal

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kader desa, alokasi anggaran hingga pelayanan mobil layanan sosial (ambulan desa) mencuat dalam Rembuk Stunting untuk perencanaan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa...

.

.

.

Beasiswa Kalla Dibuka, Khusus Domisili Sulawesi, Begini Cara Daftarnya!

Sulawesi, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Yayasan Hadji Kalla membuka pendaftaran beasiswa Kalla tahun ajaran 2021-2022 bagi mahasiswa yang berdomisili di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan...

BAZNAS Buka Beasiswa Santri, Begini Cara Daftarnya!

Beasiswa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- BAZNAS membuka pendaftaran untuk Beasiswa Santri BAZNAS 2021. Pendaftaran dibuka mulai 14 September 2021 sampai dengan 30 September 2021. Sedangkan pengumuman yang...

Beasiswa Bertajuk Bersama Kelola Alam Adil Lestari Pemimpin Luluskan 58 Calon dari 22 Provinsi

 Beasiswa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program beasiswa bertajuk "Bersama Kelola Alam Adil Lestari (BEKAL) Pemimpin" diberikan kepada para Emerging Leader yakni para pemimpin muda ataupun calon pemimpin yang...

10 Skill dan Keterampilan Ini Dibutuhkan Mahasiswa di Dunia Kerja!

World Economic Forum (WEF) pada Oktober 2020 lalu merilis artikel terkait 10 skill atau keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja pada tahun 2025 mendatang. 10...

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

Departemen Epidemiologi FKM Unhas Gelar Pelatihan Mobile Data Collection

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Antusias sivitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin pada kegiatan Pelatihan Mobile Data Collection (MDC) menggunakan Kobo Toolbox pada awal September...

Pemkab Pangkep Gandeng KNPI dan PMI Vaksin Massal Jenjang SMP

Pangkep, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkep, melaksanakan kegiatan Vaksin Massal untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), pelaksanaan tersebut melibatkan organisasi KNPI dan PMI, di Pelataran Rumah...

Guru Honorer Berusia 57 Tahun Tak Lolos Tes PPPK, Nitizen Minta Bantuan Nadiem

Viral di media sosial, kisah seorang guru honorer berusia 57 tahun yang gagal lolos tes seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Kisah tersebut dibagikan...

Sosialisasi Assesment Clinic HOTS, UNM Target Peningkatan IKU

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar sosialisasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam rangka Revitalisasi LPTK tahun 2021. Rektor UNM Prof. Dr. Ir....

Ini Poin Keputusan Menpan-RB Nomor 1127 Tahun 2021 untuk PPPK Guru 2021

Perlu digarisbawahi, dokumen dengan Nomor 1127 Tahun 2021 ini adalah Keputusan Menpan-RB, jadi bukan Permenpan-RB 1127 Tahun 2021. Keputusan ini diteken Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara...

.