Senin, Desember 6, 2021

Wujudkan Good Governance, Kanwil DJPb Sulsel- Pemkab Wajo Teken MoU

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjalin kerjasama dengan salah satu Pemerintah Daerah di Provinsi Sulawesi Selatan di Wajo pada Kamis 15 Juli 2021. Momentum peningkatan sinergi dan koordinasi diawali melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan, Syaiful, dengan Bupati Wajo, H. Amran Mahmud.

Dalam sambutannya, Syaiful mengapresiasi capaian opini LKPD Tahun 2020 Pemkab Wajo yang meraih opini WTP. Kabupaten Wajo meraih WTP 6 kali berturut-turut untuk LKPD tahun 2015-2020. Kerjasama ini, lanjutnya, sebagai langkah awal dalam mewujudkan komitmen bersama dan peningkatan awareness terhadap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah dalam kerangka pengelolaan Keuangan Negara secara good governance.

Syaiful menyampaikan beberapa progress capaian pelaksanaan anggaran sampai dengan 2 Juli 2021. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wajo tahun 2020 sebesar minus 1,17% (yoy). Perekonomian Kabupaten Wajo terkontraksi lebih dalam dibandingkan pertumbuhan ekonomi rata-rata wilayah Sulawesi Selatan yang sebesar minus 0,70%. Penyaluran DAK Fisik s.d. 13 Juli 2021 terealisasi sebesar Rp12,22 miliar atau 6,87% dari pagu Rp177,84 miliar, realisasi DAK Non Fisik sebesar Rp88,60 miliar atau 53,78% dari pagu Rp164,75 miliar, dan Dana Desa telah tersalur sebesar Rp45,12 miliar atau 37,12% dari pagu Rp121,55 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Syaiful juga menyampaikan peran strategis Dana Transfer dan Dana Desa untuk meningkatkan ruang fiskal dalam rangka pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Wajo perlu menyiapkan strategi terbaik untuk memastikan penyaluran Dana Transfer dan Dana Desa dapat diselesaikan lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan.
Perkembangan realisasi DAK Fisik, Dana Desa dan Dana BOS dapat diakses oleh Bapak Bupati beserta jajaran Pemda dan Masyarakat pada Aplikasi MINASATA (Aplikasi Monitoring Dana Desa dan Transfer Daerah). Aplikasi tersebut berbasis Android yang dapat di unduh secara gratis pada Google Play Store.

“Selain fokus terhadap percepatan penyaluran Dana Transfer dan Dana Desa, Kanwil saat ini memberikan perhatian penuh terhadap UMKM melalui sinergi dengan stakeholder seperti Pemda dan Perbankan serta Lembaga Keuangan Non-Bank melalui penyaluran KUR dan UMi. Sampai dengan 13 Juli 2021, di Kabupaten Wajo telah tersalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp530,84 miliar untuk 14.816 UMKM dan pembiayaan UMi sebesar Rp11,77 miliar untuk 2.419 pelaku usaha mikro,”jelasnya.*

- Advertisement -

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- Advertisment -

TERKINI