Friday, November 27, 2020

Wujudkan Kedokteran yang Berkeadilan, PSPD FKIK UIN Alauddin Miliki Jalur Afirmasi Agama dan Ekonomi

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan  (PSPD FKIK) UIN Alauddin Makassar telah resmi menerima mahasiswa baru sejak tahun 2016. Sejak itu pula hingga saat ini, setiap tahun PSPD FKIK selalu menerima dan menyeleksi calon mahasiswa melalui jalur afirmasi agama serta afirmasi ekonomi.

Hal itu disampaikan Dekan FKIK UIN Alauddin Dr dr Syatirah Jalaluddin saat dihubingi via WhatsApp, Kamis (22/10/2020). Dalam keterangannya, saat ini FKIK UIN Alauddin telah menerima beberapa mahasiswa pada jalur dua jalur afirmasi tersebut, anatar lain pada tahun 2016, menerima satu orang jalur afirmasi agama dan dua orang afirmasi ekonomi, tahun 2017 satu orang afirmasi ekonomi, tahun 2018 satu orang afirmasi agama dan tahun 2020 menerima satu orang jalur afirmasi agama.

Syatirah mengungkapkan hal tersebut merupakan salah satu wujud tekad UIN Alauddin Makassar dalam mengusahakan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang produktif, beretika dan berakhlak mulia di bidang Kesehatan.

“Kita berharap akan lahir dokter yang Islami, berbudi luhur, bermartabat, bermutu, berkompeten, beretika, berdedikasi tinggi, profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, bertanggung jawab, bermoral, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta berjiwa sosial tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Syatirah, kehadiran PSPD FKIK UIN Alauddin diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia secara berkeadilan.

Sebagai bukti konkrit, sambungnya, maka setiap tahunnya PSPD FKIK UINAM menyediakan jalur afirmasi agama dan afirmasi ekonomi dengan menyediakan beasiswa.

“Beasiswa yang disiapkan berupa pembebasan biaya SPP dan uang kuliah tunggal (UKT) sampai peserta didik menjadi dokter. Jalur afirmasi agama diperuntukkan bagi para hafidz/hafidzah penghafal Al-Qur’an 30 Juz, sementara afirmasi ekonomi diperuntukkan bagi siswa/siswi yang tidak memiliki kemampuan secara ekonomi namun memiliki kemampuan secara akademik dan intelektual untuk menjadi dokter,” tandas Syatirah.

Diketahui, mahasiswa yang mendapat beasiswa melalui jalur afirmasi agama dan afirmasi ekonomi tersebut akan mendapat dibebaskan dari membayar SPP dan UKT, selama proses perkuliahan pada Program Studi Pendidikan Dokter selama tujuh semester, dan Program Profesi Dokter selama empat semester.

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Rektor UNM Ajak Dosen Samakan Persepsi soal Penilaian Angka Kredit

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD), FGD kali ini membahas penilaian angka kredit dosen dalam kebijakan...

HMJ Matematika FMIPA UNM, Umumkan Pemenang Lomba GEOMETRI 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2020 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu...

Pembelajaran Tatap Muka di Bone, Begini Penyampaian Wabup dan Satgas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Bone Ambo Dalle menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan masyarakat agar bersinergi menyambut rencana Pembelajaran Tatap...

Dampak Krisis Akibat Pandemi, Usman Berhenti Dari Tempat Kerjanya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Usman (35 tahun), yang bekerja di sebuah perusahaan media, terpaksa harus berhenti,  atau mengundurkan diri. Keputusan yang diambil secara...

BAN-PT Asesmen Lapangan Via Daring di IAIN Bone, Prodi Diharap Unggul

Bone, FAJARENDIDIKAN.co.id - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan asesmen lapangan secara daring pada Dua Program Studi (Prodi) Fakultas Ushuluddin dan...

REKOMENDASI