Kamis, Juni 24, 2021

Wujudkan Kedokteran yang Berkeadilan, PSPD FKIK UIN Alauddin Miliki Jalur Afirmasi Agama dan Ekonomi

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan  (PSPD FKIK) UIN Alauddin Makassar telah resmi menerima mahasiswa baru sejak tahun 2016. Sejak itu pula hingga saat ini, setiap tahun PSPD FKIK selalu menerima dan menyeleksi calon mahasiswa melalui jalur afirmasi agama serta afirmasi ekonomi.

Hal itu disampaikan Dekan FKIK UIN Alauddin Dr dr Syatirah Jalaluddin saat dihubingi via WhatsApp, Kamis (22/10/2020). Dalam keterangannya, saat ini FKIK UIN Alauddin telah menerima beberapa mahasiswa pada jalur dua jalur afirmasi tersebut, anatar lain pada tahun 2016, menerima satu orang jalur afirmasi agama dan dua orang afirmasi ekonomi, tahun 2017 satu orang afirmasi ekonomi, tahun 2018 satu orang afirmasi agama dan tahun 2020 menerima satu orang jalur afirmasi agama.

Syatirah mengungkapkan hal tersebut merupakan salah satu wujud tekad UIN Alauddin Makassar dalam mengusahakan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang produktif, beretika dan berakhlak mulia di bidang Kesehatan.

“Kita berharap akan lahir dokter yang Islami, berbudi luhur, bermartabat, bermutu, berkompeten, beretika, berdedikasi tinggi, profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, bertanggung jawab, bermoral, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta berjiwa sosial tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Syatirah, kehadiran PSPD FKIK UIN Alauddin diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia secara berkeadilan.

Sebagai bukti konkrit, sambungnya, maka setiap tahunnya PSPD FKIK UINAM menyediakan jalur afirmasi agama dan afirmasi ekonomi dengan menyediakan beasiswa.

“Beasiswa yang disiapkan berupa pembebasan biaya SPP dan uang kuliah tunggal (UKT) sampai peserta didik menjadi dokter. Jalur afirmasi agama diperuntukkan bagi para hafidz/hafidzah penghafal Al-Qur’an 30 Juz, sementara afirmasi ekonomi diperuntukkan bagi siswa/siswi yang tidak memiliki kemampuan secara ekonomi namun memiliki kemampuan secara akademik dan intelektual untuk menjadi dokter,” tandas Syatirah.

Diketahui, mahasiswa yang mendapat beasiswa melalui jalur afirmasi agama dan afirmasi ekonomi tersebut akan mendapat dibebaskan dari membayar SPP dan UKT, selama proses perkuliahan pada Program Studi Pendidikan Dokter selama tujuh semester, dan Program Profesi Dokter selama empat semester.

.

Gencarkan Penggunaan Masker,Polsek Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polsek Urban Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi penggunaan masker di wilayah Kec. Pitumpanua, Jumat (18/06/2021). Adapun operasi ini dilaksanakan ditempat yang dianggap ramai seperti...

UNM Kerja Sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Gelar PKM di Kabupaten Gowa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNM bekerja sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Kabupaten Gowa dibawah Kordinasi Dinas Pelindungan Perempuan...

Polres Bone Raih Penghargaan dari Kapolri

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kepolisian Resor Bone menyabet penghargaan penilaian kinerja anggaran tahun 2020 dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini diraih atas hasil...

Terungkap! Fakta Kasus Mayat Terbakar di Maros, Ternyata korban Pembunuhan dan Pelakunya 9 Orang

Maros, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Press Konference terkait pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar di Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo kec. Mallawa,...

Kecelakaan Tunggal Mobil Menabrak Pohon, Korban Dilarikan di RS Terdekat

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kecelakaan tunggal mobill avanza warna hitam menabrak pohon hingga terjatuh ke sisi kanan jalan dan akibat kejadian itu membuat warga berkerumun, sementara...

Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Kapolres Bone Prakarsai Renovasi Makam Raja

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Makam merupakan jejak kehadiran seseorang dimasa lampau, termasuk makam Raja yang layak dikenang atas jasa dan perjuangan mempertahankan eksitensi suatu wilayah kekuasaannya. Jelang...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.