10 Film Indonesia Terlaris Tahun 2025: Film Horor Masih Mendominasi

Berikut daftar lengkap 10 film Indonesia terlaris tahun 2025:

Genre horor masih menjadi tulang punggung industri film nasional pada 2025. Dari sepuluh film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak tahun ini, sekitar empat judul sepenuhnya mengusung kisah horor, di antaranya Pabrik Gula dan Jalan Pulang. Meski demikian, posisi puncak justru ditempati film animasi Jumbo, yang memadukan unsur drama, keluarga, komedi, dan petualangan.

Di luar horor, film bergenre romansa seperti Sore: Istri dari Masa Depan dan Komang, serta komedi Agak Laen: Menyala Pantiku dan Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung, turut memperkaya daftar film terlaris Indonesia sepanjang 2025.

Berikut daftar lengkap 10 film Indonesia terlaris tahun 2025:

ADVERTISEMENT

1. Jumbo

Jumbo menjadi film Indonesia paling laris pada 2025. Film animasi garapan Ryan Adriandhy ini sukses mengungguli judul-judul lain dengan raihan sekitar 10,2 juta penonton.

Cerita berfokus pada Don, anak yang kerap menjadi korban perundungan, hingga suatu hari bertemu Meri, arwah yang membutuhkan bantuannya untuk kembali bersatu dengan roh keluarganya.

2. Agak Laen: Menyala Pantiku

Sekuel ini mencatat pertumbuhan jumlah penonton yang impresif dari hari ke hari. Dalam 29 hari penayangan, film tersebut berhasil menarik lebih dari 9,2 juta penonton.
Capaian ini menjadi awal yang sangat menjanjikan sekaligus mematahkan anggapan bahwa film lanjutan kerap gagal menyamai kesuksesan pendahulunya.

ADVERTISEMENT

3. Pabrik Gula

Sebagai proyek ketiga MD Pictures dalam kerja sama adaptasi kisah SimpleMan, setelah KKN di Desa Penari dan Badarawuhi di Desa Penari, Pabrik Gula meraih 4.726.760 penonton dan menempati peringkat ketiga.

Film ini mengisahkan teror yang dialami sekelompok buruh musiman di pabrik gula tua akibat gangguan kerajaan makhluk halus yang murka karena wilayahnya terusik.

4. Petaka Gunung Gede

Film horor yang diangkat dari kisah nyata pendakian ini berhasil mengumpulkan 3.242.843 penonton.

ADVERTISEMENT

Ceritanya mengikuti dua sahabat, Maya dan Ita, yang diteror secara mistis setelah Ita mendaki Gunung Gede saat sedang menstruasi, sebuah pantangan menurut mitos setempat. Proses syuting dilakukan langsung di lokasi asli.

5. Sore: Istri dari Masa Depan

Film drama romantis ini menempati posisi kelima dengan total 3.119.896 penonton. Pencapaian tersebut menandakan mulai tumbuhnya minat penonton terhadap genre drama di tengah dominasi horor dan komedi.

Tokoh Sore (Sheila Dara Aisha) datang dari masa depan untuk menemui Jonathan (Dion Wiyoko) dengan tujuan mengubah gaya hidup sang suami demi masa depan pernikahan mereka.

6. Komang

Dengan 3.003.320 penonton, Komang berada di peringkat keenam. Film ini mencetak rekor baru sebagai adaptasi lagu terlaris di Indonesia.

Diadaptasi dari lagu populer karya Raim Laode yang telah diputar lebih dari 445 juta kali di Spotify sejak 2022, film ini berhasil menerjemahkan nuansa romantis lagu ke layar lebar.

7. Jalan Pulang

Film horor yang dibintangi Luna Maya ini mengumpulkan sekitar 2,8 juta penonton dan menempati posisi ketujuh.

Kisahnya berpusat pada Lastini, seorang ibu yang dilanda duka setelah anaknya menghilang secara misterius. Ia berjuang menyelamatkan putrinya dari gangguan gaib usai kematian sang suami.

8. Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung

Film ini kembali mengantarkan semesta Kang Mak masuk daftar film terlaris tahunan, meski jumlah penontonnya terpaut cukup jauh dari pendahulunya.

Dengan 2.507.452 penonton, film ini mengisahkan Solah yang pulang kampung usai perang, namun justru disangka makhluk halus, sementara perempuan yang dicintainya akan menikah dengan adik kandungnya.

9. Qodrat 2

Sekuel Qodrat berhasil melampaui pencapaian film pertamanya dengan raihan 2.214.441 penonton.
Cerita berlanjut pada perjalanan Qodrat mencari istrinya, Azizah, yang sempat mengalami gangguan mental setelah peristiwa kelam di masa lalu. Pencarian itu membawanya ke sebuah pabrik pemintalan yang diliputi rangkaian kematian misterius.

10. Pengepungan di Bukit Duri

Joko Anwar menutup daftar ini melalui film thriller Pengepungan di Bukit Duri, yang mengantongi 1.890.814 penonton.

Film ini mengikuti Edwin, seorang guru di SMA Duri yang berusaha menemukan keponakannya yang hilang, sembari menghadapi murid-murid bermasalah di sekolah tersebut.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU