15 Jenis Makanan Terburuk Bagi Tubuh Menurut Ahli Kesehatan

FAJAR Pendidikan

Jenis Makanan Terburuk Bagi Tubuh Menurut Ahli Kesehatan. Para ahli gizi dan pakar kesehatan pasti selalu mengingatkan bahwa “kita adalah apa yang kita makan”. Namun tidak ada yang benar-benar menerapkan itu, ingin sehat tapi memakan junkfood, tentu ini tidak akan mungkin.

Apalagi banyak camilan di rak bahan makanan yang mengandung kalori dan gula, sulit untuk menahan godaan lezat tersebut. Itulah mengapa para ahli dan pakar itu membuat daftar makanan terburuk bagi tubuh.

Jadi, jika ingin hidup sehat atau menurunkan beberapa kilogram berat badan, berikut adalah makanan terburuk yang harus dihindari tubuh seperti dilansir di laman Eat This Not That dan Republika.co.id, (21 Mei 2022).

1. Keripik kentang

Keripik garam dan cuka menghasilkan 500 miligram natrium dan sekitar seperempat sendok teh garam, yaitu sekitar sepertiga dari total miligram natrium, yang menurut The American Heart Association rata-rata harus dicapai oleh orang dewasa dalam sehari. Sebuah studi New England Journal of Medicine menemukan bahwa keripik kentang menambahkan lebih banyak kilogram ke tubuh konsumen dibandingkan minuman manis, daging olahan, daging merah, dan makanan lainnya.

2. Ayam goreng tepung

Ayam dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat untuk daging merah. Hal tersebut lantaran ayam lebih rendah lemak jenuh dibandingkan daging sapi dan merupakan sumber protein yang bagus. Namun, melapisi ayam dengan tepung dan digoreng dalam minyak panas akan mengubah protein bergizi menjadi salah satu makanan yang paling tidak sehat.

BACA JUGA :   Tahukah Kamu Mengapa Kucing Senang Rebahan di Sampingmu? Ternyata ini Alasannya

3. Donat

Adonannya “berbahaya”, terbuat dari tepung putih, gula, dan mentega nabati, lalu digoreng. Ini berarti donat juga mengandung lemak trans, jenis terburuk yang meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

4. Fondant

Apa yang ada di dalamnya? Gula (25 gram per takaran saji), air, gelatin, lemak nabati atau shortening, dan gliserol. Bahan terakhir yaitu propilen glikol telah dikaitkan dapat menyebabkan kesehatan ginjal memburuk.

5. Daging deli (daging olahan berbentuk lembaran)

Daging deli yang diawetkan mengandung pengawet yang disebut natrium nitrat yang dapat memicu peradangan kronis di arteri, yang menyebabkan aterosklerosis atau penyempitan arteri. Tetapi jika benar-benar ingin membuat sandwich, maka harus mengevaluasi daftar 30 daging deli kemasan terbaik.

6. Kentang goreng keju

Semua orang mengenali kentang goreng sebagai contoh makanan buruk, jadi tidak mengherankan jika kentang akan semakin buruk ketika disiram saus keju. Saus keju dapat mengandung 430 miligram natrium, atau 19 persen dari nilai natrium harian yang direkomendasikan.

BACA JUGA :   Tahukah Kamu Mengapa Kucing Senang Rebahan di Sampingmu? Ternyata ini Alasannya

7. Sup kalengan

Bahkan sup dengan banyak kacang dan sayuran bisa menjadi sangat asin. Misalnya, seseorang akan kesulitan menemukan sup kacang polong yang enak di bawah 500 miligram sodium per porsi. Tidak heran sup kalengan termasuk dalam “Enam Asin Terlarang” menurut American Heart Association.

8. Krimer kopi nonsusu

Krimer kopi yang bertahan lama biasanya dibuat dari minyak terhidrogenasi parsial, dalam istilah lain yakni lemak trans. Ingat, lemak trans meningkatkan risiko terkena penyakit jantung atau stroke dengan meningkatkan kolesterol LDL (jahat).

9. Margarin

Mengonsumsi satu batang margarin meningkatkan risiko penyakit jantung koroner karena mengandung lemak trans. Menurut sebuah studi, semakin padat margarin, semakin banyak lemak trans.

10. Hotdog

Menurut asosiasi perdagangan Dewan Hotdog dan Sosis Nasional di AS, hotdog dibuat dari potongan daging sapi yang lebih baik lalu membentuk daging giling, steak, dan lainnya, kemudian dicampur dengan nitrat untuk membantu protein daging terikat bersama. Hotdog tinggi lemak jenuh, natrium, dan banyak mengandung nitrat, pengawet yang terkait dengan kanker.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI