180 Peserta Ikuti Tes Sertifikasi Skema Retail di Unibos

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Sebagai salah satu bentuk untuk meningkatkan kapasitas profesi dalam dunia industri dan juga sebagai penunjang untuk meminimalisir pengangguran, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bekerjasama Career Development Center (CDC) Universitas Bosowa (Unibos) gelar pelatihan sekaligus tes sertifikasi skema retail, Minggu, 17 November 2019.

Kegiatan yang dihelat di Ruang CDC Gedung I Unibos ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu.

Pada tahun ini, sertifikasi profesi yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti 180 peserta dari berbagai profesi seperti, karyawan swasta, mahasiswa, tenaga profesi lainnya termasuk para pelaku usaha.

Ketua Skill Development Center Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Affandy Agusman Aris yang turut menyaksikan prosesi tes sertifikasi profesi ini menuturkan beberapa maksud kegiatan ini dilakukan.

“Jadi kegiatan ini memang kegiatan tahunan yang kita kerjasamai dengan beberapa lembaga pengembangan karir di perguruan tinggi. Tetapi untuk Unibos, ini sudah yang kedua kalinya,” jelas Affandy.

Lebih lanjut ia mengatakan, sertifikasi profesi memang merupakan sertifikasi yang diakui di seluruh Negara ASEAN dan Pasifik.

Baca Juga :   Mahasiswa PGSD UNM Kunjungan Wisata Kebudayaan di Polewali Mandar

“Tentunya ini akan memudahkan para pelaku usaha untuk dapat mengembangkan usahanya dengan memiliki sertifikat ini. Selain itu para tenaga pekerja juga tentunya akan tersertifikasi dengan profesinya sehingga dapat memudahkan untuk masuk diindustri yang sesuai kemampuannya,” ungkapnya.

“Selain itu, BNSP juga menggelar kegiatan ini tentunya untuk mendukung pengurangan pengangguran khususnya di Sulsel ini. Apa lagi di Sulsel tingkat pengangguran masih 12%. Semoga setelah sertifikasi ini kita bisa membantu Sulsel untuk menurunkan angka pengangguran ke satu digit. Selanjutnya kegiatan ini kami akan tetap laksanakan tahun depan 2020 dengan target 3.000 orang tersertifikasi,” tambahnya.

Hal tersebut disambut baik oleh Ketua CDC Unibos, Dr. Lukman Setiawan. Menurutnya, ini tidak hanya membantu para pekerja dan pelaku usaha untuk tersertifikasi tetapi juga menduku program CDC Unibos dalam meningkatkan output alumni.

“Di Unibos kita harapkan alumni itu memiliki masa tunggu kerja selama 0-6 bulan. Yang kita harapkan para alumni dengan adanya kegiatan ini bisa terbantu untuk mendapatkan kerja tidak hanya sampai enam bulan, bahkan sebelum wisudapun kita harapkan sudah bisa bekerja,” harapnya.

“Disini kami sangat terbantu untuk program peningkatan skill alumni dan kedepan memang kami usahakan alumni Unibos harus menjemput bola agar dapat menunjukan output yang luar biasa berkembang,” tutupnya. (FP/Rls)

Baca Juga :   Unibos Kembali Dipercayakan Buka Dua Prodi Baru