Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id-Hari ini (1/4/2019) seluruh siswa di seluruh Indonesia  menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Meskipun dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas, namun direspons baik oleh pihak Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Wajo dan sebagai tempat pelaksanaan kelompok 2 di Kabupaten Wajo yang ikuti 3 sekolah.

Kepala SMAN 6 Wajo Drs Amir M.Si saat ditemui langsung oleh  Fajar Pendidikan di ruang kerjanya pada hari senin (1/4) menjelaskan bahwa pihak SMA Negeri 6 siap menghadapi proses UNBK.

“Tahun ini ada siswa SMAN 6 WAJO 238 ditambah siswa 41 SMA Tahfiz jumlah Siswa 279 kami mengikuti UNBK, dan kami siap untuk melaksanakan itu”, ungkap Amir.

Namun, ia juga berharap agar kedepan pemerintah memperhatikan kebutuhan sekolah berupa kesediaan komputer.

“Tahun lalu kami melakukan pinjam laptop dari orang tua siswa untuk UNBK, tapi alhamdulillah tahun ini kami punya tiga Laboratorium dengan ketersediaan 36 unit komputer dan selebihnya kami pinjam dari orang tua siswa juga guru,”  jelasnya.

Baca Juga :   Sudut Baca Kelas Penguat Literasi di Sekolah

Selama ini, dalam mempersiapkan UNBK sekolah menyediakan komputer dan laptop dari hasil Dana Bos dan juga bantuan dari orang tua murid. Sehingga pihak SMA 6 Wajo berharap agar ada perhatian langsung dari pihak pemerintah.

“Kami harap ada perhatian dari pemerintah agar kekurangan seperti komputer dan kebutuhan lainya bisa terpenuhi,” harap Amir.

Sementara itu, di tempat yang terpisah, Wakasek kurikukum SMA 6 Wajo Drs Muh Tang Mpd,
menjelaskan bahwa mereka siswa sudah siap untuk mengikuti UNBK karena sudah melakukan persiapan selama dua bulan.

Siswa sebagai peserta ujian sudah siap untuk melaksanakan UNBK yang akan dilaksanakan hari ini pada tanggal satu April, kami sudah melakukan persiapan selama dua bulan,” ungkapnya.

Dia berharap agar proses UNBK kali ini, mereka bisa melaksanakan dengan baik dan benar dan juga mengharapkan bantuan dari pemerintah terkait beberapa kendala seperti kesediaan komputer di sekolahnya.

Baca Juga :   Kades Harapan Sayangkan Aksi Penyegelan Kantor Desa

Laporan : Lutfi Baso.