ADV A1

5 Tips dan Simulasi Investasi Gaji UMR, Cocok Bagi Para Pekerja!

FAJAR Pendidikan

Berinvestasi itu bisa dilakukan dan tidak tergantung dari jumlah gaji yang didapatkan. Cara menabung saham gaji UMR tentu mudah jika dijalankan dengan niat dan perhitungan yang benar.

Jika gaji Anda kurang atau di bawah UMR, tentu bisa menggunakan tips naik gaji yang cocok untuk para karyawan.

Sebesar apapun penghasilan seseorang, jika tidak dikelola dengan baik, tidak dapat memberikan hasil yang maksimal untuk masa depan. Biasanya periode gajian diikuti oleh diskon, promo di berbagai platform yang membuat Anda menjadi boros dan tidak memikirkan untuk menyisihkan uang untuk menabung.

Namun terkadang investasi seringkali dianggap menjadi hal sepele karena dianggap terlalu mahal dan tidak cocok bagi pekerja dengan gaji UMR.

Sejatinya, berinvestasi sejak dini merupakan pilihan yang tepat. Investasi saat ini bisa dilakukan dengan Rp100.000. Pada 20 tahun yang lalu, saat ingin membeli saham itu minimal 1 lot berjumlah 500 saham, sementara saat ini 1 lot hanya 100 lembar saham.

BACA JUGA :   5 Cara Mengatasi WhatsApp Web yang Tidak Bisa Dibuka di PC atau Leptop

Demikian juga dengan investasi reksa dana, dimana pada 20 tahun lalu butuh modal minimal Rp500.000, tetapi sekarang hanya membutuhkan Rp10.000 saja sudah bisa memiliki reksa dana. Untuk pekerja dengan gaji UMR, pilihlah instrument investasi yang paling mendasar dan sesuai dengan budget Anda.

Dilansir beberapa sumber, adapun tips dan simulasi investasi gaji UMR yang cocok bagi para pekerja yakni:

1. Pilih Tujuan Dalam Berinvestasi

Sebelum memulai berinvestasi, Anda harus menentukan tujuan finansial agar tetap konsisten dan terarah. Sisihkan beberapa persen dari penghasilan Anda setiap bulannya untuk berinvestasi jangka panjang yang bertujuan untuk membeli rumah, pendidikan anak, hingga dana pensiun.

2. Atur Gaji Dengan Baik

Jika seseorang memiliki gaji UMR Rp4,4 juta dan akan berinvestasi sebesar 10% dari gajinya, maka pekerja tersebut akan mengeluarkan uangnya sebesar Rp440.000 dari gajinya untuk digunakan berinvestasi. Pekerja tersebut bisa memilih jenis investasi yang diinginkan, mulai dari saham hingga reksa dana.

BACA JUGA :   Cara Memasukan Kode Promo Grab Terbaru: GrabFood, GrabBike, dan GrabExpress

3. Gunakan Sekuritas Yang Biaya Transaksinya Kecil

Biaya transaksi merupakan biaya pembelian dan penjualan saham yang nantinya akan menjadi profit dari perusahaan sekuritas terkait. Sekedar diketahui, biaya sekuritas ini biasanya ditetapkan menjadi 0,19% untuk pembelian dan 0,29% untuk penjualannya.

4. Kulik dan cari penghasilan tambahan

Jika gaji UMR menurut Anda kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berinvestasi, maka atur kembali secara rinci pemasukan dan pengeluaran Anda.

Ada baiknya mencari pekerjaan atau penghasilan tambahan agar merasa lebih leluasa. Seperti membuka jasa terjemahan, jasa les, menjadi freelance, hingga berjualan online.

5. Buat perencanaan

Hitung dengan baik berapa gaji Anda di luar dari upah lembur. Kemudian, alokasikan dana tersebut sesuai dengan persentase yang sudah ditentukan untuk kebutuhan dan berinvestasi.

Bagikan:

Maaf komentar belum bisa digunakan

BERITA DAERAH

BACA JUGA

- ADV D1 -
- ADV D2 -

TERKINI