7 Cara Mudah Dapat Rp.600 Program BLT BBM untuk Masyarakat

FAJAR Pendidikan

Masyarakat tak perlu kaget harga Pertalite naik karena dapat bantuan atau BLT BBM. Mau dapat Rp600 ribu BLT BBM ambil dari HP tersedia Rp12,4 triliun untuk puluhan juta orang di Indonesia.

Masing-masing penerima BLT BBM akan dapat uang tunai Rp300 ribu yang diberikan dua kali.

Jadinya, total uang yang diterima penerima bantuan atau BLT BBM adalah Rp600 ribu.

“Kita berikan dalam dua tahap. Jadi, per tahapnya Rp 300 ribu. Kita berikan per September ini dan nanti pada awal Desember kita berikan (tahap) yang kedua,” papar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Penyaluran BLT BBM melalui tiga cara:

1. Masyarakat mengambil ke Kantor Pos

2. Lewat lembaga setempat seperti RT/RW, kelurahan, dan kecamatan

3. Langsung ke rumah bagi penerima yang kondisinya tidak memungkinkan untuk datang ke Kantor Pos.

Bagi yang ingin memastikan apakah Anda sudah terdaftar sebagai penerima BLT BBM bisa melakukan pengecekan dengan cara berikut ini:

Mengunjungi link link cek penerima BLT BBM Rp600 ribu di https://cekbansos.kemensos.go.id/

Mengisi data yang diminta, yaitu nama lengkap sesuai KTP dan informasi wilayah domisili sebagai penerima manfaat

Memasukkan kode Captcha yang terdiri dari 8 digit huruf, sertakan juga spasi sebagaimana terlihat dalam gambar.

Kemudian, klik “Cari Data” Selanjutnya, jika nama Anda muncul, maka Anda sudah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos dan berhak mendapatkan BLT BBM Rp 600.000.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan bahwa masyarakat dapat mengajukan diri sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Program Usul Sanggah.

BACA JUGA :   Pemerintah Dorong Pembangunan Budaya Digital

“Jadi warga bisa mengusulkan dirinya sendiri ke dalam program usul sanggah,” ujarnya dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta (3/9/2022).

Dilansir dari laman Kemensos, program usul sanggah adalah fitur di dalam Aplikasi Cek Bansos yang tujuannya sebagai solusi permasalahan data orang yang berhak mendapatkan bantuan tapi tidak mendapatkan (exclusion error), atau sebaliknya.

Selain melalui Program Usul Sanggah di Aplikasi Cek Bansos, masyarakat juga bisa menghubungi command center Kementerian Sosial di nomor telepon 021-171.

Perlu diketahui, BLT BBM akan dibagikan berdasarkan data dari Kemensos sehingga masyarakat tidak perlu mendaftar untuk mendapatkan bansos BBM.

Namun, jika terdapat masyarakat yang merasa layak mendapatkan BLT BBM maka bisa mengajukan diri melalui Program Usul Sanggah di Aplikasi Cek Bansos.

Cara ajukan BLT BBM lewat usul sanggah

Program usul sanggah bisa dilihat di dalam Aplikasi Cek Bansos.

Melalui fitur ini, pemilik akun dapat mendaftarkan diri, keluarga, warga atau fakir miskin lain secara langsung pada tombol tambah usulan.

Apabila pemilik akun mengusulkan keluarga sendiri, status tertulis 1 KK.

Dilansir dari KompasTV (4/9/2022), berikut cara menggunakan fitur Usul Sanggah di Aplikasi Cek Bansos:

1. Fitur usul

Mengunduh Aplikasi Cek Bansos melalui Play Store untuk Android dan IOS untuk pengguna iPhone

Kemudian, klik tombol menu “Daftar Usulan” pada halaman menu

Klik tombol “Tambah Usulan”

Mengisi formulir sesuai dengan data kependudukan Calon Penerima Manfaat Memilih jenis bantuan sosial (BPNT/PKH)

Selanjutnya, mengunggah 2 foto, yaitu KTP dan rumah tampak depan.

2. Fitur sanggah

Kebalikan dari fitur usul yang memungkinkan masyarakat mendaftarkan diri sebagai penerima BLT BBM, fitur sanggah digunakan untuk menilai apakah seseorang di sekitar daerah Anda layak mendapat BLT atau tidak.

BACA JUGA :   Profil dan Biodata Nadiem Makarim, Pendiri Gojek dan Mentri

Berikut caranya: Membuka Aplikasi Cek Bansos

Klik menu “Tanggapan Kelayakan”

Halaman akan menampilkan data penerima BLT di sekitar tempat tinggal Anda

Kemudian, berikan tanggapan dengan memilih ikon jempol menghadap ke bawah.

Ikon ini untuk menilai penerima tersebut tidak layak mendapatkan BLT BBM.

Sementara ikon jempol menghadap ke atas untuk menilai seseorang itu sudah layak Lalu, isi alasan mengapa orang tersebut tidak layak menerima BLT

Terakhir, klik “Kirimkan Tanggapan”.

Setelah mengajukan diri lewat Program Usul Sanggah ini, Kemensos akan memverifikasi data tersebut.

“Jadi masyarakat bisa mengusulkan sendiri. Nanti kita memang harus kita verifikasi, karena kalau tidak kita verifikasi nanti tidak sesuai juga,” ucap Risma.

Jika sudah terverifikasi oleh Kemensos, maka pendaftar berhak mendapatkan BLT BBM sebesar Rp 600.000 yang akan diberikan melalui dua tahap pembagian masing-masing Rp 300.000.

Data terkoneksi DTKS

Sebelumnya, Risma memastikan bahwa pihaknya terus memperbaharui data penerima BLT BBM melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara rutin setiap bulan.

Dengan begitu, harapannya BLT BBM dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.

“Jadi di UU itu sebetulnya satu tahun dua kali, tapi karena kondisi perubahan di daerah itu cukup pesat maka kemudian kita melakukan perubahan (DTKS) setiap bulan. Jadi setiap bulan, saya membuat SK baru,” tuturnya, dikutip dari laman setkab (3/9/2022).

Menurutnya, pembaharuan DTKS dilakukan berdasarkan masukan dari pemerintah daerah.

Bagikan:

REKOMENDASI UNTUK ANDA