Kadal umumnya dikenal sebagai reptil bersisik yang memiliki empat kaki. Namun, ternyata ada beberapa spesies kadal yang sama sekali tidak memiliki kaki sehingga penampilannya sangat mirip dengan ular.
Meski terlihat serupa, kadal tanpa kaki sebenarnya berbeda dari ular. Kadal masih memiliki kelopak mata yang bisa digerakkan dan lubang telinga yang tampak dari luar, sedangkan ular tidak memilikinya.
Bentuk tubuh memanjang tanpa kaki membuat banyak orang sulit membedakan keduanya. Berikut beberapa jenis kadal tanpa kaki yang menarik untuk diketahui.
1. Slender Glass Lizard
Slender Glass Lizard (Ophisaurus attenuatus) merupakan salah satu spesies kadal kaca yang berasal dari Amerika Serikat. Reptil ini dapat tumbuh hingga sekitar 91 sentimeter.
Ciri khas utamanya adalah enam garis pada tubuh, termasuk satu garis panjang di bagian punggung. Seiring bertambahnya usia, beberapa garis tersebut bisa tampak memudar.
Habitat Slender Glass Lizard meliputi padang rumput, lahan terbuka, dan hutan dengan vegetasi jarang. Penyebarannya mencakup wilayah Wisconsin selatan hingga Texas timur dan Louisiana barat.
2. Slow Worm
Slow worm atau Anguis fragilis menjadi salah satu kadal tanpa kaki paling umum di Eropa. Spesies ini dapat ditemukan di berbagai wilayah beriklim sedang hingga kawasan Turki bagian timur.
Kadal ini memiliki sifat semi-fossorial, yaitu suka menggali tanah dan bersembunyi di bawah benda tertutup. Panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar 50 sentimeter.
Salah satu kemampuan unik slow worm adalah melepaskan ekornya untuk mengelabui predator. Menariknya, spesies ini termasuk hewan yang dilindungi di Inggris karena populasinya terancam oleh serangan kucing liar maupun kucing rumahan.
Slow worm juga dikenal memiliki umur panjang. Di alam liar, mereka bisa hidup sekitar 30 tahun, sementara di penangkaran usianya dapat melebihi 50 tahun.
3. Striped Legless Lizard
Striped Legless Lizard (Delma impar) berasal dari wilayah tenggara Australia. Meski tidak memiliki kaki, reptil ini memiliki kemampuan unik untuk melompat hingga sekitar 30 sentimeter ke udara saat menghindari predator.
Kadal ini aktif pada siang hari dan biasanya mencari makan di area rerumputan. Mereka berlindung di celah tanah atau di bawah batu saat merasa terancam.
Seperti beberapa kadal lainnya, Striped Legless Lizard juga mampu melepaskan ekornya yang masih bergerak untuk mengalihkan perhatian pemangsa.
4. Mimic Glass Lizard
Mimic Glass Lizard (Ophisaurus mimikus) merupakan kadal tanpa kaki yang hidup di Amerika Serikat, terutama di wilayah Florida, Georgia, Mississippi, North Carolina, dan South Carolina.
Spesies ini memiliki warna tubuh kecokelatan dengan pola bintik yang khas. Habitat favoritnya adalah hutan pinus berdaun panjang yang sering mengalami kebakaran alami.
Mimic Glass Lizard lebih menyukai lingkungan terbuka dengan vegetasi tertentu yang mendukung aktivitas berburu dan persembunyian.
5. California Legless Lizard
California Legless Lizard (Aniella pulchra) merupakan spesies endemik California dan sebagian wilayah Meksiko.
Kadal ini memiliki tubuh kecil dengan panjang sekitar 18 sentimeter dan tambahan ekor sekitar 15 sentimeter. Habitat utamanya berupa tanah gembur dan bukit pasir pantai.
Sayangnya, spesies ini tergolong langka dan rentan terancam akibat kerusakan habitat. Mereka juga sangat sensitif terhadap kekeringan karena membutuhkan kelembapan untuk membantu proses pergantian kulit.
Jika gagal melepaskan kulit lama, California Legless Lizard bisa mengalami gangguan penglihatan hingga kesulitan makan.
6. Bakersfield Legless Lizard
Bakersfield Legless Lizard (Anniella grinnelli) merupakan kadal tanpa kaki lain yang berasal dari California.
Spesies ini dapat tumbuh hingga sekitar 17,8 sentimeter dan biasanya hidup di tanah lembap dengan struktur gembur.
Ciri khasnya terlihat dari warna tubuh abu-abu zaitun di bagian punggung, sisi tubuh oranye terang, dan bagian bawah tubuh berwarna merah keabu-abuan yang kadang tampak keunguan.
Karena bentuk tubuhnya yang licin dan memanjang, banyak orang sering salah mengira kadal ini sebagai ular kecil.
7. Sheltopusik
Sheltopusik (Pseudopus apodus) merupakan salah satu kadal kaca terbesar di dunia. Penyebarannya mencakup wilayah Eropa Selatan hingga Asia Barat.
Meski disebut kadal tanpa kaki, sebenarnya spesies ini masih memiliki sisa tungkai belakang berukuran sangat kecil, sekitar 2 milimeter.
Sheltopusik dapat tumbuh hingga panjang sekitar 135 sentimeter. Saat merasa terancam, mereka sering mendesis dan menggunakan rahang kuatnya untuk bertahan.
Sama seperti beberapa kadal lain, sheltopusik juga mampu melepaskan ekornya untuk menghindari predator. Menariknya, ekor tersebut dapat tumbuh kembali secara perlahan hingga mendekati ukuran aslinya.
***
Kadal tanpa kaki menjadi contoh unik bagaimana reptil dapat berevolusi dengan bentuk tubuh yang menyerupai ular. Meski tampak mirip, mereka tetap memiliki ciri khas yang membedakannya dari ular asli.
Mulai dari kemampuan melompat hingga melepaskan ekor sebagai pertahanan diri, setiap spesies kadal tanpa kaki memiliki adaptasi unik untuk bertahan hidup di habitatnya masing-masing.
