Ada 3 Jenis Ganjaran Orang yang Hadiri Salat Jumat

Di dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir, ada sebuah hadist yang menerangkan tentang 3 jenis orang yang menghadiri salat Jumat. Yaitu :

1. Orang yang menghadirinya dengan sia-sia. Dan baginya hanyalah kesia-siaan itu.

Jenis tersebut orang yang datang ke masjid untuk salat Jumat tanpa kesungguhan. Dia datang terlambat.

- Iklan -

Tidak mendengarkan khutbah. Bahkan berborak borak atau tidur ketika khutbah disampaikan.

Orang jenis tersebut, hanya menghadiri salat Jumat karena adat saja tanpa bersungguh-sungguh menghayatinya.

2. Orang yang menghadirinya dengan berdoa. Dan menggantungkan harapannya kepqsa Allah akan pengabulan doanya.

- Iklan -
Baca Juga:  Instrospeksi Diri Terhadap Perjalanan Ibadah Ramadan (3)

Jenis ini, orang yang sudah memenuhi segala aapek persyaratan salat Jumat, dari mendengar khutbah hingga berdoa.

Tetapi masih melupakan hal-hal psnting di dalam melaksanakan salat Jumat. Seperti menyempurnakan wudhu. Orang jenis ini mendapat ganjaran, tetapi belum memaksimalkan Jumat.

3. Orang yang menghadiri salat Jumat, mendengarkan khutbah, dan diam serta tidak melangkahi bahu orang lain dan tidak menyakiti siapa pun.

- Iklan -
Baca Juga:  Selamat Berpisah Ramadan, Semoga Berjunpa di Ramadan Berikutnya (3)

Maka Allah SWT akan memberokan ampunan dosa baginya, hingga Jumat berikutnya ditambah tiga hari (10 hari ke depan).

Jenis ini, merupakan orang yang bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah salat Jumat dengan membersihkab diri. Berusaha datang seawal mungkin untuk mendapatkan saf paling depan. Berzikir sebelum salat dimulai. Mendengar dan mwnghayati khutbah dengan penuh khuayu. Orang jenis ini mendapatkan ganjaran salat Jumat secara maksimal.

Tafsir Ibnu Katsir, 2/181 Terbitan Darul Kutub al Ilmiyah/ana.

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU