Antarktika, Gurun Terbesar yang Tertutup Es

Jadi, meskipun tidak berpasir dan tidak panas, Antarktika tetap disebut gurun karena sangat kering dan hampir tidak ada kehidupan tanaman di sana. Menarik sekali, ya? Dunia ini ternyata menyimpan banyak fakta unik yang sering membuat kita tercengan.

Teman-teman, kalau mendengar kata “gurun”, apa yang terbayang di kepala kalian? Pasti hamparan pasir yang luas, panas, dan kering, bukan? Tapi ternyata, ada satu gurun terbesar di dunia yang justru tertutup salju dan es. Gurun itu adalah Benua Antarktika, tempat yang juga kita kenal sebagai Kutub Selatan.

Luas Antarktika mencapai sekitar 14,2 juta kilometer persegi. Angka itu lebih besar dibandingkan Gurun Sahara di Afrika yang luasnya sekitar 9,4 juta kilometer persegi. Wah, luar biasa luasnya, ya! Tapi kalau penuh dengan es dan salju, mengapa Antarktika bisa disebut sebagai gurun?

Baca Juga:  Baba Yaga, Penyihir Misterius dari Legenda Slavia yang Menyeramkan sekaligus Membantu

Untuk memahami hal itu, kita perlu tahu dulu apa arti kata “gurun”. Menurut para ilmuwan, gurun adalah sebuah wilayah yang sangat kering dan menerima curah hujan kurang dari 25 sentimeter dalam setahun. Jadi, gurun tidak selalu harus berupa pasir. Selama wilayah tersebut sangat jarang turun hujan atau salju, maka bisa disebut sebagai gurun.

ADVERTISEMENT

Nah, Antarktika termasuk wilayah yang sangat jarang mengalami hujan. Salju memang ada di sana, tetapi jumlahnya sangat sedikit setiap tahunnya. Meskipun permukaannya tertutup lapisan es yang tebal, sebenarnya Antarktika memiliki kondisi yang sangat kering. Karena itulah, benua es ini masuk dalam kategori gurun.

Baca Juga:  5 Ikan Air Tawar Berbisa yang Berbahaya bagi Manusia, dari Lele hingga Pari Sengat

Akibat kurangnya air dan suhu yang sangat dingin, hampir tidak ada tumbuhan yang bisa hidup di Antarktika. Hewan-hewan di sana pun kebanyakan merupakan pemakan daging, seperti penguin, anjing laut, paus, dan burung albatros. Mereka hidup dengan cara bertahan di lingkungan yang ekstrem dan dingin.

Antarktika juga dikenal sebagai “gurun dingin” atau “gurun kutub”. Berbeda dengan gurun pasir yang panas, gurun kutub justru bersuhu sangat rendah. Air di sana sebagian besar membeku menjadi es dan tidak mencair, sehingga tidak dapat digunakan oleh tumbuhan.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU