Kamis, Juni 24, 2021

Begini Paparan Sekda Barru Untuk Mencegah KDRT

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Sekretaris Daerah (Sekda) Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si dihadapan para ketua Tim Penġgerak PKK se Kabupaten Barru memaparkan beberapa Tips untuk mencegah terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada acara Sosialisasi Pencatatan dan Pelaporan, di aula Dinas PMD, PPPA dan PPKB Barru, Kamis (19/11/2020).

Menurut Sekda yang turut didampingi Kadis PMD, PPPA dan PPKB Barru, Jamaluddin, S. Sos. MH, potensi terjadinya KDRT tidak hanya pada Rumah Tangga miskin atau tidak terpelajar.

Namun lanjut mantan Kadis Pendidikan Barru itu, potensi KDRT juga dapat terjadi pada keluarga dari kalangan orang mampu atau kaya, beragama, terpelajar, bermukim di desa atau dikota.

Baca Juga: Sekda Barru Ingatkan Netralitas ASN Pada Pilkada

“Potensi terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga dapat saja terjadi pada seluruh strata kehidupan masyarakat,” jelas dia.

Dijelaskan, beberapa bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang biasa terjadi seperti, kekejaman fisik, kekejaman dan eksploitasi seksual, pengabaian, kekejaman ekonomik dan finansial.

Selain itu, dijelaskan pula secara gamblang faktor-faktor yang dapat menimbulkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga seperti, Faktor Mental, Faktor Pendidikan dan Faktor Sosial Ekonomi.

“KDRT setidaknya dapat merusak ketenangan, ketenteraman serta kebahagiaan Rumah Tangga dari semua anggota keluarga, baik yang langsung menjadi sasaran kekerasan maupun yang menyiksanya.

Akibatnya, rumah tangga yang mestinya menjadi surga berubah menjadi neraka bagi penghuninya,” urai alumnus Doktor IPB Bogor itu.

Abustan yang pernah menjabat Camat Barru lalu menyampaikan beberapa Tips yang dapat mencegah atau mengatasi terjadinya KDRT seperti, memelihara suasana harmonis dalam Rumah Tangga dengan saling memahami, saling menghargai dan saling mencintai.

Lakukan selalu komunikasi yang sehat dan hargai hak dan kewajiban masing-masing.

Jangan terlalu sayang pada diri sendiri, lakukan relaksasi dua kali sehari.

Baca Juga: Panen Berhasil, Sekda Barru Minta Petani Terus Berbuat
Selain itu, gunakan tehnik pengubahan tingkah laku secara tepat.

Setiap masalah segera diselesaikan dan jangan ditumpuk. Dan jika perlu gunakan jasa konsoler atau psikologi.

“Intinya, selain komunikasi, sikap saling memahami, saling menghargai dan mencintai adalah upaya menghindari KDRT sehingga tercipta Rumah Tanggaku adalah Surgaku,” pungkasnya.

Reporter : Borahima

.

Polres Bone Raih Penghargaan dari Kapolri

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kepolisian Resor Bone menyabet penghargaan penilaian kinerja anggaran tahun 2020 dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini diraih atas hasil...

UNM Kerja Sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Gelar PKM di Kabupaten Gowa

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNM bekerja sama dengan Forum Anak Hasanuddin Tamalajjua Kabupaten Gowa dibawah Kordinasi Dinas Pelindungan Perempuan...

Gencarkan Penggunaan Masker,Polsek Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Polsek Urban Pitumpanua Laksanakan Operasi Yustisi penggunaan masker di wilayah Kec. Pitumpanua, Jumat (18/06/2021). Adapun operasi ini dilaksanakan ditempat yang dianggap ramai seperti...

Yuk! Cek Desa di Soppeng yang Salurkan Dana Desa Tahap II

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Sebanyak 4 desa dari total 49 desa di Soppeng kembali tersalurkan Dana Desa Tahap II Tahun 2021. Berdasarkan data Online Monitoring Sistem...

Kecelakaan Tunggal Mobil Menabrak Pohon, Korban Dilarikan di RS Terdekat

Gowa, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kecelakaan tunggal mobill avanza warna hitam menabrak pohon hingga terjatuh ke sisi kanan jalan dan akibat kejadian itu membuat warga berkerumun, sementara...

Polsek Tempe Bersama Disperindakop dan UMK Kab. Wajo Melakukan Pemantauan Di Pasar Mini Tokampu

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Polsek Tempe bersama Disperindakop dan UMK Kab.Wajo melakukan pemantauan dan Koordinasi di Pasar Mini tokampu, Kel. Siengkang Kec. Tempe Kab.Wajo,...

.

.

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

.

UINAM Gelar PKTI Sesuai Keilmuan Jurnalistik

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Alauddin Makassar (UINAM) gelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) bertajuk “Menulis Kritis dan Ilmiah” dalam keilmuan jurnalistik yang dilaksanakan di Gedung...

UNM Lakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kampus V Parepare

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penandatanganan kontrak pembangunan Gedung Kampus V Parepare dengan PT Bumi Permata Kendari. PT Bumi Permata Kendari merupakan perusahaan...

Tim Pulau DPK Sulsel Lakukan Pembinaan Perpustakaan di Barrang Lompo

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Persoalan perpustakaan yang berkaitan dengan koleksi, serta sarana dan prasarana, merupakan beberapa masalah yang ditemukan Tim PULAu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK)...

Cegah Devisit Guru Besar, UIN Alauddin Gelar FGD Akselerasi Guru Besar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - UIN Alauddin Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Guru Besar, Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk luring dan daring. Untuk luring, dilaksanakan di Ruang...

Prodi HI UINAM Gelar Webinar Gaet Kemenkopolhukam, Ciptakan SDM Unggul

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Program Studi Hubungan Internasional (HI) UIN Alauddin Makassar (UINAM)bersama Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Kemenkopolhukam) menggelar Webinar dan Kuliah Tamu, berlangsung...

.