Tuesday, July 7, 2020

Bunda Paud Barru Resmi Dikukuhkan

Bunda PAUD kabupaten Barru resmi dikukuhkan. (FOTO:Ist.)

 

Barru,FAJARPENDIDIKAN.co.id – Dinas Pendidikan (DISDIK ) Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kabupaten Barru menggelar acara pengukuhan terhadap Bunda PAUD yang baru di tingkat Kecamatan.

Pada proses pengukuhan ini, Bunda PAUD yang baru dikukuhkan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Barru drg Hj. Hasnah Syam Mars, di Kecamatan Barru dan Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Kamis (26/7/2018).

Pada kesempatan itu, tampak Bunda PAUD drg. Hj. Hasnah Syam Mars didampingi Kepala Bagian Kehumasan Pemkab Barru Yossie Pebrisia S,Ip M,Si Bersama para pengurus PAUD Kabupaten Barru.

Dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) PAUD Disdik Barru H. Arkil Hafid S,Pd, M,Ag, bersama Staf Camat Barru H.Syafruddin SE M,Si, Dan ramil Barru Kapten Inf.Billahi, Para Kepala Desa dan Lurah, serta para tenaga pengajar PAUD se-Kecamatan Barru.

Dalam mengawali sambutannya Bunda PAUD Kab. Barru Drg Hj Hasnah Syam Suardi Mars, mengucapkan selamat dan sukses bagi Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Bunda PAUD Kelurahan yang baru saja dilantik.

” Mudah-mudahan amanah ini bisa kita emban dengan penuh rasa tanggung jawab dan bersungguh sungguh, “ucap Ketua TP.PKK dan Kadis Kabupaten Barru tersebut.

Lanjutnya, Bunda PAUD Kabupaten Barru juga menyampaikan bahwa, Pembinaan PAUD ini ditujukan pada anak-anak kita. Sejak lahir sampai 6 tahun, akan mulai memperoleh rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan jasmani dan rohani mereka.

“Agar anak-anak kita kelak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan yang lebih lanjut,” jelas mantan Direktur utama RSUD Kabupaten Pinrang itu.

Pendamping Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M,Si menambahkan bahwa, pendidikan anak usia dini bukan semata mata tanggung jawab pemerintah dan lembaga PAUD saja.

Akan tetapi masyarakat dan orang tua juga harus ikut bersama-sama berperan aktif menyukseskan pendidikan anak usia dini.

“Alhamdulillah untuk Kabupaten Barru, gerakan PAUD, satu desa satu PAUD sudah tuntas kita kukuhkan dan Insya Allah kita akan menuju satu dusun satu PAUD,” tutupnya.

Reporter: Abd Latif Ahmad

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Tiga Peserta UTBK Berkebutuhan Khusus Ikut Ujian di UNM Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tiga peserta Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dengan berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)...

Pendaftaran UMPTKIN 2020 Ditutup, UIN Alauddin Peringkat Pertama Kampus Paling Diminati

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 telah resmi ditutup pada Minggu (5/7/2020). Dari...

Pustakawan dan Organisasinya

REFLEKSI HUT IPI KE 47 | 7 JULI 1973 -  7 JULI 2020Oleh: Tulus Wulan Juni (Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan Kota Makassar)

Dosen Unhas Segera Lakukan Rapid Test, Berikut Jadwalnya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Upaya melakukan pemutusan rantai penularan Covid-19, sebanyak 1.652 dosen Universitas Hasanuddin dari seluruh fakultas dan program studi akan segera...

Dear Mahasiswa, Ini Syarat Penerima Bantuan Keringanan Biaya Kuliah di Masa Pandemi

FAJARPENDIDIKAN.co.id-Pemerintah mengeluarkan aturan keringanan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun...

REKOMENDASI