Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Bupati Barru Ir H Suardi Saleh menghadiri pembekalan dan pengarahan khusus kepada 80 peserta pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipi (CPNS) Pemkab Barru, angkatan I dan II tahun 2018, yang di gelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Sulawesi Selatan di aula pertemuan Kampus I UIN Alauddin Makassar, pada hari Kamis 23 Januari 2020.

Pada pembekalannya itu, Bupati Suardi Saleh menerangkan tentang fungsi, tugas dan tupoksi aparatur. “Kita tidak bisa pungkiri sampai saat ini, masih ada beberapa ASN kita yang belum memahami tugas dan fungsinya, meskipun sebenarnya mereka telah lama diangkat menjadi ASN. Nah, kita berharap para ASN baru ini, mampu bekerja dan memahami tugas masing-masing,” terang Suardi Saleh.

Selama lebih satu jam, Suardi Saleh mengurai, pemahaman dalam tupoksi memang dibutuhkan bagi setiap aparat pemerintahan. Sebab dengan sadar akan tupoksi itu, maka bisa membawa keberkahan dan juga memberikan dampak baik bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barru.

Baca Juga :   SD IT Al Amir Gelar Aksi Peduli Bencana Sulsel

“Tujuan pengabdian kita sebagai Aparat pemerintah tentunya punya visi dan misi yang sama, bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kita. Bagaimana kita berbuat untuk kepentingan masyarakat kita, karena yang kita ingin capai bagaimana masyarakat kita mampu sejahtera”, tuturnya.

Terkhusus untuk para tenaga guru, perlu bimbingan yang baik, karena ditangan gurulah mampu melahirkan tenaga-tenaga didik yang handal, dan siap dalam menghadapi perkembangan era digital yang ada sekarang ini.

“Bukan hanya guru saja, namun yang dibutuhkan disini juga adalah peran para tenaga kesehatan, karena kita tidak inginkan pelayanan kesehatan ditengah masyarakat tidak berjalan baik. Keduanya ini bagian dari pelayanan dasar yang wajib untuk didapatkan masyarakat kita,” pungkasnya.

Terlihat ketika itu, Suardi Saleh didampingi Kepala BPSDM Provinsi Sulsel, Imran Jauzi, Kepala BKPSDM Kabupaten Barru, Nasruddin, dan Asisten II Bidang Adminsitrasi dan Pembangunan, Abdul Rahim.

Baca Juga :   Dulu Tidak Pernah ke Perpustakaan, Sekarang Malah Keseringan

Reporter: Abd Latif Ahmad