Friday, November 27, 2020

Cara Tingkatkan Imun Diri Ala Nabi Muhammad

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Imun, sangat besar pengaruhnya untuk membentengi tubuh, dari serangan virus corona. Inilah cara Islam membuat imunitas diri agar semakin kuat. Cara berikut ini, yang dilakukan Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW). Ada tiga cara, yaitu Qiyamullail, Tilawah Al-Qur’an dan Sholat Subuh.

Qiyamullail dan Tilawah Al-Qur’an sangat dianjurkan dilakukan di awal pagi. Lakukan Qiyamullail sebisa mungkin meski dua rakaat. Atau paling tidak 10 menit sebelum sholat subuh. Allah taala berfirman dalam surah Al-Muzammil ayat 6, “Inna masyiatal lail hiya asyhadu watha’an (sungguh bangun malam itu, lebih kuat untuk diri dan jiwa manusia )’’. Kekuatan diri ini adalah imunitas yang bisa didapatkan dengan cara Qiyamullail.

Sesangkan Tilawah Al-Qur’an, juga dianjurkan untuk dibaca pada saat Qiyamullail sebagaimana dalam surah Al-Muzammil ayat 4, “warattil qur’aana tartila’’. Bacalah Al-Qur’an dengan perlahan-lahan atau bacalah Al-Qur’an di waktu fajar, disaksikan oleh para malaikat Lih (QS.17 : 78).

Dr Ahmme Al-Kadhi di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, melakukan sebuah riset dan berhasil membuktikan. Hanya dengan mendengarkan dan membaca ayat suci Al-Qur’an mampu menangkal berbagai macam penyakit. Penemuan yang sama juga dilakukan Muhammad Salim yang dipublikasikan oleh Universitas Boston.

Keduanya menyatakan, bahwa membaca Al-Qur’an dengan bersuara akan membuat vibrasi atau getaran yang membuat sel-sel yang sudah rusak pada tubuh akan sembuh dan bekerja dengan baik kembali. Hal ini selaras dengan firman Allah Swt. “Dan kami turunkan Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar (obat), dan rahmat bagi orang-orang yang beriman’’ (QS 17:82).

Amalan ketiga, untuk meningkatkan imunitas diri di awal pagi adalah dengan sholat subuh. Dalam hadist riwayat Muslim disampaikan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa yang sholat subuh, maka dia berada dalam jaminan Allah Swt’’. Sholat subuh akan membuat kita dijamin oleh Allah Swt, yaitu dijamin rezekinya, dijamin keselamatannya, juga dijamin InsyaAllah terhindar dari wabah corona yang mengkhawatirkan. (ANA)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Rektor UNM Ajak Dosen Samakan Persepsi soal Penilaian Angka Kredit

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD), FGD kali ini membahas penilaian angka kredit dosen dalam kebijakan...

HMJ Matematika FMIPA UNM, Umumkan Pemenang Lomba GEOMETRI 2020

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2020 yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu...

Pembelajaran Tatap Muka di Bone, Begini Penyampaian Wabup dan Satgas

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Wakil Bupati (Wabup) Bone Ambo Dalle menyampaikan harapannya kepada seluruh guru dan masyarakat agar bersinergi menyambut rencana Pembelajaran Tatap...

Dampak Krisis Akibat Pandemi, Usman Berhenti Dari Tempat Kerjanya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Usman (35 tahun), yang bekerja di sebuah perusahaan media, terpaksa harus berhenti,  atau mengundurkan diri. Keputusan yang diambil secara...

BAN-PT Asesmen Lapangan Via Daring di IAIN Bone, Prodi Diharap Unggul

Bone, FAJARENDIDIKAN.co.id - Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lakukan asesmen lapangan secara daring pada Dua Program Studi (Prodi) Fakultas Ushuluddin dan...

REKOMENDASI