Saturday, September 26, 2020

Cegah Pasar Sebagai Klaster Penularan Covid, Mahasiswa KKN Tematik 104 Unhas Pasang Papan Wicara

Takalar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Peserta KKN Tematik gelombang 104 Universitas Hasanuddin Zona Takalar 2 melakukan pemasangan papan wicara di Pasar Sentral Kelurahan Kallabbirang, Kecamatan Pattallasang, Kabupaten Takalar dengan tema, “Bersatu Melawan Covid”.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian proker individu dalam rangka pengabdian ke masyarakat dengan tujuan pemberdayaan masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar pasar, dan di lihat masih banyak masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan.

Keberlangsungan kegiatan KKN Tematik kelompok Takalar 2 dibimbing langsung oleh Dr Eng Jalaluddin, ST., MT dan Dr Eng Haryanti Rivai, Stt., MT.

Kegiatan pemasangan papan wicara ini mengangkat judul tentang, “Pencegahan Penularan Covid-19 di Pasar Secara Sehat dan Aman”. Dilaksanakan pada hari sabtu 29 Juli 2020.

Pada kesempatan itu, mahasiswa KKN Unhas melihat masalah bahwa pasar merupakan salah satu tempat keramaian yang setiap hari ramai dikunjungi oleh masyarakat, dan dengan melihat bahwa hampir semua masyarakat yang melakukan aktivitas di pasar, tidak menjalankan aktivitas sesuai dengan protokol.

“Saya memiliki ide untuk memasang papan wicara di pasar karena melihat orang-orang di pasar masih kurang sadar untuk tetap menjaga jarak, memakai masker, serta beberapa anjuran lain yang harusnya dilakukan agar pasar tidak menjadi pusat penyebaran covid yang notabene setiap hari dikunjungi oleh masyarakat setempat,” jelas Nurmilda Reskiana yang menjalankan program kerja tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, belum ada inisiatif semacam ini dan ia berharap ini akan selalu jadi peringatan oleh masyarakat yang masuk di pasar.

“Papan tersebut menggunakan bahasa lokal masyarakakat setempat, yang diharapkan dapat jauh lebih mudah dipahami oleh masyarakat asli Takalar. Ini merupakan salah satu cara agar seluruh kalangan masyarakat dapat mengetahui serta memahami protokol atau hal yang harus dijalankan selama masa pandemi covid-19 agar dapat kita lawan bersama,” katanya.

“Oleh karena itu, diharapkan agar langkah ini merupakan salah satu langkah untuk mencegah penularan Covid-19 lebih banyak serta meluas di wilayah Takalar,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Kampanye Germas di Era Pandemi Covid-19

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto dan Mahasiwa Magang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat, melakukan kegiatan...

Terbaik di Indonesia Timur, Komitmen Pemda Barru dalam Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - 'Paritrana' adalah bahasa sansekerta yang bermakna perlindungan, Tidak banyak daerah yang memiliki progresivitas dalam memberikan perlindungan kepada Tenaga Kerja...

Bupati Suardi Sebut Keistimewaan Profesi Bidan di Muscab IBI Cabang Barru

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id -Musyawarah cabang ketujuh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Barru, digelar di Gedung Tower Kantor Bupati Barru dan dibuka oleh Bupati...

Kemenag Luncurkan Garda Kagum; Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah

Barru, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kemenag Luncurkan Garda Kagum; Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru MadrasahPeluncuran Garda Kagum KemenagKab. Barru - Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan...

DPK Sulsel Gelar Bimtek Perpustakaan untuk Peningkatan Performance Pengelola Perpustakaan

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh Hasan Sijaya, S.H., M.H membuka acara Bimbingan Teknis Perpustakaan Angkatan...

REKOMENDASI