Friday, July 3, 2020

Dekan Kesehatan se-Unhas Siap Bantu Pemerintah Tangani Kematian Ibu dan Anak

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan keseriusannya dalam menangani masalah angka kematian ibu dan bayi serta penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Selatan. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU dengan Dekan Fakultas Kesehatan se-Unhas di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan saat upacara sebagai rangkaian Hari Kesehatan Nasional yang dilaksanakan 13 November 2018.

Dalam penandatanganan tersebut, hadir Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, Prof Budu, PhD Sp M(K); Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, Prof Dr Bahruddin Thalib, MKes., Sp Pros; Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr Aminuddin Syam, SKM MKes., MMed Ed; Dekan Fakultas Keperawatan, Dr Ariyanti Saleh, SKep., MSi dan Dekan Fakultas Farmasi, Prof Dr Gemini Alam, MSi. Para dekan tersebut siap membantu berdasarkan kompetensi dan profesi yang dimilikinya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Dr Ir H M Nurdin Abdullah, menyampaikan bahwa, sehat-sakit adalah outcome dari pembangunan kesehatan. Pendekatan keluarga harus diperkuat demi mewujudkan Indonesia Sehat. Manajemen Puskesmas dan Germas perlu diperkuat untuk mencegah seseorang jatuh sakit.

“Kita memiliki tugas berat dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Sulawesi Selatan demikian pula prevalensi stunting,” kata mantan Bupati Bantaeng itu.

Sementara itu, Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan kesiapan FKM Unhas dalam membantu pemerintah daerah dalam hal ini dinas kesehatan untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Kami memiliki sumber daya doktor dan Profesor, bahkan mahasiswa yang siap membantu. Kami mengusulkan 1 SKM 1 desa atau sarjana gizi yang siap ditempatkan di desa dan tinggal bersama masyarakat untuk memantu masalah kesehatan masyarakat,” tutupnya. (FP)

 

- Advertisement -

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak
MAJALAH FAJAR PENDIDIKAN

TERKINI

Hadapi New Normal, Yon C Pelopor Gelar Senam Bersama Tangguh

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Setelah sekian lama tidak menggelar senam bersama di Mako Batalyon C Pelopor akibat pandemi Covid 19. Pada hari Jumat(03/07/20)...

Dongkelor Kisah Kerja Sama Bersama Kak Heru, Kak Sri dan Momo

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sobat Perpustakaan, Sabtu besok (04/07) Dongkelor untuk episode 10 akan berkisah tentang pentingnya kita bekerjasama bukan kerja sendiri-sendiri, apalagi...

Pengangkatan Kepala Perpustakaan Sekolah Wajib Sesuai Standar Nasional

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Keberadaan Perpustakaan Sekolah sebagai bagian integral dari kegiatan di sekolah merupakan salah satu pusat sumber belajar siswa dan warga...

368 Peserta Ikuti Webinar SMA Islam Athirah 1 Makassar

FAJARPENDIDIKAN.co.id - SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar webinar pendidikan pada Kamis (2/7/2020). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memilih Sekolah Terbaik di Masa...

Segera Hadir Program Talkshow Online Bersama Duta Baca Pelajar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Ditengah pandemi Covid-19 menyebabkan seluruh aktivitas kegiatan pembinaan kegemaran membaca termasuk kiprah para Duta Baca Pelajar Kota Makassar yang...

REKOMENDASI