Ternyata, Masker Tak Akan Melindungimu Dari Virus Corona

FAJARPENDIDIKAN.co.id – Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengonfirmasi kasus dua orang positif terkena virus corona di tanah air. Virus corona akhirnya terdeteksi di Indonesia setelah beberapa negara tetangga lebih dulu mengonfirmasi kasus serupa.

Orang-orang tentu berupaya mencegah dirinya tertular virus bernama COVID-19. Salah satunya dengan mengenakan masker saat bepergian atau berada di tempat keramaian. Tapi, tahukah kamu bahwa mengenakan masker bukan solusi pencegahan terbaik.

Profesor Eli Perencevich, seorang spesialis pencegahan infeksi di Fakultas Kedokteran Universitas Iowa, Amerika Serikat (AS), menyatakan bahwa masker tidak bakal melindungimu dari penularan virus corona.

- Iklan -

Tak hanya masker wajah, kamu bahkan tak terlindungi dari virus corona dengan masker bedah, masker respiratori, atau masker N95 sekali pun. “Anda tidak hanya tidak membutuhkannya, Anda tidak boleh memakainya,” kata Perencevich dikutip dari Forbes, Senin (2/3) seperti yang dikutip Idntimes.com.

Perencevich mengatakan, sejauh ini tidak ada bukti bahwa mengenakan masker bagi orang sehat akan melindungi mereka. “Mereka memakainya secara salah dan mereka dapat meningkatkan risiko infeksi karena mereka lebih sering menyentuh wajah mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Emas Bisa Cegah Penuaan Dini dan Hilangkan Penyakit di Wajah

- Iklan -

Pakailah masker hanya ketika kamu sakit
Menurut Perencevich, masker tidak bisan menghentikan virus mencapai mulut atau hidung kita Virus corona bukan ditularkan melalui udara, melainkan melalui tetesan.

“Itu berarti kamu tidak dapat menghirupnya secara acak, tetapi itu juga berarti masker bedah standar yang kamu lihat dipakai orang tidak akan membantu (agar tidak tertular),” katanya.

Perencevich menilai, masker bukanlah dibuat agar mencegahmu tertular. Masker berguna untuk mencegah pemakainya menyebarkan penyakit ke orang lain.

- Iklan -

Karenanya, masker dibuat bukan untuk kamu tidak tertular tapi untuk mencegah pemakainya tidak menyebarkan penyakit ke orang lain. “Satu kali kamu memakai masker adalah jika kamu sakit dan kamu harus meninggalkan rumah,” kata Perencevich.

Tenaga kesehatan yang merawat pasien virus corona tetap disarankan memakai masker
Perencevich tetap menyarankan perawat agar mengenakan masker saat merawat pasien virus corona. Begitu pun pasien, mesti mengenakan masker saat dekat dengan perawat.

Baca Juga:  Cara Hilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Skincare atau Serum

“Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan untuk cara yang benar untuk memakai dan membuang masker, atau berkonsultasi dengan pakar dari WHO,” ujarnya.

Ada beberapa cara agar kamu terhindar dari virus corona
Ilmuwan biofisija di Jihn Hopkins University, Profesor Karen Fleming, menyarankan langkah pencegahan untuk menghindarkan diri dari tertular virus corona. Salah satunya dengan mencuci tangan dengan sabun dan air secara teratur.

Mencuci tangan dengan sabun, terutama disarankan sebelum dan sesudah makan. Dia menjelaskan, virus corona termasuk virus yang memiliki lapisan membran lipid luar dan lapisan luar lemak.

“Mencuci tangan dengan sabun dan air memiliki kemampuan untuk ‘melarutkan’ lapisan lemak berminyak ini dan membunuh virusnya,” katanya.

Saran lain, hindari menyentuh wajahmu, terutama pada bagian mulut dan hidung. “Hanya karena itu adalah virus pernapasan, bukan berarti virus itu masuk ke tubuh Anda melalui pernapasan. Virus bisa masuk ketika tangan kamu yang terkontaminasi menyentuh mulut atau wajahmu,” kata Fleming. (AHD).

- Iklan -

Bagikan:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

BERITA TERBARU